MENU UTAMA ::...
BUDAYA KARO
TUTUR KARO
ALBUM KARO
PEMUDA KARO
KARO RANTAU
EKONOMI KARO
ALBUM KARO
POLITIK  KARO
TECH KARO
HALAMAN MUKA
[email protected]
Klik ! Kirim Kartu Ucapan... KartuCinta...KartuTerimakasih ..KartUltah  dlL ^_^
 

 

 

   
  ...::: Dapatkan email anda Gratis di Tanahkaro.com dan jangan lupa join di Forum Tanahkaro :::....  
 

• •.
 
.

     

 Komunitas Kalak Karo
  Budaya Karo
 

 

Dotcom San Francisco Hancur

Bisnis Dotcom Di San Francisco mengalami kehancuran. laporan, dalam 16 bulan terakhir terjadi pengurangan karyawan perusahaan dotcom sejumlah 75.525 orang.

Laporan ini dikutip dari perusahaan tenaga kerja Challenger, Gray & Christmas serta laporan dari kawasan San Francisco Bay yang merupakan kawasan industri Teknologi Informasi (TI) di San Francisco.

Hancurnya industri dotcom di kota ini juga terlihat dari turunnya harga sewa kantor dari USD 80,16 per kaki persegi menjadi USD 74,16 dalam kuartal terakhir. Sebelum ledakan bisnis dotcom pada 1998, harga sewa kantor rata-rata di San Francisco hanya USD 47,75 untuk tiap kaki perseginya.

Di masa kejayaan bisnis dotcom, San Francisco berencana menambah lagi jumlah kantor hingga 4,6 juta kaki persegi sampai 2003 dari jumlah semula 9 juta kaki persegi. Saat itu permintaan space kantor meningkat 10 hingga 20 persen tiap bulannya.

Kalangan pengamat ekonomi Amerika Serikat menilai kondisi perusahaan-perusahaan dotcom di kawasan San Francisco Bay akan semakin memburuk. Sekitar 80 persen perusahaan yang masih bertahan diperkirakan akan bangkrut dalam 12 bulan mendatang.

Modal ventura yang mengalir pada perusahaan-perusahaan itu juga semakin menyusut. Sebagai gambaran, perusahaan-perusahaan di kawasan San Francisco menerima modal ventura sebesar USD 54 miliar pada rentang tahun 1996-2000.

Pada kuartal keempat 2000, jumlah modal ventura yang masuk ke kawasan tersebut anjlok 27 persen. Tingkatnya jauh lebih tinggi dibanding rata-rata Amerika Serikat yang turun 20 persen.

Perusahaan-perusahaan di kawasan tersebut pada rentang 1996-2000 juga tercatat mengurangi 170 ribu karyawannya. Angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan kawasan industri TI lainnya di Amerika Serikat. (sgt/i)

Sumber :  Newsfactor.com Jumat (30/3/2001)

»»»»»» Berita lain .

» Microsoft Dukung Software Berbahasa Indonesia Lanjut

» Microsoft Kerjakan Software Penyusun E-mail Lanjut !

» Internet Masuk Kurikulum di SMK Jaya Wisata Lanjut !

» Bagaimana Komputer Saya Dapat Terkena Virus ? Lanjut !

 

**** 

 

 


 

.

.

 
        ÐñG BÝ Bo¥RàÑ. G´s
  www.tanahkaro.com®
              © 2001 
 
Hosted by www.Geocities.ws

1