Pandangan Seorang Sufi
Manusia Bereinkarnasi 105 Juta Kali?
Penulis: Kili
Reinkarnasi,
suatu hal yang selalu terjalin dalam ajaran Buddha dan Hindu. Bagaimana
satu sudut pandang Islam melihat
reinkarnasi? Seorang ahli sufi menuliskannya dalam sebuah buku. Ia
bilang dalam satu kehidupan, Anda lahir kembali 105 juta
kali. Apa maksudnya?
Bawa Muhaiyaddeen
adalah seorang master Sufi dari Sri Lanka yang datang ke Amerika
dan mengajar di sana selama satu setengah dekade sebelum ia meninggal
tahun 1986. Satu hal yang luar biasa dari ajarannya: pandangan
tentang "kehidupan setelah mati" menyebut-nyebut
tentang kelahiran kembali, yang jarang (atau malah
tidak pernah?) disinggung dalam ajaran Islam.
Mengintip sedikit
ajaran Bahwa tentang hidup setelah mati mungkin bisa memberi secercah
cahaya mengenai apa yang penting atau universal di antara para ahli
spiritual, dan juga apa yang merupakan kebetulan saja berpandangan
mirip.
Di bawah ini
beberapa potongan pandangan Bawa Muhaiyaddeen dari bukunya, To Die
Before Death: The Sufi Way of Life. Cara penyampaian Bawa
memang lebih seperti seorang penyair, dan bukannya seorang
ilmuwan, dengan penutup yang membuat orang mengalami kebenaran, bukan
hanya memahami.
Saat ia bicara
tentang "Awalnya Jiwa", Bawa hanya
menjelaskan masuknya jiwa ke dalam fetus, tanpa mengatakan
dari mana asalnya jiwa, atau apakah jiwa itu diciptakan dari ketiadaan.
Lalu ketika ia
menulis tentang "Kelahiran Kembali dalam Kehidupan Sekarang",
Bawa menyampaikan konsep lahir kembali
bagai metafor dari perubahan - perubahan
psikologis yang kita alami selama hidup.
"Saat engkau hidup dalam kehidupan ini, kau lahir 105
juta kali." Apa yang ia maksudkan? "Setiap
hari, kau lahir kembali."
Perkataannya yang
ini menarik: "Lihat wajah seseorang, misalnya. Ini menunjukkan
keadaan orang itu, bahagia, sedih, marah, dan keadaan lain yang
dialaminya. Tiap bentuk ini dialami orang dalam satu waktu
tertentu." "Tanpa disadari orang tersebut, ia terus menerus
lahir kembali dalam bentuk-bentuk berbeda sepanjang hidupnya."
Tapi di lain
sisi, ada pendapatnya yang seperti menunjukkan bahwa ia percaya pada
kelahiran kembali setelah mati, dalam arti harafiahnya. Misalnya saat ia
menyampaikan tentang ketika manusia ditanyai oleh dua malaikat di dalam
kubur.
Menurutnya, saat
kita mati, bentuk kita akan berubah. Kualitas kehidupan kita di dunia
akan membentuk kita seperti itu. Misalnya saat hidup kita berlaku
seperti babi, maka kita akan berbentuk babi ketika ditanyai kedua
malaikat itu.
Walaupun begitu,
ia menekankan bahwa kita hanya punya satu kehidupan sebagai manusia
utuh. Jika kita tidak mengakui adanya Tuhan, maka kita akan lahir
kembali sebagai manusia juga, tapi tidak punya kesadaran akan Tuhan.
Lalu setelah itu, kita akan lahir kembali dalam bentuk-bentuk binatang.
Dan, jika kita gagal lagi untuk memperbaiki diri, maka kitapun akan
lahir dalam bentuk hewan yang makin rendah lagi kesadarannya.
Bagaimana
pandangan Anda? Tulisan ini hanya ingin mengajak Anda melihat
kemungkinan ada atau tidaknya reinkarnasi.
Sumber :
tulisan Joseph Morales
******
|