MENU UTAMA ::...
BUDAYA KARO
TUTUR KARO
ALBUM KARO
PEMUDA KARO
KARO RANTAU
EKONOMI KARO
ALBUM KARO
POLITIK  KARO
TECH KARO
HALAMAN MUKA
[email protected]
Klik ! Kirim Kartu Ucapan... KartuCinta...KartuTerimakasih ..KartUltah  dlL ^_^
 

 

 

   
  ...::: Dapatkan email anda Gratis di Tanahkaro.com dan jangan lupa join di Forum Tanahkaro :::....  
 

• •.
 
.

     

 Komunitas Kalak Karo
  Budaya Karo
 

 

Internet Masuk Kurikulum di SMK Jaya Wisata

Internet masuk sekolah mungkin sudah biasa. Tetapi apabila Internet dimasukkan ke dalam kurikulum pendidikan, barangkali baru SMK Jaya Wisata (Jawis) II Jakarta yang pertama melakukannya. Bahkan, nilai ulangan siswa dapat dilihat di Internet. Lab komputer pun berfungsi sebagai warnet.

SMK Jaya Wisata (Jawis) II, di bawah yayasan Tridaya, yang juga memiliki program studi Travel dan Hotel tersebut memberikan mata pelajaran Internet selama dua jam per minggu bagi siswa kelas tiganya. SMK Jawis II berlokasi di Kalimalang, Jakarta.
Demikian dituturkan Bona Simanjuntak, Kepala Lab Komputer SMK Jawis II, kepada detikcom, Kamis (5/4).

"Tujuan kami memasukkan Internet dalam kurikulum pendidikan, agar lulusan Jawis II memiliki nilai tambah. Beberapa institusi yang membutuhkan lulusan kami kini mulai banyak yang menanyakan kemampuan Internet yang dimiliki," ujar Bona.

Yang diajarkan kepada siswa kelas tiga tersebut berupa materi pengenalan Internet, pembuatan website menggunakan MS-Frontpage dan manajemen pengelolaan suatu website. "Untuk lebih mendekatkan guru dan siswa ke dunia Internet, kini kami telah membuat sistem agar nilai ulangan umum maupun ulangan harian diupload ke Internet. Sehingga baik siswa maupun orang tua siswa dapat memeriksa nilai tersebut secara online," ujar Bona.

Meskipun Internet telah masuk ke institusi pendidikan Jawis sekitar tiga tahun yang lalu, Bona dan rekannya yang tergabung dalam Tridaya Computer Club (TCC) baru berani memasukkan Internet ke dalam kurikulum Jawis pada Januari 2001. "Beberapa kendala, antara lain adalah bagaimana memberikan penjelasan kepada guru lain mengenai pentingnya Internet. Kedua, adalah bagaimana menyediakan perangkat komputernya," papar Bona.

Beruntunglah, setelah mendapatkan lampu hijau dari Direktur Dikmenjur Gatot Hari Priowirjanto, maka tim TCC memberanikan diri untuk menyusun materi pelajaran dan sekaligus mengusulkan kepada pihak yayasan. Ternyata tidak perlu berlama-lama, akhirnya pihak yayasan menyetujui usulan tim TCC tersebut dan, bahkan memberikan sekitar 20-an perangkat komputer.

"Komputer-komputer tersebut diletakkan dalam satu ruangan lab komputer. Apabila tidak sedang digunakan oleh kelas tiga untuk mata pelajaran Internet, lab tersebut berfungsi sebagai warnet. Semua siswa Jawis dapat menggunakannya," ujar Bona seraya mengatakan bahwa biaya warnet ala Jawis tersebut adalah Rp 3000 per jam. Akses Internetnya masih menggunakan dial-up. (dbu/i/dtc)

Oleh : Donny B.U.

»»»»»» Berita lain .

» Dotcom San Francisco Hancur Lanjut !

» Microsoft Dukung Software Berbahasa Indonesia Lanjut

» Microsoft Kerjakan Software Penyusun E-mail Lanjut !

» Internet Masuk Kurikulum di SMK Jaya Wisata Lanjut !

» Bagaimana Komputer Saya Dapat Terkena Virus ? Lanjut !

 

 

**** 

 

 


 

.

.

 
        ÐñG BÝ Bo¥RàÑ. G´s
  www.tanahkaro.com®
              © 2001 
 
Hosted by www.Geocities.ws

1