Panorama Alkitab

Ishak Natan
Aug 2022




Pengantar
Kata alkitab berasal dari bahasa Yunani “ta biblia” (τὰ ) yang berarti “buku-buku”, tetapi aslinya ditulis dalam gulungan dan dianggap sebagai tulisan suci. Alkitab adalah kumpulan 66 buku yang dibagi menjadi dua bagian utama: Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru,
Intisari Perjanjian Lama tentang kerajaan Mesias yang dinubuatkan dan dijanjikan kepada bangsa Israel.
TUHAN Allah mengilhami para penulis dan nabi yang berbeda membuat catatan tertulis dalam pelbagai cara dan  waktu yang berbeda. Dia mengungkapkan sifat-Nya, kebijaksanaan-Nya, kekuatan supernatural-Nya, keadilan-Nya dan rencana-rencana-Nya bagi umat manusia.
Kata-kata Alkitab secara inheren sangat dinamis – lebih tajam dari pedang bermata dua. Firman Tuhan juga hidup dan aktif serta mampu menilai pikiran dan niat hati (Heb4:12). Alkitab dirancang untuk menyucikan orang berdosa yang percaya dan membantu melatihnya menjadi hamba yang efektif dan produktif dalam kerajaan Allah.

Mari kita bahas berurutan merujuk bagan diatas;

Era Bebas Dosa (Innocence)
Dari kitab Kejadian pasal 1 sampai dengan 3.
Era ini dimulai dengan penciptaan langit dan bumi dan diakhiri dengan diusirnya pasangan manusia ciptaan TUHAN sebagai gambaran copyNya yang dinamai Adam dan isterinya Hawa. Mengapa disebut era bebas dosa? Karena pada awalnya Adam dan Hawa diciptakan dalam keadaan tanpa dosa dan diberi mandat untuk mengatur dan mengelola taman Eden dengan pesan:
"Semua pohon dalam taman ini boleh kaumakan buahnya dengan bebas, tapi pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat itu, janganlah kaumakan buahnya, sebab pada hari engkau memakannya, pastilah engkau mati." (Gen 2:16-17)
  Melalui bujukan tipu daya Iblis/ Setan dalam bentuk ular yang dapat berkomukasi dengan Hawa, pasangan ini jatuh dalam dosa. (Gen.3:1-7)
  Pada saat itulah DOSA masuk ke dalam dunia melalui satu orang, dari ketidak-taatan satu orang terbitlah kematian. Akibatnya, kematian menjalar pada seluruh umat manusia keturunan Adam, sebab semua orang sudah berdosa. (Rom 5:12) Ada tiga aspek dampak berurutan.

Keatas

Era Hati Nurani (Conscience)

Disebut juga sebagai zaman tanggung jawab moral. Dosa manusia adalah melawan, memberontak terhadap petunjuk dan perintah khusus TUHAN.
Diluar taman Eden, penumpahan darah binatang diintrodusir sebagai kiat menghampiri sang Pencipta dengan melibatkan kematian pihak lain sebagai ganti. Habil anak bungsu Adam dan Hawa mempersembahkan binatang. Kain kakaknya mempersembahkan hasil tanamannya. Karya pekerjaannya tidak diindahkan oleh TUHAN karena tidak ada penumpahan darah binatang. Kain jengkel dan iri terhadap Habil berakibat adiknya dibunuh dipadang. Pembunuhan manusia oleh manusia terjadi pertama kali sejak DOSA masuk kedunia.
Kemudian anak-anak Allah (= para malaikat yang meninggalkan habitatnya) melihat kecantikan anak anak manusia berhasil mengambilnya sebagai isteri. Akibatnya lahir anak anak raksasa, terkenal dengan keganasannya sehingga oleh TUHAN dimusnakan oleh air bah meliputi seluruh muka bumi.
Dari seluruh umat manusia waktu itu, hanya keluarga Nuh (8 orang) yang memperoleh Kasih Karunia. Nuh memperanakkan tiga orang laki-laki: Sem, Ham dan Yafet (Ge 6:10). Mereka diselamatkan dari air bah setelah Nuh mematuhi petunjuk spesifik yang diberikan oleh TUHAN untuk membuat bahtera besar. Siapa yang masuk bahtera ini selamat dari penghukuman. Bahtera Nuh mengindikasikan kemasa depan akan gambaran keselamatan didalam 'bahtera' Yesus.

