|
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Nama Proyek : Pengembangan Biodiesel Sektor : Industri Lokasi : KAPET Seram
Latar Belakang
Permintaan dunia akan minyak bumi yang semakin meningkat seiring dengan jumlah penduduk yang semakin bertambah dan penggunaan peralatan dengan bahan bakar minyak bumi. Sehingga kebutuhan akan bahan bakar yang selama ini digunakan dari bahan bakar fosil/unrenewable energy semakin meningkat. Peralatan ini memudahkan berbagai kegiatan dari manusia namun memiliki dampak negatif dari hasil pembakaran energi berupa emisi gas buang yang mengandung berbagai zat ataupun limbah yang membahayakan manusia dan lingkungan. Dari tahun ke tahun permintaan akan bahan bakar semakin meningkat dan berkorelasi negative dengan jumlah cadangan energi bumi yang ada, sehingga suatu saat nanti dapat dikatakan akan habis. Hal ini juga berpengaruh dengan harga jual bahan bakar minyak yang semakin meningkat. Masyarakat menjadi semakin susah untuk menjalankan usaha mata pencahariannya. Nelayan ataupun petani mengalami peningkatan cost produksinya dan harga jual yang tetap. Perkembangan teknologi yang ada sekarang ini memungkinkan untuk mengguanakan energi terbarukan/renewable energy yang dapat diproduksi dari berbagai jenis tanaman. Pengembangan ini akan berdampak positif karena merupakan produksi yang ramah lingkungan serta dapat menjadi prime mover dalam mengembangkan berbagai usaha yang bermanfaat bagi masyarakat. Pengembangan biodisel dialkukan dengan memanfaatkan bahan baku yang memiliki kadar lemak antara lain Palm oil, Coconut palm, minyak jarak (Jatropha Oil). Kesempatan ini didukung dengan ketersediaan bahan bakunya, untuk Indonesia kelapa dalam tersedia dalam areal seluas 3,7 juta Ha sementara di Maluku tersedia 90.267 Ha (data dinas pertanian) . Dimana selain itu dapat dilakukan pengemabangan perkebunan untuk mendukung pengembangan usaha biodisel ini.
Tujuan Proyek
Lingkup Proyek
Proyek Terdiri dari 3 Fase yaitu fase (1) Penyiapan peratutan dan Kelembagaan serta administrasi, Fase (2) Penyiapan konstruksi Pabrik dan Instalasi, Fase (3) Produksi dan Distribusi.
Out Come Proyek
Dampak/Keuntungan Yang di Harapkan
Kelayakan Proyek
Haraga jual Biodisel : Rp.3.950/Liter Harga jual Glycerin : Rp.5.000/Kg (Minimal) • IRR = 25 % • NPV = 419.322.777 • Net B/C Ratio = 1.10 • Pb Period = 43.14 bln
Kelayakan Teknis
Perkiraan Biaya Proyek Dengan skala 3 Ton Per Hari, 1750 Ha Kelapa adalah Rp.3.4444.500.000 • Biaya prod.(kelapa, reagen, katalisator & bhn bakar) : Rp.258 Juta/Bln
Pengaturan Keuangan
Kerajsama Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, dan KAPET Seram
Pra Feasibility Study Tersedia |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| BIODIESEL | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| BIOETANOL | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| JEMBATAN AMBSER | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| IKAN KERAPU | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| RUMPUT LAUT | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| INDUSTRI | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| SAYURAN DINGIN | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
SUMBER DAYA MANUSIA |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
REGULASI & KEGIATAN |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| REGULASI | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| KEGIATAN | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| STAF BP KAPET | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||