home

buku tamu

 Agung Kurniawan (Leak)

Agustus 2001

pengunjung ke

Puisi -Puisi 
Yayan Sopyan

Endah Raharjo

James Clifford

Yayan Sopyan

 

Cerpen
Ikun Eska
Cerbung
Arini

Ide Cerita Untuk Arini

 

Gambar oleh Oblo

James Clifford

Jardin des Plantes: Beberapa Kartupos *)

 vegetate [ from L. vegetare, to enliven, quicken … ]

-- WEBSTER'S NEW WORLD DICTIONARY

  

Paris, 9/2/84

 

Dear A,

Di sekitar Jardin des Plantes: bola-bola berloncatan dalam ruang Romawi kuno … masih ingatkah? Arenes de Lutece, tersembunyi di balik gedung-gedung rue Monge; Mouftard dan pasarnya (golongan baik-baik); atau masjid, tempat kau masih bisa mandi uap dan minum teh mint dari dulang emas. Tahun ini taman-taman merimbun -- bunga-bunga samar di sekeliling, benih-benih bakal bersemai. Orang-orang menyebar di kursi-kursi hijau mengamati tetumbuhan. Dan patung-patung: Bernardin de Saint-Pierre tersenyum ramah dalam warna perunggu kebiruan kepada putra-putra Paul et Virginie yang mitis. Buffon, menoleh kepada semua orang: seekor merpati bersijingkat di atas kepala bajanya. Di seberang kebun binatang dan Seine Lamarck dalam satu sikap pikir -- di atas matahari terbit (sains? alam?). Sampai jumpa lagi di akhir bulan ….

 

 

9/3/84

 

Dear P,

NATURE/CULTURE NATURE/CULTURE NATURE/CULTURE: ia tetap yang paling indah, paling intens, paling lucu, dst. dst. yang dipamerkan di Paris: "Les Plus Beaux Insectes du Monde" (Institut Entomologi, rue Buffon, sore hari). Sebuah ruang yang cerah … kembang api yang terpaku, wajah-wajah, topeng-topeng, berpasang mata, tulang-belulang, kulit … lalu tiba-tiba dedaunan berduri-empat (dengan antena), sebaris Tricolores, kepelikan ngengat yang kusam (Braque, Klee), berhias, berpercik, cemerlang, sampang, keramik, microchip … kelakar klasifikasi. Bugenvil, Kalimantan, Sumatra, Jawa; bersayap, tak bersayap; "Herkules," baja emas, biru-hitam, hijau-neon … Tidakkah Levi-Strauss menulis entah di mana bahwa seni modern bakal diilhami oleh kupu-kupu, bukan Picasso?

 

 

 

9/4/84

 

Dear S,

Pohon jangkung, SEPHORA JAPONICA, ditanam oleh B. Jussieu, 1747, di Jardin du Roy, benihnya dikirim dari Cina oleh R.P. d'Incarville, … atau yang lain, dibawa dari "The Levant." Benda-benda aneh, hidup dan bersejarah (sama sekali tak seperti cincin-cincin sequoia yang berangka tahun, 1492, 1776, 1914; atau "ranjang pembaringan Napoleon"). Mereka hidup dalam ruang dan waktu planetaris-insani … Abad Penemuan dicangkokkan. Menghidupi kita lebih lama. Ngomong-ngomong, ada sebuah toko buku baru dengan section puisi yang melimpah, Mouftard dan Pot de Fer: "L'Arbre Voyageur." Apakah kau 'kan lewat California pada musim dingin ini?

 

 

9/5/84

 

Dear T,

Robinsonade tak-insani --

ROBINIER de ROBIN (Robina Pseudo Accacia Linne)

Subjek pertama yang dilansir ke Eropa dari benih yang berasal dari AMERIKA UTARA oleh Jean ROBIN di tamannya di tempat Dauphine pada tahun 1601. Dicangkok di sini di Royal Garden pada 1636 oleh Vespasier ROBIN, putranya.

 

 

9/6/84

 

Dear B,

Takkan kaulupakan lorong-lorong di Tilleul yang fantastik, panjang, penuh lempengan cahaya warna-warni. Namun barangkali tak kaulihat sebuah taman karang mungil tempat mereka menanam pepohonan, bunga-bunga, kaktus-kaktus, dan tetumbuhan dari Cina, Kaukasus, Korsika, Selandia Baru, Moroko, Pegunungan Himalaya, Pirene, Balkan, Kutub Utara, Jepang … Benua-benua di masing sisi dalam beratus-ratus ranjang. Pada satu batang yang ditopang sepotong tonggak besi:

 

PISTACHER (Pistacia Vera L.)

