
Frequently Ask Question (FAQ)
Tanya Jawab
Apakah Khasiat dari Herbal Pill itu
sebenarnya ?
Jawaban :
Herbal Pill berkhasiat untuk meningkatkan kekebalan tubuh penderita HIV
Apakah bisa menurunkan kadar / jumlah
virus HIV dalam darah penderita HIV juga?
Jawaban :
Sejauh ini pengujian klinis terhadap penggunaan Herbal Pill dan pengaruhnya dengan kadar
virus dalam darah penderita HIV belum dapat dilakukan di Indonesia. Jadi secara resmi kami
belum dapat menyatakan Herbal Pill dapat menurunkan kadar virus dalam darah. Namun
pengujian khasiat Herbal Pill kepada penderita HIV sudah terbukti dapat meningkatkan
kekebalan tubuh penderita HIV dengan rata-rata peningkatan sebesar 5000% pada 1 bulan
pertama. Serta penurunan kadar virus dalam darah pada pemeriksaan viral load.
Apakah ada efek sampingnya ?
Jawaban :
Tidak ada, dari proses uji praklinis yang telah kami jalani dan dapat kami sampaikan bahwa
pemakaian dalam jumlah besar bahkan hingga 18 kali dari dosis yang kami berikan, masih
tidak akan menciptakan efek samping negativ pada penderita. Karena terbuat dari bahan yang
100% alami, aman bagi tubuh serta tanpa bahan pengawet.
Apakah sudah ada Uji Pra Klinis atau
Uji Klinis terhadap Herbal Pill ?
Jawaban :
Ya, Uji Pra Klinis yang dilakukan untuk Herbal Pill telah dilakukan dengan
Institusi-institusi di Bandung, salah satunya dengan Departemen Farmasi Institut Teknologi
Bandung.
Apakah sudah ada yang pernah memakai
obat ini dan hasilnya bagus ?
Jawaban :
Dari pengujian sebelumnya didapat perbandingan sebagai berikut, jika dari 100 orang
pengguna Herbal Pill maka 80% nya mengalami kenaikan kekebalan tubuh hingga mencapai
5000%. sisa 20 orang mengalami peningkatan kekebalan tubuhnya hingga diatas 100%. Hanya
dalam waktu 1 bulan.
Apakah Kenaikan Kekebalan tubuh itu
terjadi secara permanen atau hanya ketika sedang mengkonsumsi Herbal Pill saja?
Jawaban :
Kenaikan kekebalan tubuh dan rata-rata pasien penderita HIV yang mengkonsumsi Herbal Pill
adalah permanen. Sample kauss yang kami miliki dari pemeriksaan ulang CD4 penderita HIV
setelah 7 bulan mengkonsumsi Herbal Pill adalah tetap. Tidak ada penurunan kekebalan tubuh
yang berarti dari hasil yang telah dicapai selama penggunaan Herbal Pill setelah 7 bulan
yang lalu.
Tidak ada ruam di kulit atau mual atau
muntah-muntah?
Jawaban :
Tidak ada, tidak menciptakan efek samping mual atau muntah.
Bagaimanakah terhadap penderita HIV
yang sudah pada taraf AIDS dan sudah sangat kurus, hingga lumpuh, apakah Herbal Pill aman
digunakan untuk mereka juga ?
Jawaban :
Ya, selama penderita tersebut masih bisa menerima makanan, Herbal Pill boleh dikonsumsi
oleh penderita tersebut.
Bila badannya sudah terasa enak, dan
sudah ada kenaikan CD4, apakah berat badan penderita tersebut juga bisa kembali lagi
normal dan berisi seperti semula ?
Jawaban :
Hampir dari semua penderita HIV/AIDS yang mengkonsumsi Herbal Pill bulan pertama mengalami
kenaikan berat badan. Yang menandakan bahwa sistem metabolisme makanan dalam tubuh juga
turut terjaga dan berjalan dengan baik, sehingga apa yang mereka makan dapat diserap oleh
tubuh dan menjadi sumber energi serta untuk pembentukan sel-sel baru. Karena itu bisa kami
katakan Herbal Pill dapat juga mengembalikan berat badan penderita HIV/AIDS seperti
sebelum digerogoti oleh virus tersebut
Bagaimana dengan penderita yang telah
terkena reaksi opportunistik, apakah harus diadakan penundaan penggunaan Herbal Pill
dahulu, hingga reaksi opportunistiknya tersebut hilang ?
Jawaban :
Tidak perlu, Herbal Pill secara total aman bagi tubuh penderita HIV. karena itu sangat
kami anjurkan penggunaannya bagi penderita HIV pada fase apapun. Kami juga memiliki kasus
serupa ketika seorang penderita HIV juga menderita Hepatitis C dan TBC paru-paru. Dari
hasil penggunaan selama 1 bulan penuh, dokter pribadi dari penderita HIV tersebut,
menyatakan bahwa penderita HIV tersebut negatif dari TBC paru-paru. dalam waktu 1 bulan
bersamaan ketika pengobatan HIVnya sedang berlangsung.
Apakah Herbal Pill juga aman bagi
penderita Hepatitis C? seperti kita ketahui dari seluruh jumlah penderita HIV, 80% nya
juga menderita hepatitis C. sehingga hal tersebut menyulitkan bagi dokter untuk menuliskan
resep obat mana yang perlu untuk diberikan dahulu (apakah pengobatan hepatitis C nya
dahulu atau pengobatan terhadap HIV nya) ?
Jawaban :
Ya, Herbal Pill tetap aman bagi penderita HIV/AIDS yang juga menderita Hepatitis C pada
waktu yang bersamaan memang sulit bagi dokter bila dihadapkan pada penderita yang mengidap
HIV dan Hepatitis C. karena obat yang sekarang umum dipakai untuk penderita HIV sangat
keras bagi hati dan ginjal. hingga tidak jarang penderita HIV meninggal karena Hepatitis
nya sudah sampai tahap Xerosis, bukan meninggal karena HIVnya. Tetapi berbeda dengan
pemakaian Herbal Pill , Herbal Pill dapat menjaga da menurunkan tingkat kerusakan hati,
akibat pemakaian terlalu banyak obat-obatan keras.
Apakah ada pengaruhnya bila orang yang
hendak mengkonsumsi Herbal Pill tersebut masih sedang mengkonsumsi obat HIV lainnya
seperti ARV?
Jawaban :
Sejauh ini tidak ada efek samping pada penderita HIV yang juga mengkonsumsi ARV bersamaan
dengan Herbal Pill. Dari Contoh kasus yang kami miliki dari 2 jenis penderita HIV yaitu A)
mengkonsumsi ARV B) pernah mengkonsumsi ARV, pada seluruh penderita tersebut tidak muncul
efek samping negatif dari digunakannya Herbal Pill bersama-sama dengan ARV. Tidak seperti
yang dipikirkan atau diduga orang sebelumnya. |