Halaman Jalur Pendakian |
Jalur Pendakian
Gunung Merbabu
---------------------------------------------------------------------------------------------------------
Jalur untuk menuju
Puncak Gunung Merbabu bisa di ambil dari beberapa arah diantaranya:
Dari arah selatan, di desa Selo kita bisa menuju ke G. Merapi maupun
G. Merbabu (Lihat G. Merapi). Jalur yang lainnya yaitu dan arah utara;
Kopeng, yang hanya menuju G. Merbabu.
Dengan bis dari Jogyakarta kita menuju Magelang kemudian dilanjutkan
menuju Salatiga dari sini perjalanan diteruskan ke Kopeng. Di Kopeng
terdapat Hotel manpun Losmen dan Taman Wisata serta dapat dipergunakan
untuk berkemah. Dari Kopeng kemudian perjalanan diteruskan menuju desa
Tekala. Di desa Tekala hendaknya para pendaki melengkapi perbekalan
yang dirasa masih kurang, dan air harus dipersiapkan untuk pendakian
maunpun kembalinya secara cukup, karena dalam perjalanan ini tidak ada
mata air sama sekali. Pemandu pendakian juga bisa ditemui di desa ini.
Perjalanan akan melalui kebun sayur dan kebun akasia, terus naik
sampai ke punggung gunung dan kita akan menjumpai sebuah pondok yang
telah rusak yang berada di ketinggian 2400 m. dari permukaan air laut.
Dari pondok rusak menuju ke puncak melalui lagi punggungan gunung dan
dimana dapat terlihat pemandangan yang sangat indah dengan leluasa
tanpa terhalang pepohonan. Di puncak yang pertama terdapat sebuah
pondok untuk mengukur cuaca yang betada pada ketinggian 2.800 m. dari
permukaan air laut. Dari sini kita akan menuju puncak tertinggi yang
sudah terlihat jelas didepan kita dengan membutuhkan waktu 1 1/2 jam
perjalanan. Ditengah perjalanan kita akan menemui bekas kawah dan
punggung gunung terjal dan curam. Seluruh perjalanan dari Kopeng
menuju puncak memakan waktu 8 jam dan turunnva membutuhkan waktu 5
jam.
Apabila kita ingin mengadakan pendakian yang praktis atau pendakian
marathon Merapi-Merbau, kita bisa rnulai mendaki dari desa Selo
Kabupaten Boyolali ,Akan tetapi mendaki G. Merbabu dari desa Selo
cukup terjal dan melelahkan. Lagi pula kita harus mendaki sebuah
gunung lagi yang tingginva hampir sama dengan puncak G. Merbabu.
Tetapi tidak ada salahnva untuk mencoba. Total perjalanan dari desa
Selo ke puncak Merbabu 6 - 7 jam, dan turunnya 5 jam.
Dari kopeng terdapat banyak jalur menuju ke Puncak, namun lebih baik
melewati desa tekelan karena terdapat Pos yang dapat memberikan
informasi maupun berbagai bantuan yang diperlukan. Pos Tekelan dapat
ditempuh melalui bumi perkemahan Umbul Songo.
Di bumi perkemahan Umbul Songo Anda dapat beristirahat menunggu malam
tiba, karena pendakian akan lebih baik dilakukan malam hari tiba
dipuncak menjelang matahari terbit. Andapun dapat beristirahat di Pos
Thekelan yang menyediakan tempat untuk tidur, terutama bila tidak
membawa tenda. Dapat juga berkemah di Pos Pending karena di tiga
tempat ini kita bisa memperoleh air bersih.
Masyarakat disekitar Merbabu mayoritas beragama Budha sehingga akan
kita temui beberapa Vihara disekitar Kopeng. Penduduk sering melakukan
meditasi atau bertapa dan banyak tempat-tempat menuju puncak yang
dikeramatkan. Pantangan bagi pendaki untuk tidak buang air di Watu
Gubug dan sekitar Kawah. Juga pendaki tidak diperkenankan mengenakan
pakaian warna merah dan hijau.
Pada tahun baru jawa 1 suro penduduk melakukan upacara tradisional di
kawah Gn. Merbabu. Pada bulan Sapar penduduk Selo (lereng Selatan
Merbabu) mengadakan upacara tradisional. Anak-anak wanita di desa
tekelan dibiarkan berambut gimbal untuk melindungi diri dan agar
memperoleh keselamatan.
Pos IV Gn. Watu Tulis, beberapa gunung disambung dng Jembatan Setan
Perjalanan dari Pos Tekelan yang berada ditengah perkampungan penduduk,
dimulai dengan melewati kebun penduduk dan hutan pinus. Dari sini kita
dapat menyaksikan pemandangan yang sangat indah ke arah gunung
Telomoyo dan Rawa Pening.
Di Pos Pending kita dapat menemukan mata air, juga kita akan menemukan
sungai kecil (Kali Sowo). Sebelum mencapai Pos I kita akan melewati
Pereng Putih kita harus berhati-hati karena sangat terjal. Kemudian
kita melewati sungai kering, dari sini pemandangan sangat indah ke
bawah melihat kota Salatiga terutama di malam hari.
Watu Gubug yang dikeramatkan masyarakat penuh dengan coretan para "pecinta
alam".