Ditanam di taman penyemaian pada sekitar 1700

(kini Alpine Garden).

Memungkinkan Sebastian Vaillant menemukan

seksualitas tanaman pada 1716.

 

Lalu, apa yang terjadi dengan M. Vaillant? Atau seksualitas tumbuh-tumbuhan? Pohon pistachio tumbuh. Salam sayang …

 

 

 

 

9/784

 

Dear N,

Lukisan "primitif" orang-orang Haiti adalah sebuah kegemaran baru. (Tapi tentang hal ini telah kau ketahui semuanya.) Dan mereka mampu mempertahankannya secara amat "alamiah." Seorang kawan bercerita bahwa sekali waktu dia melihat seorang seniman Haiti tengah melukis hutan-belantara Guinea (tempat asalnya) dengan reproduksi Henri Rousseau di tangannya. Tak ada rimba Afrika di Haiti. Dan Douanier belum pernah sekalipun melihatnya, kecuali menjiplaknya di Paris dari spesimen-spesimen tropis di Jardin. Pada detik ini aku tengah menoleh pada jalan masuk ke salah satu rumah hijau renta yang khayali. Seekor macan? Di balik kaca jendela yang tinggi … menakjubkan, tajam, daun-daun menjuntai. Dongeng diri "Karibia" kita?

 

 

9/7/84

 

Dear L,

Tentang pemandangan dari hotelmu, rue Linne … Dapat kubayangkan gerbang Jardin yang dibasahi tumbuhan rambat, dan di dalamnya, dinding-dinding "Labirin" yang kelam. (Jalan setapak yang melingkar-menanjak, janji-janji, orang-orang asing …) Dan tidakkah ini mirip dengan Cedar Lebanon yang besar ketika pada sekitar tahun 1860 (di dalam naskah kuno) orang-orang dengan topi menjulang dan baju panjang berjalan-jalan mengagumi keagungan, wujud yang menyebar dan mujizat di dalam rangkulan jagat rajawi? Mereka pasti pernah mendengar -- sekarang pun masih -- suara-suara berisik dari kebun binatang, hewan-hewan yang mungkin akan dibantai beberapa tahun kemudian oleh penduduk Komune yang mengepung itu. Jangan kau tinggalkan aku.

 

 

9/9/84

 

Dear C,

Terima kasih atas kiriman buku baru Alicia Dujovne Ortiz, Buenos Aires. Salah sebuah keajaiban pelancongan, vertige horizontal. Orang Yahudi dari Moldavia mengawini orang Argentina (para imigran: Spanyol, Italia, Albania …), lalu seorang anak perempuan: portena, di Paris, menulis dalam bahasa Prancis, mengenang. Aku menyukai kerling Borges-nya yang ambivalen serta tango. Juga, teristimewa, cintanya bagi Jardin Botanico di kotanya -- tetumbuhan raksasa yang dikunjungi kucing-kucing dan perempuan-perempuan tua yang membawa tas berbentuk hati. "Istana Hindu yang dihuni seekor gajah kotor …"-nya kebun binatang. Peradaban yang dicangkokkan. "Tapi bila aku tak berakar, mengapa akar-akarku telah menyakitiku sungguh?"

 

 

 

 

 

9/10/84

 

Dear J,

Paris-nya rentree: jalanan berkerikil lagi, waktu merenggut. Matahari yang rendah dengan cerlang artifisial. Di Jardin des Plantes, mereka tengah membangun sebuah "Zootheque" yang baru, di bawah tanah. Musim pangkas telah dimulai. Merenungi musim dingin. Meskipun aku tergila-gila lagi dengan palma-palma Luxembourg Gardens ("Autour d'une meme place / l'ample palme ne se lasse …"), simetris, sempurna, di dalam kotak-kotak berkaki besi. Vegetable extraterrestrials … enam inci udara di antara jalan setapak dan … tanahnya.

 

 

 

____________________

 

*)    Dialihbahasakan oleh Kris Budiman dari James Clifford, The Predicament of Culture: Twentieth-Century Ethnography, Literature, and Art (Cambridge, Massachusetts: Harvard University Press, 1994), hal. 182-185.

 
Hosted by www.Geocities.ws

1