MENU UTAMA ::...
BUDAYA KARO
TUTUR KARO
ALBUM KARO
PEMUDA KARO
KARO RANTAU
EKONOMI KARO
ALBUM KARO
POLITIK  KARO
TECH KARO
HALAMAN MUKA
[email protected]
 

 

 

Klik ! Kirim Kartu Ucapan... KartuCinta...KartuTerimakasih ..KartUltah  dlL ^_^
 

 

 

   
  ...::: Dapatkan email anda Gratis di Tanahkaro.com dan jangan lupa join di Forum Tanahkaro :::....  
 

• •.
 
.

     

 Komunitas Kalak Karo
  Budaya Karo
 

 

Protein dalam Darah , 'Misteri' Penyebab Autisme?

Sebuah penelitian terbaru, menunjukkan bahwa peningkatan konsentrasi protein pada saat kelahiran di dalam darah, berkaitan dengan risiko autisme dan kelambanan mental yang bersangkutan, di usia kanak-kanak.

Identifikasi tanda biologi di usia awal dan sebelum gejalanya muncul itu, akan banyak membantu proses diagnosa. Sehingga terapi yang diberikan pun akan lebih efektif.

Penelitian dilakukan atas kolaborasi para peneliti dari National Institute of Neurological Disorders and Stroke (NIH), the March of Dimes/California Birth Defects Monitoring Program, dan para ahli dari the MIND Institute at the University of California. Hasil penelitian akan diterbitkan dalam jurnal the Annals of Neurology, Mei 2001.

Para peneliti menguji dan membandingkan arsip contoh darah dari yang bersangkutan sebelum lahir. Partisipan Data diambil dari anak-anak yang lahir di empat daerah di California Utara sejak 1983 sampai 1985. Mereka tersebut menderita autisme, kelambanan mental, dan sejenisnya.

Hasil penelitian ini jelas menjanjikan. Pasalnya Departemen Kesehatan California, sejak beberapa tahun lalu telah bersikap untuk menyimpan spesimen yang dihasilkan dari the newborn screening program, ujar salah seorang peneliti, Judith K. Grether, Ph.D., dari California Department of Health Services.

Spesimen darah yang baru lahir tersebut sangat sulit ditelusuri, karena itu arsip yang dimiliki depkes California itu jelas akan sangat membantu dalam penelitian tersebut . 
diagnosis awal tentukan terap yang tepat 

Protein yang dimaksud biasa disebut neural growth factors, sangat penting dalam membentuk sistem saraf pusat selama perkembangan embrio. Penelitian sebelumnya memperlihatkan bahwa faktor pertumbuhan memainkan peran penting dalam memproduksi sel otak yang baru, serta mengatur sel-sel tersebut sesuai fungsinya masing-masing.

Para peneliti menduga bahwa jumlah protein yang berlebihan ini bisa merusak proses migrasi sel yang normal, proses diferensiasi, dan lain-lain. Penelitian yang dilakukan terhadap hewan menunjukan bahwa 'kasus protein' tersebut juga bisa menyebabkan microcephaly dan masalah gangguan mental lainnya.

Para peneliti berspekulasi bahwa kegagalan dalam pengaturan kerja otak adalah faktor yang mempengaruhi perkembangan otak di awal kehidupan. Kondisi inilah biasanya yang menimbulkan autisme dan proses kelambanan perkembangan mental lainnya. Sampai saat ini, kerusakan tersebut, secara klinis tidak bisa didiagnosa sampai usia kanak-kanak. 


Karenanya, hasil penelitian ini bisa berguna untuk mengidentifikasi tanda molekular yang bisa didiagnosa ketika janin mulai tumbuh, sehingga para dokter kelak sudah siap dengan terapi yang dibutuhkan saat si bayi lahir. 

Para peneliti merencanakan melakukan penelitian lanjutan untuk mengetahui mekanisme genetik dan biologis yang berkaitan erat dengan autisme dan gangguan perkembangan lainnya.

kadar protein saat jani menentukan kondisi mental di usia kanak-kanak 
Autisme, adalah kondisi gangguan perkembangan mental, dan terjadi pada 10 sampai 20 orang per 10 ribu orang. Dan angka kejadiannya empat kali lebih besar pada pria dibanding wanita.

Gejala autisme biasanya muncul pada anak-anak berusia dua tahun. Ada beberapa gejala klasik yang sering muncul. Mulai dari lemahnya interaksi sosial, bermasalah dengan komunikasi verbal maupun nonverbal, dan akitivitas dan ketertarikannya pada sesuatu sangat terbatas. 

Respons penderita autisme juga abnormal terhadap sensor panca indera, seperti sentuhan, suara, dan penglihatan. Penelitian yang sama memperkirakan bahwa autisme memiliki komponen genetik yang kuat.

(Oleh Susandijani) 

**** 

 

 


 

.

.

 
        ÐñG BÝ Bo¥RàÑ. G´s
  www.tanahkaro.com®
              © 2001 
 
Hosted by www.Geocities.ws

1