|
|
Amati Nafas,
Lepaskan Pikiran
Melakukan
meditasi bukanlah suatu hal yang sulit, misterius, apalagi bahaya.
Meditasi hanyalah sebuah tindakan menenangkan pikiran
yang bisa Anda lakukan dengan mudahnya di waktu
luang.
Bimbingan seorang
guru juga bukan hal yang sangat penting. Bahan utama yang dibutuhkan
untuk mencapai meditasi yang bermanfaat adalah: komitmen, usaha,
kesabaran dan waktu. Itu saja.
Berikut ini
langkah-langkah untuk melakukan sebuah meditasi sederhana:
Sediakan lima
belas sampai dua puluh menit sehari (lebih baik sebelum makan) saat
tidak ada orang yang bisa mengganggu Anda. Jauh lebih baik di pagi
hari !!!.
- Cabut dulu
kabel telepon. Anda tidak ingin terganggu deringnya bukan? Cari
tempat sepi di rumah, tempat Anda merasa paling nyaman.
- Tulis semua
hal yang mengganggu Anda pada sehelai kertas, dan tinggalkan kertas
itu di luar pintu. Jadikan tempat meditasi Anda tempat yang
istimewa. Dengan berada di sana, terpisah dari segala urusan dunia,
tentunya akan memberi Anda perasaan nyaman.
- Lakukan
sedikit gerakan meregangkan badan (streching), membungkuklah,
jatuhkan kepala Anda ke depan. Putar leher, dan usahakan untuk
menyentuh kaki dengan kedua tangan. Berdiri kembali lalu berlarilah
di tempat dengan ringan tanpa membuat jantung Anda berdebar.
- Cari tempat
yang enak untuk duduk (untuk pemula jangan berbaring karena Anda
bisa tertidur!). Tegakkan punggung tanpa ketegangan.
- Duduklah di
atas bantal besar agar kerasnya lantai tidak mengganggu meditasi
Anda. Boleh saja Anda bersandar sedikit pada dinding jika mau.
- Ambil nafas
dalam perlahan. Tutup mata Anda. Rilekskan seluruh bagian tubuh satu
per satu. Rasakan ketegangan hilang mulai dari kepala sampai ke
ujung jari kaki.
- Rasakan semua
tarikan dan ketidaknyamanan terbang ke langit atau larut ke dalam
bumi di bawah diri Anda. Anda bisa memilih: bayangkan tubuh Anda
ringan melayang seperti cahaya atau malah berat dan diam tidak
bergerak. Berat atau ringan, setiap sensasi di luar normal yang
dirasakan merupakan tanda bahwa tubuh Anda santai.
- Mulai fokuskan
perhatian pada nafas Anda. Coba pusatkan perhatian pada asal nafas
itu mulai. Sengajakan diri Anda untuk memberi perhatian penuh pada
tempat nafas ini bermula.
- Biarkan nafas
lepas tanpa hitungan, perlahan nafas Anda akan menjadi ringan dan
lembut. Perhatikan ritme dan rasa dari tiap tarikan nafas.
- Tingkatkan
konsentrasi dengan menghitung nafas Anda, dari satu sampai nafas
ke-sepuluh, lalu menghitung mundur ke satu lagi. Lalu tetap fokus
pada nafas, tapi kali ini tanpa menghitung. Inilah yang disebut
dengan mindfulness (menjadi tanpa melakukan).
- Selama
meditasi, berbagai pikiran dan perasaan akan muncul silih berganti.
Ini alami. Anda mungkin akan berpikir tentang masa lalu, masa depan,
situasi Anda sekarang, atau bahkan tentang orang lain. Segala hal
dalam kepala Anda akan muncul seperti percakapan. Biarkan saja.
Jangan coba untuk menghentikannya!
- Kunci untuk
mencapai meditasi yang sederhana ini adalah
mengamati pikiran-pikiran ini seperti Anda tadi mengamati nafas
Anda. Sama seperti langit yang memberi tempat bagi awan-awan yang
berarak, berikan juga tempat bagi pikiran dan emosi Anda.
- Jangan
berusaha untuk menahan pikiran Anda.
Sekali sebuah pikiran atau perasaan muncul, biarkan.
Jangan dilawan, jangan pula terganggu. Dan, jangan terlibat.
- Setelah
beberapa lama, nafas Anda akan menjadi ringan dan pelan. Anda akan
merasakan sebuah rasa yang sangat nyaman, Anda merasa
tenang, bahkan mungkin merasa sangat bahagia. Akan
muncul perasaan bagai "penuh enerji".
- Jangan lupa
untuk sering kembalikan perhatian pada nafas. Makin sering Anda
fokus pada nafas (sambil mengamati pikiran), Anda akan makin rileks,
damai sekaligus penuh kesadaran.
- Setelah
sekitar 20 menit melakukan ini (tentu jangan menggunakan alarm!)
saat membuka mata, Anda pasti akan merasa jauh lebih enak dibanding
sebelum melakukan meditasi ini.
- Jika Anda
tidak merasakan apa-apa, jangan merasa gagal atau kecewa. Jangan
paksakan diri. Paling tidak, bahagialah dengan hal sederhana yang
telah Anda dapatkan: Anda telah duduk di sebuah tempat dan
"tidak melakukan apa-apa". Ini sudah merupakan awal yang
baik.
- Kesabaran
adalah segalanya. Meditasi adalah pengalaman yang sangat pribadi.
Jangan bandingkan yang Anda alami dengan orang lain.
- Baik jika Anda
melakukan meditasi pada waktu yang sama tiap hari. Ini akan menjadi
jadwal yang menetap dalam diri Anda.
- Setelah
berhasil melakukannya sekali tiap pagi, mungkin Anda mau
menambahkannya tiap malam? Silakan saja. Ini akan membantu Anda
makin jauh dari stres dan menenangkan tidur Anda. Keesokan harinya
tentu Anda akan merasa sangat segar!
- Sumber: Skali.com
****
|