HOME

TULISAN BERIKUTNYA =>             1           2         3        4                STOP

STRATEGI PENGENDALIAN PENYAKIT TANAMAN

1.    Epidemi dan perkembangan budidaya tanaman

Pertanian di Indonesia mempunyai sejarah yang cukup panjang, terutama di bidang  perkebunan. Kopi arabika mulai dibudidayakan  sekitar tahun 1700-an dan merupakan perkebunan yang tertua di Indonesia.  Tahun 1880-an terjadi epidemi penyakit karat daun kopi yang disebabkan oleh  Hemileia vastatrix, sehingga kopi arabika diganti dengan kopi liberika dan kopi robusta. Tahun 1826 tanaman teh dari Cina (berdaun kecil) mulai ditanam, tetapi 50 tahun kemudian jenis teh  Cina diganti dengan teh Assam (India) dan  baru ditanam dalam perkebunan tahun 1910 di Sumatra Utara. Perkebunan tebu mulai dikembangkan di sekitar Jakarta (Batavia) tahun 1830-an, kemudian baru 

bergeser ke timur, tetapi tahun 1880 perkebunan tebu  hampir punah karena adanya epidemi penyakit ‘serah’. Perkebunan kina muncul tahun 1860 dan perkebunan tembakau cerutu tahun 1864 di Klaten. Perkebunan kakao mulai dibudidayakan di  Jawa tengah tahun 1880 untuk mengganti tanaman kopi arabika yang mengalami epidemi penyakit karat daun, kemudian kakao lindak (yang dikembangkan sekarang) baru mulai dikembangkan tahun 1970-an di Sumatra utara. Perkebunan karet Ficus elastica di Jawa termasuk perkebunan tertua di dunia, tetapi perkebunan karet Hevea brasiliensis baru berdiri di Sumatra utara tahun 1903 dan di Jawa tahun 1906. Perkebunan termuda adalah  perkebunan kelapa sawit dimulai di Sumatra utara tahun 1911. . . . . . . . . .

2.  Karantina tumbuhan

Pengendalian penyakit dengan undang-undang dan peraturan-peraturan bertujuan untuk melindungi hasil-hasil pertanian di dalam negeri terhadap hama dan penyakit baru yang mungkin terdapat pada tumbuhan yang diimport atau sudah ada di suatu daerah, tetapi belum terdapat di daerah lain. Tindakan larangan atau pembatasan dapat dilakukan tergantung kepda bahaya dari hama atau penyakitnya, keadaan lingkungan, macam tumbuhan dan kepentingan ekonominya. Misalnya : larangan import tanaman karet dari Amerika Selatan ke Indonesia, karena disana ada penyakit daun yang disebabkan oleh Microcyclus ulei (=Dothidella ulei) yang belum terdapat di Indonesia (LN. No 427 jo No 532, 1932), . . . . . . . . . .

Ingin tulisan selengkapnya ?         Klik              YA          atau        TIDAK

Hosted by www.Geocities.ws

1