APA kunci keberhasilan hidup? Salah satunya berpikir positif. Ya, berpikir positif membuat Anda maju dan sukses. Dengan pikiran yang positif Anda dapat menjalani segala sesuatu tanpa terbebani oleh seribu pikiran buruk. Anda juga terhindar dari perasaan takut gagal.
Berpikir positif juga menyehatkan. Donald C. Cole, MD, peneliti senior pada Institute for Work and Health di Toronto, menyatakan berpikir positif membantu kesembuhan seseorang, bahkan yang terkena penyakit kronis. Ini bukan omong kosong klise belaka. Salah satu alasannya, karena itu memberi perasaan memiliki kendali atas kesehatan tubuh dan masa depan Anda, jelas psikolog klinis Elizabeth Carl, PhD.
Nah, kalau Anda merasa belum berpikiran positif, mulai sekarang belajarlah untuk berpikir positif. Caranya, ikuti kiat ini :
Bangkitkan motivasi.
Membangkitkan motivasi diri yang kuat dan menambah wawasan yang memperkuat berpikir positif merupakan langkah penting. Pengukuran "kualitatif" motivasi dapat dilakukan dengan memberikan pemisalan negative case jika suatu tujuan tak tercapai. Misalnya, renungkanlah kemungkinan jika Anda tak diterima kerja? Dari jawaban Anda, Anda dapat memprediksi dan merasakan seberapa kuat motivasi Anda untuk diterima kerja.
Yakinkan bisa.
Kelemahan motivasi acap disebabkan oleh pikiran negatif tentang kemampuan diri sendiri, atau tentang mekanisme gerak kehidupan. Cobalah untuk membangkitkan konsep diri positif pada diri Anda. "Jika saya berpikir bahwa saya bisa, maka saya bisa." Katakan setiap ingin melakukan apapun. Yakinkan bahwa Anda bisa. Jika saat ini gagal, berusahalah terus-menerus tanpa kenal lelah. Percayalah, sugesti dari dalam diri dapat membantu Anda mempercepat mencapai proses yang Anda harapkan.
Jangan menyerah.
Jauhkan paham fatalisme yang menyerah pada nasib. Ini punya pengaruh kuat dalam diri Anda untuk membenarkan kegagalan. Menyandarkan kesalahan atau kelemahan pada takdir, yang pengejawantahannya seperti dalam pernyataan bahwa "Saya pada dasarnya bodoh", misalnya, merupakan sumber negative thinking yang signifikan. Anda harus memeranginya, jika ide tersebut ada pada diri Anda.
Pandang kebaikan.
Pandanglah sesuatu dari sisi baiknya. Karena berpikir positif adalah memandang segala sesuatu dari sisi pandang kebaikannya. Orang yang berpikir positif akan memandang keterbatasan kemampuannya pada suatu saat. Bukan sebagai suatu "kebodohan yang menimbulkan berbagai kesialan", tapi memandangnya sebagai suatu tantangan yang amat nikmat untuk diatasi. Orang yang berpikir positif akan memandang perjuangan dan harapan. Orang yang berpikir positif akan memandang keterbatasan ekonominya sebagai suatu sarana untuk hidup sederhana. Dan dengan kesederhanaan ini ia akan mencapai
kebahagiaan.
Semua orang yang berusaha meningkatkan diri dan ilmu pengetahuannya pasti tahu bahwa hidup akan lebih mudah dijalani bila kita selalu berpikir positif. Tapi, bagaimana melatih diri supaya pikiran positiflah yang 'beredar' di kepala kita, tak banyak yang tahu. Oleh karena itu, sebaiknya kita kenali saja dulu ciri-ciri orang yang berpikir positif dan mulai mencoba meniru jalan pikirannya.
|
1. |
Melihat masalah sebagai tantangan
Bandingkan dengan orang yang melihat masalah sebagai cobaan hidup yang terlalu berat dan bikin hidupnya jadi paling sengsara sedunia. |
|
2. |
Menikmati hidupnya
Pemikiran positif akan membuat seseorang menerima keadaannya dengan besar hati, meski tak berarti ia tak berusaha untuk mencapai hidup yang lebih baik. |
|
3. |
Pikiran terbuka untuk menerima saran dan ide
Karena dengan begitu, boleh jadi ada hal-hal baru yang akan membuat segala sesuatu lebih baik. |
|
4. |
Mengenyahkan pikiran negatif segera setelah pikiran itu terlintas di benak
'Memelihara' pikiran negatif lama-lama bisa diibaratkan membangunkan singa tidur. Sebetulnya tidak apa-apa, ternyata malah bisa menimbulkan masalah. |
|
5. |
Mensyukuri apa yang dimilikinya
Dan bukannya berkeluh-kesah tentang apa-apa yang tidak dipunyainya |
|
6. |
Tidak mendengarkan gosip yang tak menentu
Sudah pasti, gosip berkawan baik dengan pikiran negatif. Karena itu, mendengarkan omongan yang tak ada juntrungnya adalah perilaku yang dijauhi si pemikir positif. |
|
7. |
Tidak bikin alasan, tapi langsung bikin tindakan
Pernah dengar pelesetan NATO (No Action, Talk Only), kan? Nah, mereka ini jelas bukan penganutnya. |
|
8. |
Menggunakan bahasa positif
Maksudnya, kalimat-kalimat yang bernadakan optimisme, seperti "Masalah itu pasti akan terselesaikan," dan "Dia memang berbakat." |
|
9. |
Menggunakan bahasa tubuh yang positif
Di antaranya adalah senyum, berjalan dengan langkah tegap, dan gerakan tangan yang ekspresif, atau anggukan. Mereka juga berbicara dengan intonasi yang bersahabat, antusias, dan 'hidup'. |
|
10. |
Peduli pada citra diri
Itu sebabnya, mereka berusaha tampil baik. Bukan hanya di luar, tapi juga di dalam. |
q
Dari berbagai sumber.