Halaman Depan

Artikel

Karya Lain

Anggota

Buletin

Mail


  Bangkitnya sebiah negara bukan karena awalnya sudah menjadi negara yang maju, melainkan membutuhkan proses. dan membutuhkan kesalahan beberapa kali yang akan menjadi pelajaran dalam pembangunan selanjutnya. dan tidak ada kata gagal di dalam berusaha, yang ada adalah proses, karena kegagalan merupakan proses'Yohan' jadi tidak ada alasan untuk tidak melakukan sekarang juga, karena jika mau melakukan maka akan menemukan keberhasilan, dengan melewati kegagalan demi kegagalan atau disebut proses dan akan mengantarkan ke keberhasilan  


Menu Utama

Halaman Depan

Artikel

Karya Lain

Anggota

Buletin

Mail


Kilas Foto

 

Ekspresi siswa setelah keluar dari ruangan dua tujuh setelah melaksanakan Serah Terima Jabatan, dengan cara yang secepat-cepatnya dan dengan peralatan yang sangat sederjana


 

 

 

 

 

 

 

 

Samsung Jadikan Korea Negara Terdepan


20 Mei 1910, Jepang secara resmi menjadikan Korea sebagai salah satu negara jajahannya, penjajahan yang berlangsung selama 35 tahun ini memberikan pengaruh besar terhadap perkembangan negara Korea, walaupun Jepang melakukan represi militer yang keras sehingga menimbulkan korban jiwa pada pihak Korea, sebagian besar rakyak Korea juga dijadikan sebagai pekerja paksa oleh tentara Jepang, tidak hanya itu, tentara Jepang juga melakukan pelecehan terhadap puluhan ribu perempuan Korea, disamping itu semua, penjajahan selama 35 tahun ini telah memunculkan priode modernisasi pada penduduk Korea, termasuk pertumbuhan kota, perdagangan, industri, serta media masa, seperti radio, dan bioskop. Dalam penjajahan ini, Jepang ikut mendorong pembangunan industri di Korea. Ketika Jepang menyerah kepada sekutu pada tahun 1945, Korea menjadi negara paling modern yang kedua setelah Jepang.

Di Korea ada sebuah kata, atau tepatnya julukan yang sangat penting dalam kemajuan teknologi Korea, kata tersebut adalah Chaebol, chaebol Korea adalah kelompok bisnis yang terdiri dari perusahaan-perusahaan besar yang dimiliki, dan dokelola oleh para anggota keluarga atau famili dalam berbagai area bisnis yang terdifersipikasi luas. Dari 15 chaebol terbesar, empat peringkat teratas diisi oleh Samsung, LG, Hyundai, dan SK, keempat chaebol ini di juluki dengan panggilan Big Four, dengan total anak cabang dari keempatnya sebanyak 181 perusahaan, keempat chaebol tersebut dijadikan sebagai chaebol yang memiliki papan teratas karena keempat chaebol ini memiliki pendapatan yang lebih tinggi dibandingkan dengan perusahaan-perusahaan lainnya, dan juga karena telah mampu melewati kerisis yang pernah terjadi di Korea, sebagai pembuktian pendapatan mereka dapat di kaji dari pendapatan Samsung sebesar 80 Milyar Dolar AS, LG menghasilkan 49,2 Milyar, kemudian Hyundai mendapatkan 47,6 Milyar, dan SK mampu mendapat 28 Milyar Dolar AS, dari penghasilan mereka, dapat terbayang bagai mana besarnya perusahaan yang mereka miliki, dan tekhnik yang mereka lakukan cukup luar biasa sehingga mampu melewati krisi ekonomi di Korea beberapa tahun lalu.

Pada krisi lalu ada banyak chaebol yang mau tidak mau harus berguguran, tetapi sebenarnya keguguran chaebol ini adalah merupakan salah mereka sendiri, karena mereka tidak menghiruakan perintah dari pemerintah Korea, saat itu pemerintah Korea pernah mengeluarkan perintah kepada semua chaebol di Korea, pemerintah Korea memberi perintah agar semua chaebol kembali ke care bisnis mereka masing-masing, atau segera melakukan relection and concentrate, dan tidak melakukan difersifikasi yang melebar, contoh chaebol yang harus gugur pada krisis kremarin adalah KIA, dan Daewo, namun tidak semua chaebol bernasip seperti KIA dan Daewo, contohnya Samsung, sampai saat ini samsung masih tetap memimpin tempat teratas dari seluruh chaebol, dan masih tetap berjalan seperti tidak ditempa suatu krisis, dan dari perkembangan chaebol Samsung ini, kita dapat melihat bagaimana perkembangan teknologi di Korea.

