|
Agung Kurniawan (Leak) Agustus 2001 pengunjung ke
|
PUISI UNTUK ANAKKU(Endah
Raharjo) Kau
adalah bagian tak terpisahkan dariku yang
tak pernah dan tak 'kan dapat kumiliki Kau
adalah bagian masa laluku Yang
menjadi milik masa depan Kau
selalu bertanya padaku Saat
ku berusaha belajar banyak darimu Kau
senantiasa butuh lindunganku Saat
ku berlindung padamu dari ketakutanku Kau
senantiasa butuh cintaku Saat
ku msih belajar mencintai diriku Kau
adalah anakku. Nganglik, 25
Juni 2001
RINDU Tak
akan kulupa, indahnya rasa perih angin musim gugur yang
hembusnya serasa menggoresi wajahku
yang telanjang "Tutup
mukamu dengan syal", katanya "Tidak,
aku suka, karna di negeriku tak ada!" Tak
akan kulupa, hangatnya kue donat bertabur keju, yang menteganya meleleh di
lidahku "Tak
adakah donat di negerimu?" tanyanya "Tidak,
yang seenak ini tidak." Tak
akan kulupa, putihnya salju yang membuat seisi kota bagai sebuah lukisan "Ya,
Tuhan! Pakai boot-mu!" jeritnya "Tidak,
aku suka rasa beku di kakiku" Tak
akan kulupa, jinaknya merpati di Public
Garden yang mengerubutiku dan mematuki popcorn
di atas rambutku. "Aduuuh,
nanti rambutmu botak!' protesnya "Tidak,
mereka cuma mau popcorn itu." Tak
akan kulupa, saat langit cerah, bertabur bintang, Fairview tampak bagai hamparan berlian dari balik jendela lantai
sembilan. Tak
ada lagi angin itu, tak ada lagi salju. Yang
tinggal hanya rindu. Ngaglik, 25
Juni 2001 |