Page 12 - Ekoteologi-Banjar
P. 12

ISLAM DAN LINGKUNGAN HIDUP

                                                   Oleh : H. Akhmad Supian



               I.   PENDAHULUAN
                        Lingkungan adalah salah satu karunia Allah SWT yang diberikan kepada manusia sebagai
                    amanah.  Keindahan  alam,  keseimbangan  ekosistem,  dan  sumber  daya  yang  melimpah
                    merupakan  nikmat  yang  tidak  ternilai.  Namun,  bagaimana  kita  menjaga  dan  memanfaatkan
                    amanah  ini?  Dalam  Islam,  menjaga  lingkungan  bukan  hanya  tentang  gaya  hidup  ramah
                    lingkungan, tetapi juga bagian dari ibadah kepada Allah SWT. Allah SWT menciptakan langit,
                    bumi, dan segala isinya dengan kesempurnaan. Dalam Al-Qur’an, Allah sering mengajak manusia
                    untuk merenungkan keindahan ciptaan-Nya sebagai tanda kebesaran dan kekuasaan-Nya. Firman
                    Allah:  “Sesungguhnya  dalam  penciptaan  langit  dan  bumi,  dan  pergantian  malam  dan  siang
                    terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi orang-orang yang berakal.” (QS. Ali Imran: 190).
                    Melalui ayat ini, Allah mengingatkan kita untuk memperhatikan ciptaan-Nya, menghargainya,
                    dan memeliharanya. Langit biru, air yang mengalir, dan tumbuhan yang tumbuh adalah anugerah
                    yang membutuhkan perhatian dan rasa syukur kita.
                        Islam mengajarkan bahwa manusia diciptakan sebagai khalifah (pemimpin) di bumi. Sebagai
                    khalifah, tugas kita bukan hanya menikmati sumber daya alam, tetapi juga merawat dan menjaga
                    keseimbangan lingkungan. Allah berfirman: “Dia telah menciptakan kamu dari bumi (tanah) dan
                    menjadikan  kamu  pemakmurnya…”  (QS.  Hud:  61).  Kata  “memakmurkan”  dalam  ayat  ini
                    mengandung  makna  bahwa  manusia  harus  bertindak  bijak  terhadap  lingkungan,  tidak
                    merusaknya, dan menggunakan sumber daya secara adil. Di zaman modern, masalah lingkungan
                    semakin kompleks. Polusi udara, pencemaran air, deforestasi, hingga perubahan iklim adalah
                    beberapa  isu  besar  yang  membutuhkan  perhatian  kita.  Sebagai  umat  Islam,  kita  memiliki
                    tanggung  jawab moral  untuk  ikut  serta  dalam  solusi,  baik melalui  tindakan  individu  maupun
                    kolektif.  Sebagai  contoh,  menggunakan  barang-barang  yang  dapat  didaur  ulang,  mengurangi
                    penggunaan  plastik  sekali  pakai,  dan  beralih  ke  sumber  energi  terbarukan  adalah  langkah
                    sederhana  yang  dapat  membantu  mengurangi  kerusakan  lingkungan.  Kita  juga  bisa  memulai
                    gerakan kecil, seperti menanam pohon atau membersihkan lingkungan sekitar.

               II.  Islam Rahmatan Lil'alamiin
                    Islam dengan spirit “rahmatan li al-„alamin (rahmat untuk alam semesta) harus disadari sebagai
                    kekuatan yang mampu   mendorong manusia untuk membentuk sikap dan prilaku yang peduli
                    terhadap kemaslahatan lingkungan. Meskipun sebenarnya persoalan pelestarian lingkungan dan
                    larangan pengrusakannya telah tersaji dalam pesan-pesan al-Qur’an. Termasuk lingkungan dalam
                    Al-Qur'an  disebutkan  dalam  berbagai  bentuk,  seperti  al-'alamin  (spesies),  al-sama'  (ruang
                    waktu), al-ardh (bumi) dan al-bi'ah (lingkungan). Varian yang disebutkan dalam Al-Qur'an pada
                    prinsipnya menggambarkan semangat "rahmatan li al-'alamin", di mana lingkungan tidak hanya
                    terkait dengan bumi tetapi mencakup semua alam, seperti planet bumi, luar angkasa, dan luar
                    angkasa. Konsep ini tentunya mengacu pada pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem di
                    bumi  dan  sekaligus memiliki  hubungan  dengan  ekosistem  yang ada  di  luar  bumi.  Kewajiban
                    manusia menjaga lingkungan tidak hanya di bumi tetapi juga ke lingkungan planet lainnya.2.
                    Konsep ini dapat ditelusuri melalui Q.S. Al- Baqarah : 22:

                     ً ْ   ٰ َ  َّ َ   َ َ  ْ َ َ ۤ  ۤ  َ َّ  َ َ َ ْ َ ًۖ ۤ َ ۤ  ً  َ َ ْ َ ْ  ُ  ُ َ  َ َ َ ْ  َّ
                                              ً َ
                                                                      َ َ َّ َّ
                                                                 َّ ً
                    اقزر  ِ ترمثلا نم هب جرخاف ءام  ِ ءامس لا نم لزناو ءانب ءامسلاو اشارف ضرلْا مكل لعج يذلا
                                  ِ ٖ
                                                                                   ِ
                                                                                                        ِ
                                                           ِ
                       ِ
                                     ِ
                                                                     ِ
                                                                                              ُ
                                                                                             ْ َ ْ َ َ َ ْۚ ُ َّ
                                                                         َ َ ُ ْ َ
                                                                     َ
                                                                                 َّ ً َ ْ َ ه
                                                                       ْ ُ ْ ْ
                                                                                                       ْ
                                                                  ۝٢     نوملعت متناو ادادنا لِلّ اولعجت لَف مكل
                                                                                         ِ ِ
   7   8   9   10   11   12   13   14   15   16   17