Dari Pos I kita akan melewati hutan campuran menuju Pos II, menuju Pos
III jalur mulai terbuka dan jalan mulai menanjak curam. Kita mendaki
gunung Pertapan, hempasan angin yang kencang sangat terasa, apalagi
berada di tempat terbuka. Kita dapat berlindung di Watu Gubug, sebuah
batu berlobang yang dapat dimasuki 5 orang. Konon merupakan pintu
gerbang menuju kerajaan makhluk ghaib.
Menuju Kenteng Songo jalur selebar 1 meter kiri-kanan jurang
Bila ada badai sebaiknya tidak melanjutkan perjalanan karena sangat
berbahaya. Mendekati pos empat kita mendaki Gn. Watu tulis jalur agak
curam dan banyak pasir maupun kerikil kecil sehingga licin, angin
kencang membawa debu dan pasir sehingga harus siap menutup mata bila
ada angin kencang.
Menuju Pos V jalur menurun, pos ini dikelilingi bukit dan tebing yang
indah. Kita dapat turun menuju kawah Condrodimuko. Dan disini terdapat
mata air, bedakan antara air minum dan air belerang.
Perjalanan dilanjutkan dengan melewati tanjakan yang sangat terjal
serta jurang disisi kiri dan kanannya. Tanjakan ini dinamakan Jembatan
Setan. Kemudian kita akan sampai di persimpangan, ke kiri menuju
Puncak Syarif (Gunung Pregodalem) dan ke kanan menuju puncak Kenteng
Songo ( Gunung Kenteng Songo) yang memanjang.
Puncak Gn. Merbabu dengan latar belakang Gn. Merapi
Dari puncak Kenteng songo kita dapat memandang Gn.Merapi dengan
puncaknya yang mengepulkan asap setiap saat, nampak dekat sekali.
Ke arah barat tampak Gn.Sumbing dan Sundoro yang kelihatan sangat
jelas dan indah, seolah-olah menantang untuk di daki. Lebih dekat lagi
tampak Gn.Telomoyo dan Gn.Ungaran. Dari kejauhan ke arah timur tampak
Gn.Lawu dengan puncaknya yang memanjang.
Menuju Puncak Kenteng Songo ini jalurnya sangat berbahaya, selain
sempit hanya berkisar 1 meter lebarnya dengan sisi kiri kanan jurang
bebatuan tanpa pohon, juga angin sangat kencang siap mendorong kita
setiap saat. Di puncak ini terdapat batu kenteng / lumpang / berlubang
dengan jumlah 9 menurut penglihatan paranormal.
Menuruni gunung Merbabu lewat jalur menuju Selo menjadi pilihan yang
menarik. Kita akan melewati padang rumput dan hutan edelweis, juga
bukit-bukit berbunga yang sangat indah dan menyenangkan seperti di
film India yang sangat menghibur kita sehingga lupa akan segala
kelelahan, kedinginan dan rasa lapar. Disepanjang jalan kita dapat
menyaksikan Gn.Merapi yang kelihatan sangat dekat dengan puncak yang
selalu mengeluarkan Asap.
Jalur Selo menuruni dan mendaki beberapa gunung kecil
Kita akan menuruni dan mendaki beberapa gunung kecil yang dilapisi
rumput hijau tanpa pepohonan untuk berlindung dari hempasan angin.
Disepanjang jalur tidak terdapat mata air dan pos peristirahatan.
Kabut dan badai sering muncul dengan tiba-tiba, sehingga sangat
berbahaya untuk mendirikan tenda. Jalur menuju Selo ini sangat banyak
dan tidak ada rambu penunjuk jalan, sehingga sangat membingungkan
pendaki.
Banyak jalur yang sering dilalui penduduk untuk mencari rumput
dipuncak gunung, sehingga pendaki akan sampai diperkampungan penduduk.
Sambutan yang sangat ramah dan meriah diberikan oleh penduduk Selo
bagi setiap pendaki yang baru saja turun Gn.Merbabu. Apabila Anda
tidak bisa berbahasa jawa ucapkan saja terima kasih.
Dari Selo dapat dilanjutkan dengan bus kecil jurusan Boyolali-Magelang,
bila ingin ke yogya ambil jurusan Magelang, dan bila hendak ke
Semarang atau Solo ambil jurusan Boyolali
Rute Kopeng - Gunung Merbabu No Rute Jarak Waktu
1 Semarang/Solo - Salatiga
2 Salatiga - Kopeng (Umbul Songo) 12 km
3 Umbul Songo - Thekelan (Base Camp) 1 km 30 menit
4 Thekelan - Pos Pending 1,2 km 1 jam
5 Pos Pending - Pos I Gumuk 1,5 km 1,5 jam
6 Pos I - Pos II Lempong Sampan 785 m 1 jam
7 Pos II - Pos III Watu Gubug (Gunung Pertapan) 724 m 1 jam
8 Pos III - Pos IV (Gunung Watu Tulis) 453 m 45 menit
9 Pos IV - Pos V ( Helipad ) 630 m 30 menit
10 Pos V - Persimpangan ( Geger Sapi ) 627 m 45 menit
11 Persimpangan - Puncak Syarif ( Gn. Pregodalem ) 130 m 10 menit
12 Persimpangan - Puncak Gunung Kenteng Songo 443 m 45 menit
Rute Selo - Gunung Merbabu No Rute Jarak Waktu
1 Solo/Semarang/Yogya - Boyolali
2 Boyolali - Selo (Pasar)
3 Pasar - Base Camp (Pak Sunarto)
4 Base Camp - Shelter I (Balong)
5 Shelter I - Shelter II (Pentur)
6 Shelter II - Shelter III
7 Shelter III - Shelter IV