Page 5 - Ekoteologi-Banjar
P. 5

keseimbangan alam dan keberlangsungan makhluk hidup semua makhluk, termasuk kita

               semua dan generasi yang akan datang.   Di sisi lain, Rasulullah SAW juga menegaskan
               tentang pentingnya menjaga dan merawat alam dengan menyebutnya sebagai bagian dari

               amal kebaikan yang bernilai ibadah. Dalam sebuah hadits, beliau bersabda:    ُ س ِ رْغَي  ٍ مِلْسُم  ْ نِم ا َ م
                                                       ْ
                                                                     َ
                               ٌ
                                            َ
                                     َ
               ةَقَدَص ِهِب ُهَل َناَك  َّ لَّإ ،ة َ مي ِ هَب  ْ وأ ،ٌناَسْنإ  ْ وأ ، ٌ رْيَط ُهْنِم ُلُكأَيَف ،اًع ْ رَز ُع َ ر ْ زَي  ْ وأ ،اًس ْ رَغٌ Artinya: "Tidaklah seorang
                             ِ
                                          ِ
               muslim menanam pohon atau menabur benih, lalu dimakan burung, manusia, atau hewan,
               melainkan itu menjadi sedekah baginya." (HR Bukhari Muslim) Menurut Imam Al-Munawi
               dalam kitab Faidul Qadir, juz 5, halaman 633, hadits tersebut menegaskan bahwa menjaga
               alam adalah bagian dari ibadah yang bernilai pahala. Setiap Muslim yang menanam tanaman
               atau pohon, kemudian tanaman atau pohon itu dimanfaatkan oleh burung, manusia, atau

               hewan, maka semua itu dicatat sebagai sedekah bagi orang yang menanamnya. Bahkan jika

               hasil tanaman itu dicuri, tetap bernilai pahala bagi penanamnya.  Hal ini menunjukkan bahwa
               agama Islam sangat menekankan pentingnya merawat dan melestarikan alam dan lingkungan.

               Setiap sesuatu yang bisa memberi manfaat bagi makhluk hidup akan kembali menjadi amal
               kebaikan. Dengan demikian, menjaga alam bukan hanya tanggung jawab sosial, tetapi juga

               menjadi jalan untuk meraih keberkahan hidup di dunia dan pahala di akhirat. Sebagai bagian
               dari tanggung jawab tersebut, dalam sebuah hadits Nabi juga dijelaskan bahwa kebersihan

               merupakan bagian dari Iman. Maka, menjaga kebersihan bumi dan lingkungan bisa menjadi

               cerminan dari keimanan kita. Untuk itu, mari kita menjaga alam ini dengan memulainya dari
               hal kecil, misalnya hemat air dan listrik, tidak membuang sampah sembarangan, menjaga

               kebersihan masjid dan lingkungan, menanam pohon dan melestarikan alam. Semoga kita

               semua dapat menjalankan amanah ini dengan penuh kesadaran dan rasa tanggung jawab
               sehingga tercipta lingkungan yang bersih, sehat, dan penuh keberkahan bagi kita semua dan

               bagi generasi yang akan datang. Amiin ya Rabbal Alamin...
   1   2   3   4   5   6   7   8   9   10