|
Lumbuang Informasi Komunitas Minang di Internet
|
|
DEMOGRAFI Sumatera Barat adalah salah satu propinsi di Indonesia yang termasuk berhasil dalam pengendalian pertumbuhan penduduk. Pada tahun 1986, jumlah penduduknya sekitar 3,8 juta jiwa, meningkat menjadi sekitar 4 juta jiwa menurut Sensus Penduduk 1990. Pada akhir tahun 1996 bertambah menjadi 4,4 juta jiwa. Dengan tingkat pertumbuhan penduduk tersebut, maka dalam 10 tahun terakhir secara nasional Sumatera Barat menempati urutan ketujuh terendah dalam pertumbuhan penduduk. Penyebaran penduduk, terutama antara perkotaan dan pedesaan, tidaklah merata. Contohnya, wilayah enam kotamadya dan dua kabupaten yang terpadat penduduknya (Kabupaten Agam dan Tanah Datar) yang luasnya hanya 11,16% wilayah Sumater Barat, didiami oleh 42,13% jumlah penduduk. Atau dengan kepadatan rata-rata 390 jiwa per km2. Sebaliknya pada enam kabupaten lain, yang memiliki luas 3.757.465 hektar atau 88,84% dari total luas Sumatera Barat, hanya ditempati 2.556.922 penduduk (57,87%). Atau dengan kepadatan dan rata-rata 68 jiwa/km2. Pada tahun 1986 kepadatan penduduk Sumater Barat rata-rata 90 jiwa perkm2, meningkat menjadi 104/km2 pada tahun 1996. Namun pada beberapa daerah/wilayah tertentu, kepadatan penduduk per km2 masih jarang, seperti Kepulauan Mentawai, Kabupaten 50 Kota bagian Timur, Kabupaten Solok bagian selatan dan Kabupaten Pesisir Selatan bagian selatan. Penyebaran penduduk berikut perkembanganny a dalam 10 tahun terakhir, dapat dilihat pada tabel di bawah ini.
Dari tabel diatas terlihat pertambahan penduduk Sumatera Barat selama periode 1986-1996 adalah sebanyak 512.521 jiwa atau rata-rata sebanyak 51.252 per tahun. Terllihat pula tiga daerah tingkat II, Kabupaten Pasaman, Kabupaten Solok, dan Kotamadya Padang, paling tinggi pertumbuhan penduduknya dalam 10 tahun belakangan. Pada tahun 1986, ratio jenis kelamin adalah 95,5 dan sedikit bergeser menjadi 96,5 sepuluh tahun kemudian. Artinya, jumlah penduduk perempuan melebihi jumlah laki-laki. Dalam tahun 1986, jumlah penduduk laki-laki adalah 1.878.204 jiwa, sementara penduduk perempuan berjumlah 1.993.758. Pada tahun 1996 jumlah penduduk laki-laki sebanyak 2.105.625 dan penduduk perempuan 2.225.165 jiwa. Dilihat dari pertumbuhannya, selama periode 1980-1990 laju pertambahan penduduk rata-rata 1,52% pertahun, dan menurun menjadi rata-rata 1,49% selama periode 1990-1996. Dari sekitar 4,4 juta penduduk Sumatera Barat dewasa ini, sebagaian besar (57,64%) adalah penduduk usia produktif antara 15-64 tahun. Sedangkan komposisi penduduk menurut umur adalah sebagai berikut: 35% berumur antara 0-14 tahun, 35% pula berumur antara 15-35 tahun, 21,11% berumur antara 35-60 tahun, dan sisanya 8,89% berumur di atas 60 tahun. Dari komposisi di atas terlihat bahwa sekitar 70% penduduk Sumatera Barat berada pada usia muda (0-35) tahun.*** |
Sponsor oleh:
| |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Kontak InformasiLebih lanjut anda bisa menghubungi kami di: 0812.9258794 (Maifil Eka Putra) dan
Send mail to [email protected] with
questions or comments about this web site.
|