Mahasiswa Ekonomi Pecinta Alam UNIKA Soegijapranata Semarang

Menu

Home
History
Pengurus
Anggota
Fisi & Misi
ADART
Lambang
Kegiatan
Gallery
Forum
Guestbook
Legenda
Cerita Misteri
Jalur
Artikel
Tips & Trik

 

Jalur

Bromo
Cermai
Gede
Lawu
Merapi
Merbabu
Rinjani
Salak
Semeru
Sindoro
Sumbing
Slamet
Ungaran
Muriya

 

 

   Halaman Jalur Pendakian

 

Jalur Pendakian Gunung Merbabu

---------------------------------------------------------------------------------------------------------
 

Jalur untuk menuju Puncak Gunung Merbabu bisa di ambil dari beberapa arah diantaranya: Dari arah selatan, di desa Selo kita bisa menuju ke G. Merapi maupun G. Merbabu (Lihat G. Merapi). Jalur yang lainnya yaitu dan arah utara; Kopeng, yang hanya menuju G. Merbabu.

Dengan bis dari Jogyakarta kita menuju Magelang kemudian dilanjutkan menuju Salatiga dari sini perjalanan diteruskan ke Kopeng. Di Kopeng terdapat Hotel manpun Losmen dan Taman Wisata serta dapat dipergunakan untuk berkemah. Dari Kopeng kemudian perjalanan diteruskan menuju desa Tekala. Di desa Tekala hendaknya para pendaki melengkapi perbekalan yang dirasa masih kurang, dan air harus dipersiapkan untuk pendakian maunpun kembalinya secara cukup, karena dalam perjalanan ini tidak ada mata air sama sekali. Pemandu pendakian juga bisa ditemui di desa ini.

Perjalanan akan melalui kebun sayur dan kebun akasia, terus naik sampai ke punggung gunung dan kita akan menjumpai sebuah pondok yang telah rusak yang berada di ketinggian 2400 m. dari permukaan air laut. Dari pondok rusak menuju ke puncak melalui lagi punggungan gunung dan dimana dapat terlihat pemandangan yang sangat indah dengan leluasa tanpa terhalang pepohonan. Di puncak yang pertama terdapat sebuah pondok untuk mengukur cuaca yang betada pada ketinggian 2.800 m. dari permukaan air laut. Dari sini kita akan menuju puncak tertinggi yang sudah terlihat jelas didepan kita dengan membutuhkan waktu 1 1/2 jam perjalanan. Ditengah perjalanan kita akan menemui bekas kawah dan punggung gunung terjal dan curam. Seluruh perjalanan dari Kopeng menuju puncak memakan waktu 8 jam dan turunnva membutuhkan waktu 5 jam.

Apabila kita ingin mengadakan pendakian yang praktis atau pendakian marathon Merapi-Merbau, kita bisa rnulai mendaki dari desa Selo Kabupaten Boyolali ,Akan tetapi mendaki G. Merbabu dari desa Selo cukup terjal dan melelahkan. Lagi pula kita harus mendaki sebuah gunung lagi yang tingginva hampir sama dengan puncak G. Merbabu. Tetapi tidak ada salahnva untuk mencoba. Total perjalanan dari desa Selo ke puncak Merbabu 6 - 7 jam, dan turunnya 5 jam.

Dari kopeng terdapat banyak jalur menuju ke Puncak, namun lebih baik melewati desa tekelan karena terdapat Pos yang dapat memberikan informasi maupun berbagai bantuan yang diperlukan. Pos Tekelan dapat ditempuh melalui bumi perkemahan Umbul Songo.

Di bumi perkemahan Umbul Songo Anda dapat beristirahat menunggu malam tiba, karena pendakian akan lebih baik dilakukan malam hari tiba dipuncak menjelang matahari terbit. Andapun dapat beristirahat di Pos Thekelan yang menyediakan tempat untuk tidur, terutama bila tidak membawa tenda. Dapat juga berkemah di Pos Pending karena di tiga tempat ini kita bisa memperoleh air bersih.

Masyarakat disekitar Merbabu mayoritas beragama Budha sehingga akan kita temui beberapa Vihara disekitar Kopeng. Penduduk sering melakukan meditasi atau bertapa dan banyak tempat-tempat menuju puncak yang dikeramatkan. Pantangan bagi pendaki untuk tidak buang air di Watu Gubug dan sekitar Kawah. Juga pendaki tidak diperkenankan mengenakan pakaian warna merah dan hijau.

Pada tahun baru jawa 1 suro penduduk melakukan upacara tradisional di kawah Gn. Merbabu. Pada bulan Sapar penduduk Selo (lereng Selatan Merbabu) mengadakan upacara tradisional. Anak-anak wanita di desa tekelan dibiarkan berambut gimbal untuk melindungi diri dan agar memperoleh keselamatan.

Pos IV Gn. Watu Tulis, beberapa gunung disambung dng Jembatan Setan
Perjalanan dari Pos Tekelan yang berada ditengah perkampungan penduduk, dimulai dengan melewati kebun penduduk dan hutan pinus. Dari sini kita dapat menyaksikan pemandangan yang sangat indah ke arah gunung Telomoyo dan Rawa Pening.

Di Pos Pending kita dapat menemukan mata air, juga kita akan menemukan sungai kecil (Kali Sowo). Sebelum mencapai Pos I kita akan melewati Pereng Putih kita harus berhati-hati karena sangat terjal. Kemudian kita melewati sungai kering, dari sini pemandangan sangat indah ke bawah melihat kota Salatiga terutama di malam hari.


