Lamunan Tengah Malam

 

Biarkan Aku sendiri

Petapa mencintai kesunyian

Biarkan angin dingin bertiup di tempat terbuka ini

Biarkan ia menyapa pori-poriku dan

sampaikan kabar cinta dari seberang lautan

 

                Lagu-lagu Minang mengalun dari kamar tetangga

                mengingatkanku pada

                bau asap,

                keringat, peluh-peluh cinta,

                bau terminal,

                bau kehidupan

     

      Seekor tikus melintas, takut-takut melihatiku

      taken easy sobat, Aku tak akan membunuhmu

      bukankah kita sesama makhluk Tuhan?

      sesama proletar malah.

 

Dini hari kembali

untuk kesekian kali

Menyapa jiwa

ketika semua mata terpejam

      ruh-ruh sejenak mati

      mimpi, khayalan yang tak terwujudkan, mengunjungi

      (biarlah walau hanya mimpi, rahmat Tuhan juga bersamanya)

 

                Bulan tetap indah, walau tak lagi bulat

                di pertiga terakhir Ramadhan

                berdzikir dalam cahayanya.

kau, kekasih jiwaku.

Sudahkah juga kau terlelap?

Ataukah kita sedang menatapi rembulan yang sama

dan memeluk angin dingin yang sama

dan menatapi keheningan yang mendekap jiwa?

 

Bangunlah,

buang selimutmu, pisahkan raga dari ranjang hangatmu

sudahi mimpi indahmu karena

hening malam ini lebih indah dari mimpi apapun

mari berdzikir bersama

mengagungkan nama-nama Tuhan yang tlah ciptakan semesta

memohonkan doa-doa, mengetuk pintu-pintu Sidratul Muntaha


 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Kekasih jiwaku,

cintaku pada dunia adalah padamu

kurindu kau seperti kurindukan kematianku

Adakah kau rasa yang serupa?

Ataukah takdir-Nya akan mengubur anganku

jauh

di dada semesta?

 

                Darahku tersirap,

                ini bukan dingin yang biasa

                Bukan�ini bukan Lail Al-Qadr

                Pendosa sepertiku jelas bukan manusia terpilih

 

                Sahur�..sahur�..sahur�..

                suara-suara cempreng memecahkan kesunyian

 

 

 

Ganesha 15A, Ramadhan �..

Malam tak memberikan apapun

selain kegelapan

Dan kegelapan menyembunyikan

semua amalan ataupun

kejahatan

rapat-rapat.

 

 

 

 

Surat Kepada Langit Rajawali Vegetarian Aku Ingin RUMAH PIGURA One Black-White Do'a Aku Berkata Sajak Baju Kotor Puisi Ulang Tahun Sekuntum Bunga Bingung Poor Me Lamunan Tengah Malam
Hosted by www.Geocities.ws

1