Page 42 - al kasyfu wa tabyin
P. 42
41 al kasyfu wa tabyin
Mereka meninggalkan bekal dengan satu sebab dari beberapa faktor dan mereka yakin
dengannya. Tidak ada satu maqom pun yang dapat menyelamatkannya kecuali jika di
dalamnya terdapat suatu ketertipuan.
Sungguh kami (pengarang) telah memberi contoh dari suatu kaum dan telah
menunjukkan beberapa sumber tentang bahaya maqamat pada bab seperempat sifat-
sifat yang menyelamatkan (munjiyat) dalam kitab Ihya.
5. Golongan Kelima.
Orang yang kesulitan ekonomi dan kebiasannya mencari perkara yang benar-benar
murni kehalalannya hingga membuat mereka lupa terhadap hati dan anggota tubuhnya
yang terkait dengan selain masalah yang satu ini.
Sebagian mereka abai terhadap kehalalan sesuatu dalam makanan, pakaian dan tempat
kerjanya dan hal tersebut menjadi semakin parah. Mereka tidak tahu bahwa Allah tidak
ridha dengan seorang hamba kecuali yang sempurna ketaatannya. Barangsiapa yang
mengikuti orang-orang yang tertipu di atas dan bagian-bagian dari mereka, sungguh ia
telah tertipu.
6. Golongan Keenam.
Orang yang mengklaim mempunyai akhlak baik, suka tawadu dan berlapang dada
dengan tujuan mengikuti jejak langkah pada sufi.
Mereka mengumpulkan suatu kaum dan membebani mereka dengan menyuruh
berkhidmah kepada para _ sufi tersebut. Mereka melakukan cara itu supaya memperoleh
barang-barang duniawi dan menumpuk harta.