Watu Gubug yang dikeramatkan masyarakat penuh dengan coretan para "pecinta alam".
Dari Pos I kita akan melewati hutan campuran menuju Pos II, menuju Pos III jalur mulai terbuka dan jalan mulai menanjak curam. Kita mendaki gunung Pertapan, hempasan angin yang kencang sangat terasa, apalagi berada di tempat terbuka. Kita dapat berlindung di Watu Gubug, sebuah batu berlobang yang dapat dimasuki 5 orang. Konon merupakan pintu gerbang menuju kerajaan makhluk ghaib.
Menuju Kenteng Songo jalur selebar 1 meter kiri-kanan jurang
Bila ada badai sebaiknya tidak melanjutkan perjalanan karena sangat berbahaya. Mendekati pos empat kita mendaki Gn. Watu tulis jalur agak curam dan banyak pasir maupun kerikil kecil sehingga licin, angin kencang membawa debu dan pasir sehingga harus siap menutup mata bila ada angin kencang.

Menuju Pos V jalur menurun, pos ini dikelilingi bukit dan tebing yang indah. Kita dapat turun menuju kawah Condrodimuko. Dan disini terdapat mata air, bedakan antara air minum dan air belerang.

Perjalanan dilanjutkan dengan melewati tanjakan yang sangat terjal serta jurang disisi kiri dan kanannya. Tanjakan ini dinamakan Jembatan Setan. Kemudian kita akan sampai di persimpangan, ke kiri menuju Puncak Syarif (Gunung Pregodalem) dan ke kanan menuju puncak Kenteng Songo ( Gunung Kenteng Songo) yang memanjang.

Puncak Gn. Merbabu dengan latar belakang Gn. Merapi
Dari puncak Kenteng songo kita dapat memandang Gn.Merapi dengan puncaknya yang mengepulkan asap setiap saat, nampak dekat sekali.
Ke arah barat tampak Gn.Sumbing dan Sundoro yang kelihatan sangat jelas dan indah, seolah-olah menantang untuk di daki. Lebih dekat lagi tampak Gn.Telomoyo dan Gn.Ungaran. Dari kejauhan ke arah timur tampak Gn.Lawu dengan puncaknya yang memanjang.

Menuju Puncak Kenteng Songo ini jalurnya sangat berbahaya, selain sempit hanya berkisar 1 meter lebarnya dengan sisi kiri kanan jurang bebatuan tanpa pohon, juga angin sangat kencang siap mendorong kita setiap saat. Di puncak ini terdapat batu kenteng / lumpang / berlubang dengan jumlah 9 menurut penglihatan paranormal.

Menuruni gunung Merbabu lewat jalur menuju Selo menjadi pilihan yang menarik. Kita akan melewati padang rumput dan hutan edelweis, juga bukit-bukit berbunga yang sangat indah dan menyenangkan seperti di film India yang sangat menghibur kita sehingga lupa akan segala kelelahan, kedinginan dan rasa lapar. Disepanjang jalan kita dapat menyaksikan Gn.Merapi yang kelihatan sangat dekat dengan puncak yang selalu mengeluarkan Asap.

Jalur Selo menuruni dan mendaki beberapa gunung kecil
Kita akan menuruni dan mendaki beberapa gunung kecil yang dilapisi rumput hijau tanpa pepohonan untuk berlindung dari hempasan angin. Disepanjang jalur tidak terdapat mata air dan pos peristirahatan. Kabut dan badai sering muncul dengan tiba-tiba, sehingga sangat berbahaya untuk mendirikan tenda. Jalur menuju Selo ini sangat banyak dan tidak ada rambu penunjuk jalan, sehingga sangat membingungkan pendaki.
Banyak jalur yang sering dilalui penduduk untuk mencari rumput dipuncak gunung, sehingga pendaki akan sampai diperkampungan penduduk. Sambutan yang sangat ramah dan meriah diberikan oleh penduduk Selo bagi setiap pendaki yang baru saja turun Gn.Merbabu. Apabila Anda tidak bisa berbahasa jawa ucapkan saja terima kasih.

Dari Selo dapat dilanjutkan dengan bus kecil jurusan Boyolali-Magelang, bila ingin ke yogya ambil jurusan Magelang, dan bila hendak ke Semarang atau Solo ambil jurusan Boyolali


Rute Kopeng - Gunung Merbabu No Rute Jarak Waktu
1 Semarang/Solo - Salatiga
2 Salatiga - Kopeng (Umbul Songo) 12 km
3 Umbul Songo - Thekelan (Base Camp) 1 km 30 menit
4 Thekelan - Pos Pending 1,2 km 1 jam
5 Pos Pending - Pos I Gumuk 1,5 km 1,5 jam
6 Pos I - Pos II Lempong Sampan 785 m 1 jam
7 Pos II - Pos III Watu Gubug (Gunung Pertapan) 724 m 1 jam
8 Pos III - Pos IV (Gunung Watu Tulis) 453 m 45 menit
9 Pos IV - Pos V ( Helipad ) 630 m 30 menit
10 Pos V - Persimpangan ( Geger Sapi ) 627 m 45 menit
11 Persimpangan - Puncak Syarif ( Gn. Pregodalem ) 130 m 10 menit
12 Persimpangan - Puncak Gunung Kenteng Songo 443 m 45 menit


Rute Selo - Gunung Merbabu No Rute Jarak Waktu
1 Solo/Semarang/Yogya - Boyolali
2 Boyolali - Selo (Pasar)
3 Pasar - Base Camp (Pak Sunarto)
4 Base Camp - Shelter I (Balong)
5 Shelter I - Shelter II (Pentur)
6 Shelter II - Shelter III
7 Shelter III - Shelter IV

Copyright 2003-2004 Mahepala.org

Designs by Gugun Email: [email protected]

Homepage: Gugunandiy.com

Hosted by www.Geocities.ws

1