|
||||||||
Menu Utama Kilas Foto Siswa KIRSmart memberikan tawanya kepada kamera untuk melepas letihnya otak setelah melalui berbagai masalah yang dihadapi di ruangan rapat KIRSmart beberapa saat yang lalu.
|
Untuk Senyum Sang Wajah Ya Allah, aku telah melihat keindahan Sebuah keindahan yang menentramkan hati Keindahan yang akan menyejukan panasnya hati ini Akankah keindahan itu Sengaja Engkau anugerahkan untukku Bagaikan malam tiada berbintang Saat keindahan itu tiada Namun .......... Saat keindahan itiu tiba Matahari pun seakan tersenyum padaku Keindahan senyum seorang wanita wanita yang menjadi obat dikala sang pria sakit wanita yang tegar dalam menjalani kehidupan Wanita sejati pendamping sang pria Wanita yang mengabdikan dirinya untuk agama Ya Allah ......... Aku telah mengaguminya melebihi rasa kagumku pada ciptaan-Mu Aku sadar .......... Ini kesalahan, ini kekhilafan hamba sebagai hamba yang lalai Ya Allah kini aku mencoba kembali berlari mengejar cahya - Mu Kembali mengingat sermua kebesaran-Mu Ya Allah ampuni aku ...... Ingin kuhilangkan dan kubunuh perasaan ini Namun ........ kembali aku teringat akan kekuasan - Mu Perasaan itu adalah anugerah dari Mu Yang Engkau berikan pada seluruh ummat-Mu Lantas ...... Siapakah diri ini ? Aku pun adalah ummat-Mu Yang tak kuasa menghilangkan perasaan itu Yang tak berdaya melawan perasaan itu Hanya cahya-Mu lah tempat aku berlindung Dari ...... Tipu daya perasaan itu Ya Allah jagalah aku Apabila senyum indah itu memang untuk ku Jagalah senyum itu Sampai tiba saatnya Untuk aku mendapatkanya Namun ........ pabila senyum itu memang bukan untuk ku Hapuskan dia dari dalam ingatan ku Agar aku lebih Ikhlas dalam menapaki jalan-Mu Aku tak ingin kekagumanku Pada wajah dan senyum itu membutakan hati dan jiwaku Sehingga aku tersesat dalam kenikmatan dunia yang penuh dengan fatamorgana belaka Dan hanya sekejap mata ini "Untuk seseorang yang terukir dalam lautan jiwa nurani" (Akbar) |
|
||||||
|
|
|
|
||||||
Copy 2005
Iqbal
KIRSmart