Skip navigation

Peristiwa Hijrah Ke Habasyah

Hijrah Ke Habasyah

Manuskrip tahun 1314 yang menggambarkan Hijrah Pertama

Ketika tekanan terhadap islam meningkat di Makkah, Nabi Muhammad Saw. memerintahkan sekelompok sahabatnya untuk hijrah ke Habasyah yang sekarang dikenal dengan Ethiopia. Sementara, kaum kafir Quraisy berusaha membuntuti rombongan ini guna menggagalkan misi tersebut. Para sahabat Nabi Muhammad Saw. yang melakukan hijrah ke Habasyah disebut kaum Muhajirin. Hijrah ke Habasyah ini merupakan hijrah yang pertama dalam sejarah islam. Habasyah merupakan negeri yang damai, meskipun memiliki keyakinan yang berbeda dengan kaum muslimin. Oleh karena itu Rasulullah Saw. memerintahkan para sahabatnya untuk hijrah ke Habasyah. Hijrah ke Habasyah terjadi dalam 2 tahap Yaitu:

1. Hijrah ke Habasyah Tahap Pertama

Kaum muslimin yang hijrah berangkat dari kota Makkah dengan diam-diam dan sembunyi-sembunyi tanpa diketahui oleh kaum kafir Quraisy. Rombongan hijrah ke Habasyah tahap pertama ini dipimpin oleh Utsman bin Affan. Terjadi pada bulan Rajab tahun ke-5 kenabian. Rombongan tersebut terdiri dari 10 orang pria dan 5 orang wanita. adapun diantara yang ikut hijrah pada tahap awal ini adalah: 

  1. Utsman bin Affan
  2. Ruqayyah (istri Ustman bin Affan, putri Nabi Muhammad Saw.)
  3. Abu Hudzaifah (https://id.wikipedia.org/wiki/Abu_Hudzaifah_bin_Utbah)
  4. Sahlah binti Suhail bin Amr (istri Abu Hudzaifah)
  5. Zubair bin Awwam (https://id.wikipedia.org/wiki/Zubair_bin_Awwam)
  6. Mush'ab bin Umair (https://id.wikipedia.org/wiki/Mush%27ab_bin_Umair)
  7. Abu salamah (https://id.wikipedia.org/wiki/Abu_Salamah_bin_Abdul_Asad)
  8. Ummu Salamah binti Abu Umaiyyah (istri Abu Salamah)
  9. Utsman bin Mazh'un (https://id.wikipedia.org/wiki/Utsman_bin_Mazh%27un)
  10. Abdurrahman bin Auf (https://id.wikipedia.org/wiki/Abdurrahman_bin_Auf)

Dalam referensi lain menyebutkan 12 laki-laki dan 4 wanita (https://archive.org/details/sirahnabawiyah_201911/page/n129/mode/2up?view=theater

Jalur 1

Adapun rute yang diambil pada hijrah tahap awal ini mereka berangkat dari Makkah pada malam hari menggunakan unta dan jalan kaki menuju Pelabuhan Shuayba (sekarang dikenal dengan Jeddah). Meski tak aman dari pengejaran kaum kafir Quraisy, tetapi akhirnya mereka berhasil keluar dari jazirah dengan menaiki sebuah perahu yang terapung di Pelabuhan Shuayba. Mereka menyeberangi Laut Merah hingga sampai di Habasyah. Diperkirakan berlabuh di pelabuhan Massawa, tempat Masjid As-Sahaba sekarang berdiri.

sesampainya di Negeri Habasyah, mereka disambut dengan ramah dan penuh persahabatan, Itulah awal mula Islam masuk ke Afrika. Para Muhajirin ditempatkan oleh Raja Habasyah di Negash. Wilayah tersebut terletak di sebelah utara Provinsi Tigray. Negash menjadi pusat penyebaran Islam di negeri tersebut.

Setelah tiga bulan para Muhajirin hidup di Habasyah, mereka mendapat kabar bahwa kaum kafir Quraisy Makkah yang selalu menyiksa mereka telah takluk oleh Nabi Muhammad Saw.. Akhirnya sebagian dari mereka kembali ke Makkah. Namun kabar tersebut  hanyalah kebohongan. Kemudian para Muhajirin kembali lagi ke Habasyah beserta rombongan hijrah yang kedua.

© Rizqon Jazilan MIN 2 Batang

Made with eXeLearning (New Window)