Page 36 - al kasyfu wa tabyin
P. 36

35   al kasyfu wa tabyin





               Hal yang harus dilakukan sebenarnya adalah memberi makan kepada orang lapar dan
               memberi nafkah kepada orang miskin karena laparnya orang miskin lebih utama dari

               pada laparnya orang kaya. Dan hal ini lebih utama dibanding memperbanyak shalat dan
               dan tak acuh kepada orang fakir yang kelaparan.



               Orang-orang kikir yang kalut. Mereka tidak mau bersedekah kecuali hanya zakat, padahal
               yang ia keluarkan adalah dari harta yang kotor dan tidak disenanginya.


               Mereka mencari orang-orang fakir untuk dijadikan pembantu di masa depan agar bisa

               melayani  mereka,  atau  sengaja  di  sewa  untuk  satu  keperluan  tertentu,  atau  mereka

               diserahkan kepada atasannya yang lebih kaya raya dan paling ditakuti agar ia mendapat
               suatu posisi di sisi bosnya sehingga ia dapat mewujudkan sesuatu sesuai keinginannya.


               Keseluruhan ini adalah rusak dan dapat membatalkan amal, orang seperti ini jelas tertipu

               dengan sangkaannya yang telah taat kepada Allah padahal sejatinya ia telah durhaka
               karena  beribadah  dengan  tujuan  mencari  balasan  melalui  orang  lain.  Orang  ini  dan

               sejenisnya adalah orang-orang yang tertipu.


               6. Golongan Keenam.


               Orang  awam,  baik  hartawan  maupun  fakir.  Mereka  tertipu  karena  menghadiri  suatu

               majelis zikir dan mengira hal tersebut akan menjadikannya kaya dan berkecukupan.


               Mereka  menjadikannya  sebagai  kebiasaan  yang  rutin.  Mereka  juga  mengira  hanya

               dengan  menghadiri  dan  mendengarkan  nasihat  tanpa  dibarengi  dengan  amal  akan
               mendapatkan pahala.



               Mereka semuanya tertipu karena sesungguhnya keutamaan majelis zikir adalah supaya
               menyukai terhadap kebaikan. Jika rasa senang tersebut tidak terbesit, maka percuma

               baginya mengunjungi majelis tersebut.
   31   32   33   34   35   36   37   38   39   40   41