Era Demokrasi (Government)
Era ini disebut zaman pemerintahan oleh manusia sebagai lawan dari pemerintahan oleh TUHAN (teokrasi). Dari keturunan Ham muncul seorang pemburu yang gagah perkasa di hadapan TUHAN bernama Nimrod; kerajaannya terdiri dari Babel, Erekh, dan Akad, semuanya di tanah Sinear lokasi tempat nya dikawasan negara Iraq.  Pusat peyembahan berhala berawal di Babel dimana mereka ingin membangun menara yang ujungnya mencapai langit (Gen 11:4-7). Tradisi Yahudi menceritakan bahwa Nimrod dihukum mati oleh Sem karena peyembahan berhalanya. Setelah itu dimunculkan ulang oleh Semiramis ibunya Nimrod, yang melahirkan bayi dari anaknya sendiri dan mencanangkan peyembahan “ibu dan anak”. Peyembahan model ini berlanjut sampai sekarang dengan peyembahan “bunda dan anak digendongan" yang masih ditemukan pada agama agama masa kini.
Selanjutnya menara Babel dibangun demi menyatukan semua manusia agar tidak berserakan memenuhi bumi. Hal ini melawan perintah TUHAN dan mengundang penghukuman dengan memporak perandakan system komunikasi bahasa mereka.
Era Demokrasi ini diawali dengan sebuah perjanjian dengan Nuh beserta keturunannya dan berakhir dengan kekacauan bahasa. Silsilah Sem sampai Terah ayahnya Abram menutup kitab Kejadian pasal 11. Saatnya TUHAN menyatakan diri Nya kepada Abram yang kemudian menjadi Abraham, nenek moyang orang-orang Yahudi bangsa pilihan umat Israel.

Keatas

Era Hukum Taurat (Dispensation of the Law)

Di gunung Sinai TUHAN memberikan 2 loh batu tulisan (Dasa Titah) kepada keturunan ke-6 Abraham, yaitu Musa
Iman dan ketaatan sebagai 'benang merah' dan pondasi kehidupan moral yang mewarnai era ini.
Taurat Musa mengandung 613 hukum-hukum yang dapat dikategorikan dalam tiga kelompok:
Beaya penyelenggaraan ibadah kemah suci didukung oleh sistem persembahan perpuluhan dari setiap keluarga umat Israel. Masa berlakunya Taurat Musa merupakan masa dimana TUHAN memilih dari semua bangsa bangsa didunia ini, bangsa Yahudi/Israel yang dikhususkan dan ditetapkan sebagai jalur pernyataanNya dan pengenalanNya. Bangsa ini diberikan mandat untuk:
  1. Memberikan kesaksian kepada bangsa bangsa lain tentang TUHAN itu siapa.
  2. Melalui mereka Sang Pencipta membuka diriNya sebagai Oknum Berpribadi yang Adil, Penyayang dan Setiawan.
  3. Menjadi panutan sebagai bangsa pemuji dan pemuja kepada Sang Khalik.
  4. Menjadi berkat bagi seluruh bangsa bangsa lain sebagai jalur-masuknya 'Keselamatan' - sang Juruslamat penebus dosa seluruh umat manusia, gegara DOSA yang memporak perandakan seluruh tatanan ciptaan sang Khalik.
Yesus yang lahir sebagai orang Yahudi pada Era Hukum Taurat menyatakan diri Nya datang pertama kali sebagai raja dengan menunggang keledai ke Yerusalem (Mt 21:9,15; Mr 11:9-10; Joh 12:13).

