Page 11 - Ekoteologi-Banjar
P. 11
3. Manfaat Bagi Masyarakat (Konsumen): Dakwah Bil Hal
KUA adalah wajah kementerian agama di tingkat kecamatan. Saat masyarakat datang untuk urusan
pernikahan, konsultasi, atau zakat wakaf, kesan pertama mereka ditentukan oleh kebersihan kantor
kita.
Membangun Kepercayaan: Kantor yang bersih menunjukkan profesionalisme dan integritas
pegawai di dalamnya.
Dakwah Visual: Kita berdakwah tanpa kata-kata (Dakwah Bil Hal). Masyarakat akan melihat bahwa
nilai-nilai Islam tentang kebersihan benar-benar diterapkan, bukan hanya diceramahkan di mimbar.
4. Ekoteologi: Menjaga Keseimbangan Alam
Ekoteologi mengajarkan bahwa alam semesta—termasuk halaman kantor, tanaman di pot, dan
sistem sanitasi kita—adalah "ayat-ayat" Allah yang tidak tertulis.
Membuang sampah pada tempatnya berarti kita mencegah kerusakan (fasad) di muka bumi.
Menanam pohon di area KUA adalah sedekah jariyah oksigen bagi sesama.
Allah melarang kita berbuat kerusakan, sebagaimana firman-Nya dalam QS. Al-A'raf: 56:
ْ
ه ه ْ ه ه ْ ه ْ ُ ْ ه ُ ه
اه ِ حلَصإ ِ دعب ضرلْا ِ ِ ف اودسفت لو
ِ
ِ
"Dan janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi, sesudah Allah memperbaikinya..."
Penutup
Marilah kita jadikan Gerakan Jum’at Bersih ini sebagai momentum untuk menyucikan niat. Setiap
sampah yang kita pungut, setiap meja yang kita lap, dan setiap tanaman yang kita siram adalah saksi
amal ibadah kita di hadapan Allah SWT.
Semoga KUA kita menjadi tempat yang nyaman, asri, dan penuh berkah bagi kita semua dan seluruh
masyarakat yang kita layani.
Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
ISI MAKSIMAL 2 HALAMAN SPASI 1,5

