EDISI>>01-02-03-04-05-06-07-08-09-10-11-12-13-14-15-16-17-18-19-20-21-22-23-24-25-26-27-28-29- 30-31>>

::LIPUTAN::

::BACAAN PALING EKSOTIS::

::ARTIKEL::

GEMAR#06

=> Isu Exo
=> Close Up
=> Intim
=> Gaya
=> Curhat
=> Potret
=> Jelajah
=> Bollystar
=> Exobolly
=> Terawang
=> Modus
=> Blitz
=> Gemar
=> Rona
Aturan
Langganan
Pesan CD
Pesan Bundel
Crew Redaksi
Saran Anda
Tarif Iklan

Helmalia Putri

UANG KUNO HADIAH PAPA

Oleh : Wawan

Kegemaran Helmalia Putri akan uang kuno berawal ketika ayahnya, Hami Yusuf memberinya uang kuno keluaran tahun 1858 dengan nilai satu  ringgit. Sejak itu dia mulai berburu uang kuno kertas atau logam. Nilai nominal koleksinya di brankas khusus kini sudah mencapai puluhan juta rupiah.

Sejak duduk di bangku Sekolah Dasar, Puput –sapaan akrabnya-- sudah gemar mengoleksi berbagai jenis benda kuno. Meski banyak koleksi benda kuno, seperti keramik, piring perak, keris, dan lain-lain yang telah dikumpulkannya, hanya uang kuno yang menjadi favorit. Alasannya, karena bentuk dan ukuran unag kuno yang berbeda. “Pertama kali aku punya uang kuno dari Papa. Gimana nggak kuno, uangnya tahun delapan belas lima delapan. Bentuknya lucu, lagi,” terang Puput kepada Exo di kediamannya, di Kelapa Gading, Jakarta Utara, Senin (29/09).

Berbagai upaya dilakukannya untuk memperbanyak koleksi, mulai dari membeli di pasar-pasar hingga dengan cara meminta dari teman-teman dekatnya. Untung bagi Puput, selain banyak yang memberi, beberapa fans yang mengetahui hobinya juga ada yang menyumbang dengan suka rela. “Aku seneng banget karena hobiku didukung banyak orang. Tapi jeleknya, aku sering maksa orang untuk ngasih kalau mereka punya uang kuno,” terang gadis kelahiran Aceh, 13 April 1983.

Selama dua belas tahun mengoleksi uang kuno, tak kurang uang kuno yang berasal dari jaman Belanda, era Soekarno, Soeharto, bahkan dari negara-negara tetangga berhasil dia miliki. Bahkan uang-uang dengan nilai 50 sen keluaran tahun 1950 dia miliki.

Koleksinya yang lain di antaranya Rupee India bernilai 10 Rupee dengan gambar Mahatma Gandhi, 10 sen Dollar Singapura keluaran 1970, Bath Thailand keluaran tahun 1947, uang Brasil, dan beberapa koleksi lain. “Kayaknya kalau ngoleksi benda-benda yang ada tahunnya begitu, aku seperti bisa mengikuti perkembangan nilai uang dari jaman ke jaman. Ada kepuasan tersendiri setiap memandang bentuk, ukuran, nilai, dan gambarnya,” terang dara yang memiliki tinggi 170 cm dan berat 48 kg ini.

Dan untuk menjaganya agar tetap awet, terutama uang kertas, Puput menyimpannya di dalam brankas. Sekali-kali dia membersihkan uang logam dengan kain lap dan merapikan letak uang kertas. Hanya Puput merasa agak berat bila harus menyentuh uang kertas terlalu sering karena, katanya, bisa cepat lecek bahkan sobek.  “Kalau uang logam ‘kan pasti awet, tuh. Jadi nggak perlu terlalu dirawat seperti uang kertas,” papar pemeran Sarmila dalam sinetron Melodi Cinta ini. *

***

=> Rilexo
=> Cerbung
=> Noji
=> Cinexo
=> Etalase
=> Gaul
=> Kelambu
=> Exolusi
=> Amor
=> Mbak Dona
=> Horoskop
=> Poster
=>
Bintang Exo
Free Web Site Counter

hubungi redaksi - webmaster - pasang iklan
Copyright 2004 exotica23.tk (pt angkasa media utama) All Rights Reserved

Hosted by www.Geocities.ws

1