Keatas

Kerajaan Allah Diproklamasikan Jesus Sendiri (Kingdom Proclaimed by Jesus Himself)
Keempat buku injil Matius, Markus, Lukas dan Yohannes melaporkan kedatangan Nya sebagai Anak Allah dan bahwa Dia lah yang telah dinubuatkan datang sebagai Mesias Raja mereka. Namun bangsa ini menolak (Joh1:10-13) dan berakhir dengan kematian Nya disalib (Joh 19:15) dan kebangkitan Nya (Lu 24:6).

Kitab 'Kisah Para Rasul' Menjembatani Era Hukum Musa ke Era Kasih Karunia
Umat Yahudi yang percaya dijuluki sekte "The Way" mengikuti ucapan Yesus;  "Akulah
jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku. Joh 14:6
Setelah Kornelius orang fasik (Gentile) dan seluruh keluarganya percaya, maka pelayanan Kasih Karunia (Grace) melimpah kebangsa bangsa kafir menggenapi perkataan Yesus;
19 Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, 20 dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman." Mt 28:19-20
Kerajaan Allah ditawarkan ulang oleh para murid Yesus pada era transisi ini kepada bangsa Yahudi dan lagi-lagi ditolak.

Kerajaan Allah Ditunda
(Mistery Dispensation of Grace)
Disebut zaman ekklesia (umat tebusan yang dipanggil keluar dari ‘dunia’). Dinamakan juga zaman gereja; dalam pengertian gereja bukanlah sistem organisasinya, bukan gedung dan tempat untuk menyelenggarakan kebaktian / ibadah, melainkan jiwa jiwa yang percaya dan telah ditebus oleh darah Kristus dan dimatereikan (Eph4:30) menjadi umat milik kepunyaanNya. Tiga belas surat-surat rasul Paulus berperan besar menjelaskan hakekat tubuh Kristus sebagai Gereja yang Kudus dan Am.

Ekklesia juga bukanlah kerajaan Allah dibumi seperti yang diharapkan oleh para murid Yesus pada waktu Ia mau naik kesorga.
  Act 1:6-8  Maka bertanyalah mereka yang berkumpul di situ: "Tuhan, maukah Engkau pada masa ini memulihkan kerajaan bagi Israel?" Jawab-Nya: "Engkau tidak perlu mengetahui masa dan waktu, yang ditetapkan Bapa sendiri menurut kuasa-Nya. Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi."

Pembaca perlu tahu bahwasanya Alkitab tidak pernah menubuatkan gereja/ ekklesia di zaman Perjanjian Lama. Segala sesuatu tentang ekklesia baru dinyatakan di Perjanjian Baru oleh tulisan rasul Paulus. Pada waktu Era Hukum Taurat, Israel adalah saksi TUHAN kepada dunia dan nama YHWH adalah Allahnya Abraham, Allahnya Ishak dan Allahnya Yakub. Apabila ada bangsa kafir yang bertobat mereka akan meninggalkan berhala bangsanya, berbalik dan melebur dengan umat Jehovah, umat Israel umat pilihanNya.

Jemaat mula mula terdiri dari para murid Tuhan Yesus etnis Yahudi yang menyaksikan kenaikanNya ke surga tercatat dikitab Para Rasul pasal 1. Baru pada hari Pentakosta sewaktu mereka bersama sama dengan orang orang Yahudi yang berdatangan dari negara-negara lain beribadah di Jerusalem, turunlah Roh Kudus berupa lidah api diatas kepala para murid murid dan saat itulah tanda lahirnya ‘Ras Manusia Baru’  (RMB) – ciptaan baru dalam Kristus. Awal eksistensi jemaat Tuhan dimuka bumi dimulai pada hari Pentakosta di Jerusalem dan berakhir pada waktu pengangkatan (rapture).


