Deru
nafasku berpacu
Lewati dentuman-dentuman mau
Yang tertawa dan menari, lalu
mencekik semuanya
Letih jiwa ini
Lelah bermandi darah bukan peluh
Safir kini tak lagi biru
Kini ia kelabu
Rubi tiada lagi merona
Ia membara, terbakar angkara
Bawalah permata ini menjauh
Bersihkan dari debu-debu dunia
Jangan biarkan ia ternoda
Oleh nanah darah
Lalu biarkan waktu
Yang akan beningkan safir
Biarkan detik
Yang padamkan bara-bara rubi
Dan berharaplah pada hujan
Agar hanyutkan ribuan duri
Yang tertanam dalam tanah ini
Dan mintalah Tuhan
tumbuhkan safir-safir dan butiran
rubi suci
Untuk bumi ini

