|
||||||||
Menu Utama Kilas Foto Data diri ketua KIRSmart angkatan 3:
Nama : Akbar Purnomo
|
Senjata Pamungkas 14 Abad Silam Jika kita mendengar istilah senjata, sepintas pikiran kita akan tertuju pada dunia kekerasan, jaringan terorisme, sampai pertikaian antar “gank” mafia. Dalam hal ini, sebagian masyarakat kita telah terbawa opini umum bahwa penggunaan senjata akan memberikan efek yang buruk. Contohnya, bom atom yang dijatuhkan oleh tentara sekutu di kota Hiroshima dan Nagasaki. Bom itu telah meluluh lantakan kedua kota tersebut, sehingga kehidupan masyarakat jepang menjadi hancur. Atau contoh lainnya, rudal dari tank-tank Israel yang mereka gunakan untuk membantai saudara-saudara kita muslim palestina. Nah !, dari contoh diatas udah kebayang kan gimana buruknya efek yang dihasilkan oleh penggunaan senjata. Tapi enggak semua senjata bersifat destruktif lho !, ada 2 buah senjata yang “gak” akan ngerusak si pemakainya. Ataupun menghancurkan lingkungan sekitarnya. Justru kalau kita “ngegunain” senjata ini kehidupan kita akan semakin maju. Dan tentunya akan mendapatkan keridhoan Allah (amin). Senjata ini udah diciptain semenjak 14 abad silam (wah tua buanget !), tapi keampuhannya enggak diragukan lagi deh. Terbukti dengan kejayaan Khilafah Islamiyah yang saat itu berhasil menguasai hampir 1/3 dunia. Pada saat itu Negara Khilafah menggunakan senjata ini untuk dijadikan sebagai landasan kehidupan. Pantes dong kalau islam berjaya saat itu, wong senjatanya aja ampuh (keris kali ampuh !). Walaupun usianya udah usang tapi senjata ini tetep asyik (eh, sorry maksudnya tetep ampuh). Jadi senjata ini enggak membutuhkan perbaikan-perbaikan atau modifikasi lain layaknya senjata yang ada. By the way, senjata apakah gerangan yang keampuhannya melebihi semua senjata yang ada ?. (Ehm, kayaknya udah pada tau nih senjata yang dimaksud !). Yup, dialah Al-quran dan Sunnah, dua buah senjata milik ummat islam. Allah S.W.T dan Rosulnya sengaja memberi kita senjata ini agar kita senantiasa berjaya dimuka bumi. Agar Islam senantiasa menjadi sebuah peradaban gemilang seperti pada zaman Rosullulah dahuulu. Tapi masalahnya sekarang, kenapa ummat islam saat ini seperti ogah untuk menggunakannya ?. Padahal nih !, ummat islam diperintahkan langsung oleh Allah S.W.T untuk senantiasa berpegang teguh pada tuntunan Al-quran dan Sunnah. Tapi kenyataannya ummat islam tetap saja enggan untuk menggunakan Al-quran dan Sunnah sebagai landasan hidup. Akibatnya, kini ummat islam seperti orang sakit yang tak kunjung sembuh. Islam pun semakin terpuruk dan kehilangan kewibawaannya. Padahal ummat Islam adalah ummat yang terbaik diantara seluruh ummat tapi kok mau sih dijajah sama bangsa barat (waduh, heran deh !). Obatnya apa sih , agar ummat islam kembali sembuh ?. Jawabannya cuma satu yaitu ; terapkan Al-quran dan sunnah secara kaffah sebagai ideologi ummat. Karena semua kesengsaraan yang menimpa ummat muslim dikarenakan mereka menggunakan senjata (baca :ideologi) yang berasal dari manusia. Dan mencampakkan islam dengan penuh kesombongan. Contohnya, di Negara kita banyak banget penderitaan yang terjadi pada rakyat dan tidak kunjung membaik. Hal ini dikarenakan masyarakat kita telah menganut ideologi kapitalis yang hanya memikirkan kepentingan pribadi tanpa menghiraukan penderitaan orang lain. Ada beberapa hal yang menyebabkan islam tidak diterapkan sebagai ideologi. Diantaranya adalah, pemahaman ummat tentang islam yang kian hari kian merosot. Pemikiran ummat islam telah dijejali dengan ide-ide kapitalis dan sosialis yang notabene berasal dari barat. Untuk meraih sebuah kebangkitan islam perlu adanya perubahan yang mendasar di segala aspek kehidupan. Selain itu perlu juga adanya kebangkitan pemikiran ummat yang sesuai dengan aturan Allah SWT. Untuk mewujudkan sebuah kebangkitan ummat perlu adanya sebuah pembinaan seperti yang dilakukan oleh Rosulullah as. Hal ini bertujuan agar ideologi-ideologi barat tadi tergantikan oleh ideologi islam (yang setuju angkat tangan, tapi inget jangan terlalu tinggi yach !) Penyebab yang kedua adalah tidak adanya institusi Negara yang menjamin tegaknya Islam secara kaffah. Walaupun Negara menerapkan Islam, itu hanya bersifat parsial dan tidak menyeluruh. Padahal sekali lagi saya katakan bahwa islam harus ditegakkan secara kaffah sesuai dengan tuntunan Al-quran dan Sunnah. Islam juga enggak boleh dicampuradukan dengan system lain. Jadi udah jelas bahwa sistem yang ada saat ini enggak akan bisa membuat Islam kembali agung. Enggak akan bisa ngejamin Al-quran dan Sunnah kembali tegak. Solusi yang paling tepat adalah kembali menegakkan Daulah Khilafah Islamiyah demi melanjutkan kembali kehidupan islam. Agar hukum-hukum Allah dapat kembali menunjukan kewibawaannya. Percaya deh !, Islam hanya bisa tegak dalam naungan Khilafah Islamiyah. Enggak mungkin islam bisa tegak sedangkan negaranya saja berideologi kan kapitalis atau sosialis. Jadi islam hanya bisa tegak secara kaffah, di negara yang berideologikan islam tentunya secara kaffah juga. Hanya Khilafah Islamiyahlah yang memiliki semua itu. Yang jelas kita adalah ummat terbaik yang akan kembali memuliakan Islam. Oleh sebab itu marilah BACK TO AL-QURAN AND SUNNAH WITH KHILAFAH ISLAMIYAH. Allahu Akbar !, Allahu Akbar !, Allahu Akbar ! (Wallahu alam bishowab) (Akbar) |
|
||||||
|
|
|
|
||||||
Copy 2005
Iqbal
KIRSmart