pita.gif (18237 bytes)     

home1.gif (2639 bytes)diagnosis.gif (2704 bytes)herbalm.gif (2680 bytes)herbalp.gif (2642 bytes)ask.gif (2744 bytes)kontak.gif (2671 bytes)aids.gif (2742 bytes)

World Reality
Sampai saat ini belum ada obat untuk mengobati penyakit AIDS (Temuan terakhir menurut data dari WHO adalah dalam rupa vaksin) namun tidak diberikan pada orang sakit melainkan kepad aorang yang masih sehat. Hasil dari temuan vaksin HIV ini masih belum menggembirakan. Kita masih ragu untuk memberikan vaksin HIV kepada orang / pasien sehat, karena takut dengan kemungkinan apabila recipient vaksin HIV tersebut dalam kondisi lemah, gagal menciptakan sistem imun untuk melakukan perlawanan balik terhadap vaksin. Yang malah akan menyebabkan orang tersebut terkena HIV.

Pengobatan adalah dengan obat anti retroviral atau yang disebut dengan ARV. namun obat ini juga hanya berfungsi untuk menahan laju pertumbuhan virus, kekebalan tubuh penderita juga tidak meningkat dengan cepat. banyak kasus pengguna ARV diiringi dengan timbulnya side effect karena jenis obat ini terlalu keras maka pada kasus HIV dengan Hepatitis biasanya dokter akan menolak untuk memberikan pasien obat jenis ARV dikarenakan akan mempengaruhi percepatan perusakan organ hati dan ginjal.

secret from
the ancients
   Javanesse
 kingdoms
"Dare to believe, that our country Indonesia, is holding a very deep secret of a powerful traditional medication for centuries"
"Our body is part of the living nature and Herbal medicine is the best fit to human body"
Opportunity
Belum ada obat untuk mengobati HIV / AIDS sampai saat ini
Belum ada obat HIV /AIDS yang ditawarkan tanpa effek samping
Menurut penelitian Allensbach Institute di jerman, nilai sediaan herbal pada apotik-apotik sudah mencapai 30% dari total nilai penjualan obat bebas.Dan sediaan herbal sudah termasuk dalam 2000 jenis obat yang banyak ditulis dalam resep dokter di jerman juga sudah masuk dalam daftar asuransi kesehatan. Dari data tahun 1989 tercatat bahwa 58% penduduk jerman sudah menggunakan sediaan herbal.
WHO memperkirakan 4 Milyard penduduk dunia 80% nya menggunakan obat- obatan yang berasal dari bahan tanaman (data Ferbruari 2003)
A New Hope
"Ketahuilah keanekaragaman hayati
Indonesia adalah yang terbesar di dunia"
"Java Herbal Pill, telah melewati beberapa proses penting standar pengobatan tradisional"
  • Uji pra-klinis toksisitas, bekerja sama dengan Departemen Farmasi, Institut Teknologi Bandung
  • Penelitian uji kadar cemaran mikroba, batas kandungan air, dan waktu hancur, juga bekerja sama dengan Departemen Farmasi ITB.
  • Uji klinis mandiri untuk memeriksakan khasiat peningkatan kekebalan tubuh dari 3 orang penderita HIV, bekerjasama dengan Laboratorium Pramita.
  • Teregistrasi dari BPOM, Jakarta Indonesia
  • Memperoleh Ijin Export dari BPOM Jakarta Indonesia.
Java Herbal Pill
herbal3.jpg (7895 bytes) Ramuan Java Herbal Pill produksi PT.Javanessia ini tidak memiliki efek samping negative bagi penggunanya. Penggunaan Java Herbal sampai dengan 500 kali dari dosis yang telah kami tetapkan masih tidak akan memberikan efek samping negative pada tubuh manusia.

Pencapaian peningkatan kekebalan tubuh yang sangat cepat yaitu dalam 20-30 hari sudah dapat dideteksi dengan pengecekan Cd4. Serta pengecekan Viral Load untuk kadar Virus. Penggunaannya tidak harus seumur hidup.

Indonesia adalah negara dengan jumlah penduduk yang terbesar, jumlah penduduk sebesar ini di Indonesia sebenarnya merupakan Market by it self


Copyright@2008

Hosted by www.Geocities.ws

1