Pilihan produk Samsung diawal pertumbuhannya di tahun 1970-an sangat tepat, yaitu elektronic consumer goods, dengan arah eksport driven industrialization, barang kebutuhan rumah tangga seperti ini tentu sangat meledak di pasaran, paling tidak dukungan pasar domestik memungkinkan penyerapan produk seperti ini, strategi dasar yang dikengkan untuk mendukung sekenario itu ada tiga macam, yaitu :

1) Pengembangan teknologi secara cepat. 2) Proses integrasi vertikal. 3) Membangun fasilitas produksi sekala besar, strategi pertama dilaksanakan untuk meningkatkan daya saing produk di pasar internasional dan pasar nasional, kemudian strategi kedua dengan usaha pembangunan pabrik secara integral ke bagian pusat yang memungkinkan munculnya kemandirian pada perusahaan tersebut, dan strategi ketiga dijalankan dalam rangka pertimbangan economic of scale. Ketiga strategi ini ditempel di ruang pameran pabrik pameran milik Samsung di Suwon, yang merupakan kota satelit di sekitar Seoul. Sebagai langkah implementasi dari stategi di atas maka lima tahap transpormasi industri dan alih teknologi di kembangkan Samsung, yaitu 1) penguasaan tekhnik perakitan sederhana dari CDK ( Complete Knock Down ) yang di impor dari mitra join-venture, 2) Modifikasi CDK yang di impor dengan memasukan beberapa bagian komponen dari pihak ketiga pilihan Samsung, 3) Desain produk baru melalui reverse egineering tanpa memperoleh bantuan langsung pihak lain, 4) Desain produk maju melalui reverse egineering dengan inovasi, 5) Meningkatkan kompetensi melalui inovasi produk dan proses, semua tahap diatas memiliki satu kata kunci yaitu imitasi, karena mengandalkan pendapatan alih teknologi informasi dengan cara ini.

Dengan strategi transpormasi industri, produk awal yang di kembangkan oleh chaebol Samsung adalah Televisi Hitam Putih, pada tahun 1971 yang merupakan produk dengan teknologi yang tengah menurun ( Declining Stagel ) pada saat itu, yang intriduksinya tertinggal 40 tahun jika dibandingkan dengan negara maju, negara incaran Samsung saat itu adalah negara di Asia tengah atau Amerika. Dan pasar Amerika sasarannya adalah pelajar Asia yang relatif tidak mampu untuk membeli televisi berwarna. Setelah sukses dengan telivisi hitam putih, Samsung mengembangkan radio kaset pada tahun 1974 yang introduksinya terpaut 10 tahun dengan negara maju ( Maturing Stage ), Pada tahun yang sama Samsung melepas produk lemari es yang secara teknologi tertinggal 44 tahun jika dibandingkan dengan negara maju, secara konsisten tahap transpormasi ini ditapaki, baru pada tahun 1992 Samsung mengeluarkan produk 64 M DRAM, yang secara teknologi sama dengan negara maju ( Introductory Stage ). Semenjak itu prosuk Samsung yang berada dalam tahap transpormasi industri ke 5 yang secara teknologi tak berjarak dengan negara maju mulai bermunculan, seperti 256 M DRAM pada tahun 1994, kemudian disusul oleh DVD yang di pasarkan pada tahun 1995, penemuan DVD ini disusul lagi oleh munculnya CDMA PCS pada tahun 1996, dan dilanjutkan dengan 1 G DRAM pada tahun yang sama, dan masih banyak lagi. Dari produk-produk yang dikembangkan itu, terlihat bahwa tekanan dalam keunggulan kompetensi Samsung untuk pasar eksport meningkat secara substansial. Pada tahun 1970-an daya saing produk Samsung terutama didasarkan pada faktor biaya, dan harga produk yang murah, karena barang yang di eksport terutama adalah original equipment manufacture ( OEM ). Pada tahun 1980-an penekanan daya saing berubah dari faktor biaya dan harga murah menjadi kualitas, dimana pada masa itu eksport utama Samsung adalah barang manufaktur dengan desain sendiri, sedangkan pada tahun 1990-an kekuatan keunggulan kompetensi Samsung semakin meningkat, dan didasarkan pada faktor teknologi dengan mengeksport bukan saja produk hasil desain sendiri, tetapi juga own-brand name. Pada titik inilah Samsung berada pada titik tertinggi dalam seluruh tahap tranformasi mereka. Dan sejak itulah Samsung mulai menjadi chaebol yang menduduki tingkat tertinggi dibandingkan dengan chaebol-chaebol yang pernah ada sebelum dan sesudah Samsung. Dari penjelasan ini semua tercermin sistem pembentukan produk-produk di Korea, sehingga saat ini mereka berhasil menguasai pasar barang-barang teknologi terdepan, oleh sebab itu tidak heran jika mereka tetap menjadi negara yang maju di bidang teknologi.(Iqbal)
 


 


Baca

Arti Kebudayaan

Antara Tsunami, dan Islam

Jarum Indikator Pencemaran Air

Samsung Jadikan Korea Negara Terdepan

Metode Telur Sapi

Penjelajah Tata Surya

Penyakit Yang Terlupakan

Senjata Pamungkas 14 Abad Silam

Tertawailah Anekdot


 




Copy 2005

Iqbal

KIRSmart

Hosted by www.Geocities.ws

1