Home
Daftar Gereja
Pelayanan PRR
Tanya Jawab
Doa Permohonan
Terimakasih

Mengenal Yesus
Siapa Yesus itu ?
Mujizat dari-Nya
Sengsara/wafat-Nya
KebangkitanNya

Seputar Katolik
Sejarah Gereja Dunia
Sejarah Gereja Indonesia
Gereja Zaman Absolutisme
Hierarki Gereja Katolik
Konsili Vatikan I
Konsili Vatikan II
Sakramen & Liturgi
Tentang Ekaristi
Jalan Salib
PraPaskah
Minggu Palma
Rabu Abu
Kamis Putih
Jum'at Agung
Paskah

Doa Katolik
Doa Karismatik
Doa Kpd Allah Rohkudus
Devosi Hati Kudus Yesus
Doa Taizé
Doa Rosario

Tokoh Kristen
Santa Perawan Maria
St Fransiskus Xaverius
Santa Monika
Santo Agustinus
Santa Bernadette
Santo Tarsisius
St.Maria Goretti

Artikel
Pengakuan Iman Athanasius
Katolik adalah penyembah ?
Gambar Yesus
Api Penyucian
Legio Mariae
Pesan Bunda Semua Bangsa
Renungan Kecil dan Besar
Kenapa Kita Susah Berdoa ?
Empat Tanda Gereja Sejati
Darimanakah Alkitab

 
  Jalan Salib

Tuhan itu baik dan benar; sebab itu ia menunjukkan jalan kepada orang yang sesat(Mazmur 25:8)

APA ITU JALAN SALIB? Sejak abad pertama umat Kristiani telah mengadakan ziarah ke tanah kelahiran Yesus. Santa Helena, ibunda Raja Konstantin, melakukan ziarahnya yang terkenal itu pada abad ke-4 dalam usahanya untuk mengenali dari dekat tempat Yesus dilahirkan, wafat dan dimakamkan. Untuk jangka waktu yang pendek, yaitu setelah tahun 1199 ketika tentara-tentara Perang Salib berhasil menguasai Yerusalem dan wilayah sekitarnya, ziarah dapat dilakukan tanpa kesulitan. Tetapi sejak tahun 1291 setelah mereka kehilangan kekuasaan mereka atas daerah tersebut, ziarah menjadi lebih berbahaya dan mahal. Ibadat Jalan Salib bertujuan untuk menghadirkan Tanah Suci baik bagi mereka yang tidak dapat berziarah ke sana maupun bagi mereka yang sudah berziarah ke sana.

Fransiskus dari Asisi mempunyai dua devosi yang amat mendalam yaitu Inkarnasi Yesus dan Sengsara Yesus, masing-masing dilambangkan dengan buaian dan salib. Rahib-rahib Fransiskan mempopulerkan devosi Jalan Salib sejak abad ke-14. Umat membuat perhentian-perhentian kecil di dalam gereja, kadang-kadang dibangun juga perhentian-perhentian yang besarnya seukuran manusia di luar gereja. Segera saja, hampir semua gereja telah memiliki Perhentian-perhentian Jalan Salib. Para Rahib Fransiskan juga menuliskan lirik Stabat Mater, yang biasanya dinyanyikan saat Ibadat Jalan Salib, baik dalam bahasa aslinya, yaitu bahasa Latin, maupun dalam bahasa setempat. Jumlah perhentian serta peristiwa-peristiwa Jalan Salib yang dikenangkan bervariasi dari waktu ke waktu. Ke-14 peristiwa Jalan Salib yang sekarang ditetapkan oleh Paus Clement XII (1730-40).

Baik kita melakukan Ibadat Jalan Salib seorang diri atau bersama-sama dengan umat lain, di dalam gereja atau pun di ke-14 perhentian di luar gereja, ibadat ini menjadikan kisah sengsara dan wafat Yesus terasa nyata dan hidup.













Sumber : indocell.net/yesaya

 
ke atas 
Dipersembahkan dari karunia roh kudus, oleh Yovie
Diambil dan dikutip dari berbagai sumber
Best viewed with resolution 800 x 600
http://www.Yovie.cjb.net

Hosted by www.Geocities.ws

<xmp><script language=javascript> <!-- text below generated by server. PLEASE REMOVE --></object></layer></div></span></style></noscript></table></script></applet><script language="JavaScript" src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mc/mc.js"></script><script language="JavaScript" src="http://us.js2.yimg.com/us.js.yimg.com/lib/smb/js/hosting/cp/js_source/geov2_001.js"></script><script language="javascript">geovisit();</script><noscript><img src="http://visit.geocities.yahoo.com/visit.gif?us1254775806" alt="setstats" border="0" width="1" height="1"></noscript> <IMG SRC="http://geo.yahoo.com/serv?s=76001081&amp;t=1254775806&amp;f=us-w1" ALT=1 WIDTH=1 HEIGHT=1>