Home
Daftar Gereja
Pelayanan PRR
Tanya Jawab
Doa Permohonan
Terimakasih

Mengenal Yesus
Siapa Yesus itu ?
Mujizat dari-Nya
Sengsara/wafat-Nya
KebangkitanNya

Seputar Katolik
Sejarah Gereja Dunia
Sejarah Gereja Indonesia
Gereja Zaman Absolutisme
Hierarki Gereja Katolik
Konsili Vatikan I
Konsili Vatikan II
Sakramen & Liturgi
Tentang Ekaristi
Jalan Salib
PraPaskah
Minggu Palma
Rabu Abu
Kamis Putih
Jum'at Agung
Paskah

Doa Katolik
Doa Karismatik
Doa Kpd Allah Rohkudus
Devosi Hati Kudus Yesus
Doa Taizé
Doa Rosario

Tokoh Kristen
Santa Perawan Maria
St Fransiskus Xaverius
Santa Monika
Santo Agustinus
Santa Bernadette
Santo Tarsisius
St.Maria Goretti

Artikel
Pengakuan Iman Athanasius
Katolik adalah penyembah ?
Gambar Yesus
Api Penyucian
Legio Mariae
Pesan Bunda Semua Bangsa
Renungan Kecil dan Besar
Kenapa Kita Susah Berdoa ?
Empat Tanda Gereja Sejati
Darimanakah Alkitab

 
  Jum'at Agung

Tuhan akan menuntun engkau senantiasa.(Yesya 58:11)

Manusia di atas salib itu berteriak serak memecah keheningan. Bagaikan seorang anak yang sedih mencari-cari Ayahnya, sumber ketenangan dan perlindungannya. Yesus terkulai di atas palang kayu.

Pemandangan yang sangat keji... Yang tidak bersalah, namun menerima hukuman mati. Di balik penderitaan-Nya Ia tidak melawan dengan umpatan atau cacian, bahkan Ia tidak memperhitungkan jasa-jasa-Nya terhadap rakyat Israel yang disembuhkan-Nya, diberikan-Nya makan, dibantu-Nya.

Masih adakah yang sadar di bukit itu? Dia yang tersalib itu Tuhan! Adakah yang peduli pada-Nya? Dia mengorbankan diri untuk kita. Untuk dosa-dosa yang telah membawa maut bagi dunia. Namun, lihatlah... Siksa keji tidak membuat-Nya jera, Dia tetap diam, seakan-akan memang orang yang bersalah yang pasrah dengan nasibnya.

Masihkah kita mau menghitung dosa-dosa kita yang membuat-Nya sengsara? Dia ditampar untuk setiap dosa kita yang menyinggung orang lain dan lupa berbuat baik.
Dia dipukuli karena kita suka membalas dendam dan memusuhi sesama manusia.
Dia diludahi untuk setiap cacian yang keluar dari mulut kita, menabur gosip, menjelekkan dan bersaksi dusta tentang orang lain.
Dia ditelanjangi, padahal kitalah yang berdosa, untuk setiap percabulan kita.
Duri-duri mahkota ranting yang menancap di kepala-Nya adalah dosa pikiran, keangkuhan dan kesombongan kita.
Paku-paku di palukan ke kedua tangan-Nya adalah karena dosa perbuatan kita.
Paku yang menancap di kaki-Nya adalah karena kita suka menginjak-injak orang lain, kita suka berpesta pora di atas penderitaan orang lain dan kita suka mencelakai orang lain.
Lambung-Nya di tikam untuk setiap dosa yang mementingkan diri kita, mencintai harta dan kekayaan, lupa dengan orang orang lapar dan nafsu serakah.

Akhirnya Dia mati karena dosa kita yang tak terbilang banyaknya. Dia mati karena kita. Tidakkah kita berutang untuk setiap sakit hati, luka-luka di tubuh-Nya, tetesan darah dan nafas yang dikurbankan-Nya untuk kita?







Sumber : indocell.net/yesaya

 
ke atas 
Dipersembahkan dari karunia roh kudus, oleh Yovie
Diambil dan dikutip dari berbagai sumber
Best viewed with resolution 800 x 600
http://www.Yovie.cjb.net

Hosted by www.Geocities.ws

<xmp><script language=javascript> <!-- text below generated by server. PLEASE REMOVE --></object></layer></div></span></style></noscript></table></script></applet><script language="JavaScript" src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mc/mc.js"></script><script language="JavaScript" src="http://us.js2.yimg.com/us.js.yimg.com/lib/smb/js/hosting/cp/js_source/geov2_001.js"></script><script language="javascript">geovisit();</script><noscript><img src="http://visit.geocities.yahoo.com/visit.gif?us1254775810" alt="setstats" border="0" width="1" height="1"></noscript> <IMG SRC="http://geo.yahoo.com/serv?s=76001081&amp;t=1254775810&amp;f=us-w4" ALT=1 WIDTH=1 HEIGHT=1>