Ngarai Neraka
By:
Meri Harlida
Disini, di
tepi ngarai penyesalan ini
Berdesir hamba bertelanjang sukma
Membeku tersapu kabut neraka
Kelu lidah saat Ridwan berkata
'Tiadalah bani menyongsongmu di nirwana'
Pudar segala asa, tatkala malaikat menundung
hamba
'Pergilah! Malik suah rampungkan gubukmu di
neraka!'
T-tidak!
Hamba insan taat ibadah,
Senin-kamis selalu puasa, sebab malu
dijeling tetangga
Sedang di ujung sana, Penjaga Jahannam
menyeringai gembira,
tombak besi beroles darah ia hela
'Wahai kau jiwa hina! Berendamlah dalam
lava,
dengan setan betina kau akan berdansa'
TIDAK!!! Hamba hang tuan penguasa
Tak pantas disentuh panasnya bara
Hamba pun punya pahala berlimpah
Karna selalu bantu sesama tikus pemerintah,
menghisapi hak kaum dhuafa
'DIAM!!!' Malik angkara,
diseret pun hamba, ditendang,
diselamkan dalam lautan magma
Bersama para iblis yang tertawa nista