Banyak
orang berusaha menyembunyikan atas apa yang menjadi kekurangannya.
Apalagi kalau kekurangan itu dapat dilihat denagn kasat mata, misalnya
penampilan seseorang. Seribu satu cara ditempuh untuk menutupi
kekurangan tersebut dan seribu satu upaya dilakukan untuk menonjolkan
yang baik saja. Tetapi apakah ada manusia sempurna ? Dapatkah kekurangan
yang dimiliki menjadi kekuatan yang bermanfaat ?
Sebagai
seorang konsultan dan trainer dari sebuah lembaga pendidikan, penampilan
menjadi tuntutan pekerjaan. Saat berbicara dihadapan banyak orang dari
ujung rambut sampai ujung kaki menjadi perhatian para hadirin. Tubuh
tinggi semampai, kulit mulus kuning langsat, rambut hitam panjang
terurai, senantiasa dibalut stelan blazer 3 atau minimal 2 pieces untuk
wanita, sedangkan yang pria postur tinggi gagah, langkah tegap dan
potongan rambut rapi tertata, kemeja panjang dan dasi di leher
senantiasa mengisi hari-harinya. Karena tugasnya memberikan pelajaran,
contoh yang benar dan memberikan kiat-kiat jitu, terkadang sosok si
cantik dan si ganteng bisa menjadi obsesi bagi pesertanya. Tetapi nilai
plus dalam penampilan bukan satu-satunya modal untuk mengantar kita pada
sebuah kesuksesan.
Sadari
diri
Sempurna
dan terbaik sudah menjadi tuntutan hidup, entah karena didikan feodal,
entah karena prinsip tidak boleh kalah dari yang lain, membuat kita
ingin selalu tampil sempurna. Tetapi perlu hati-hati, menjadi perfectionist
sah-sah saja, tapi kaau sampai jadi bertopeng, apa malah jadi tidak
merugikan diri sendiri. Ingat di dunia ini tidak ada manusia yang
sempurna.
Kemudahan
Benarkah
yang cantik dan ganteng selalu dapat kemudahan ? Dan acapkali mendapat
prioritas ? Terkadang memang ya, tetapi terkadang bersifat menguji. Bisa
bahaya kalau ternyata cantik-cantik tapi telmi (telat mikir) atau
ganteng-ganteng tapi kasar. Penilaian seperti ini timbul biasa disertai
harapan lebih dari biasanya, mengingat orang tersebut memiliki kelebihan
yang menonjol.
Perlengkapi
diri
Menemukan
kekurangan dalam diri, bukan musibah. Tina, seorang distributor service
memiliki kekurangan tidak bisa melafalkan huruf R dengan jelas.
Minderkah dia ? Oh, no way ! Profesinya menuntut ia banyak bicara karena
harus memberikan penjelasan kepada tamu atau calon anggota, namun
kesabarannya menutupi kekurangannya. Banyak tamu yang lebih suka
dibimbing dan diberi penjelasan oleh Tina, meski dalam beberapa kalimat
sering tidak terucap jelas. Bahkan banyak distributor yang naik
peringkat dengan cepat, karena bimbingan Tina. Penguasaan terhadap
materi pekerjaan mendorong Tina memiliki nilai tambah, bagi banyak orang
yang telah merasakan bimbingannya.
Hanya
tampak luarnya saja
Kesempurnaan
dari luar tidak menjamin kwalitas isi. Kelebihan seseorang yang tampak
dari luar, biasanya mudah diingat, karena menjadi pusat perhatian.
Contohnya Rini, bagian order entry, tubuhnya yang tinggi semampai
menjadi ciri tersendiri, tetapi banyak distributor yang enggan dilayani
olehnya karena tidak ramah, bahkan ada yang bilang di judes. Meski punya
kelebihan yang menonjol dan mudah diingat tetapi tidak didukung oleh
tutur kata yang lembut membuat Rini, justru mudah diingat karena
kejudesannya. Bukan posturnya yang aduhai.
Belajar
dan gali potensi
Hidung
tidak mancung, tinggi badan pas-pasan, tapi karena hobinya baca buku dan
kemampuan bahasa Inggris-nya excellent, membuat Hendra bagian
operasional sangat disukai teman-teman di kantor. Wawasannya yang luas
membuat ia disukai bos-bos di kantor mengajaknya bertukar pikiran, dan
seringkali ia ditunjuk oleh manajemen sebagai interpreter bila ada tamu
asing datang berkunjung ke kantor. Yang lebih mengherankan ia tidak
pernah menolak ajakan bos bagian marketing mengajaknya presentasi.
Operasional tidak ada hubungannya dengan presentasi, apalagi inerpreter.
Namun Hendra sangat menyadari akan potensi dirinya yang membuat ia
selalu menjadi buah bibir karena kecakapannya di segala bidang.
Sikap
profesional
Ramah
dan santun kepada siapa saja membuat kita disukai banyak orang. Memberi
yang terbaik kepada pekerjaan membuat kita memiliki nilai tambah, bukan
hanya di mata atasan, tetapi juga ada kepuasan terhadap diri sendiri.
Mudah menyesuaikan diri dalam menjalin hubungan dengan orang lain sangat
penting, sebab siapa anda terpancar dari kepribadian anda. Pentingnya
berpenampilan rapi dan bersahaja membuat anda bisa dihormati orang lain
dan menghargai diri sendiri. Jadi yang perlu dihormati bukan cuma orang
yang tebal dompet saja atau bos anda, sebab dengan menjaga penampilan
adalah investasi berharga yang memberi imej pada diri Anda.
q
Majalah Mitra Sukses - Edisi 06 Tahun 2003.