Keatas

Proklamasi Kerajaan Allah Diberitakan Ulang

Setelah RMB – Ras Manusia Baru dicabut dari dunia, maka elemen elemen infrastruktur moral dan hukum yang menahan anasir kejahatan akan raib. Seluruh dunia akan menghadapi kegoncangan, kekacauan perang global. Cepat atau lambat muncul seorang pemimpin kharismatik yang mampu memberikan penjelasan tentang lenyapnya ratusan juta manusia serta mampu menyelesaikan kekalutan dunia secara ajaib dan elegan. Negara-negara didunia akan menerimanya sebagai sang juruslamat, termasuk negara Israel sebagai Mesias mereka karena akhirnya perdamaian di Timur Tengah yang amat didambakan bangsa Yahudi dan Perserikatan Bangsa-bangsa dipenuhi dan diselesaikan oleh beliau ini. Negara Israel diperkenankan membangun kembali Bait Suci nya.
Pangeran ini akan mengukuhkan perjanjian dengan banyak pihak selama tujuh tahun. Pada saat itulah mulai hitungan minggu ke-70 terakhir dari sejarah nubuatan Israel (Dan 9:24-27), yaitu masa sengsara Yakub (Jer 30:7), disebut juga masa kesusahan besar (Mat 24:21,29). Klik disini.
Kitab-kitab Ibrani sampai Wahyu menjadi pengharapan umat Yahudi/ bangsa Israel bertahan hidup pada masa aniaya itu.
Iman percaya plus perbuatan diberlakukan ulang dalam era Law/Tribulasi ini. Amat berbeda sekali pada era Kasih Karunia ; iman percaya tanpa perbuatan. Era Law/Tribulation ini berakhir dengan kedatangan Kristus yang kedua sebagai raja menunggang kuda putih ke Yerusalem.
Klik disini dan disini.

Kerajaan Didirikan (selama 1000 tahun = millenium)
Era Kerajaan (Kingdom Age) telah dinubuatkan di Alkitab Perjanjian Lama. Corak kehidupan dan pola masyarakatnya digambarkan dengan cukup rinci seperti di Isa 2:1-5;Isa 65:18-25; Zech 8:20-23; Zech 14:16-21.
Sisa bangsa bangsa yang tidak binasa pada waktu kedatangan Tuhan yang kedua, akan dikumpulkan untuk diadili sebagai syarat memasuki kerajaan seribu tahun. Dasar pengadilannya yalah bagaimana bangsa bangsa itu memperlakukan etnis Yahudi selama mereka dianiaya oleh semua bangsa dan dibawah pemerintahan sang pemimpin kharismatik (Antikristus) Mat25:32-36;Mat25:37-44.
Sebagai catatan dalam kerajaan seribu tahun ini akan ada 2 golongan manusia yang hidup,
Itulah sebabnya setelah Iblis dirantai didalam lobang tanpa dasar selama seribu tahun dan dilepaskan, ia mampu menyesatkan ras manusia lama berdarah dan berdaging memberontak kepada sang Raja yang memerintah di Jerusalem. Setelah dimusnakan dengan api yang turun dari langit, Setan/Iblis sang penyesat bangsa bangsa dilemparkan kedalam lautan api (Rev20:7-10).
Selanjutnya digelar pengadilan tahta putih mengadili umat manusia yang masuk kelompok kebangkitan kedua (Re20:11-15).
Baru akhirnya digelar kekekalan abadi dengan langit baru dan bumi baru. Klik disini.

Keatas

Maranatha
______________________
https://www.bibleanalyzer.com/download.htm
https://www.swordsearcher.com/download.html
https://www.mosaicvenetianparc.com/recommendations/what-are-the-613-mosaic-laws.html
http://www.lianasilverstein.com/Bible-books-in-a-nutshell-Old-Testament-.html





Beranda