•        

    Dilema Air

     

     

    Aku adalah jejak-jejak yang terpinggirkan
    Di balik padatnya manusia, aku tetap ada
    dan mungkin akan selalu terpinggirkan
    Aku hanya dipuja bila tiada
    Terkadang,
    Aku malah dibuang
    Tetapi bila aku lenyap, maka lenyaplah mereka
    Aku tak tega
    Aku sanggup mengabdi untuk mereka
    dan aku harap
    mereka mau menyayangiku
    mereka mau merawatku
    seperti mereka mencintai gedung-gedung kantor mereka
    seperti mereka menjaga semua gadget mereka
    Karena aku tahu,
    aku bisa membawa senyuman dan juga tangisan bagi mereka


    Puisi tersebut terinspirasi saat terjadinya banjir di berbagai daerah di seputaran Palembang. Banyaknya lubang pada jalan juga menyebabkan beberapa kecelakaan. Terlihat rumah-rumah pasrah terendam banjir, namun banyak juga anak kecil yang kelihatan girang bermain air dan perahu.
     

More...

Goa Harimau
Langkah-langkah Menyusun Rencana Bisnis
Masopala
Para Dewa Masak dan Fungsi Makanan
Sholat Jamaah Yuk!
Taylor Swift Songs' Are True Stories
Waspada Keram Perut Tiba-tiba!
Youth Conference dan A.Fuadi

Silent Reading
Kantin SA Palembang

5 Fakta Air

10 Kesalahan yang Sering Dilakukan Saat Sholat
Camp
Rumah Liar

Gallery