Pengangkatan Dadakan (Rapture)
Ishak Natan
Apr 12, Sep 17, Aug 20
"Ribuan-Juta Manusia Lenyap Diseluruh
Dunia"
Demikianlah kira kira judul utama yang akan bermunculan dimedia massa.
Skenario dadakan ini, apakah akan menjadi kenyataan atau tidak,
masalahnya berkisar pada percaya atau tidak percaya.
Bukan lagi dengan ratio melainkan mempercayai wahyu (pernyataan) yang
ditulis Alkitab. Tidak lagi berurusan dengan akal pikiran, melainkan
semata mata dengan keyakinan iman. Apa itu iman ?
Hebr. 11:1 Adapun iman itulah percaya yang sungguh
akan hal perkara-perkara yang diharapkan, dan keyakinan akan hal
perkara-perkara yang tiada kelihatan. (TLama)
Salah satu contoh peristiwa supranatural yang terjadi dimasa lampau dan
tidak akan terulang yaitu dunia pada zaman antediluvian musna oleh
banjir global meliputi seluruh permukaan bumi. Bencana Air Bah pada
zaman nabi Nuh, dicatat dikitab Kejadian pasal enam (Gen 6:1-22) dan
tujuh (Gen 7:1-24).
Catatan:
Kalau anda
memakai fasilitas web search
engine - www.google.com- ketiklah kata 'noah flood', anda akan
menemukan entry points sepuluh jutaan lebih. Luar biasa banyaknya
pembahasan yang dipublikasi tentang banjir besar Nuh.
Pada zamannya Nuh banyak yang tidak percaya akan datangnya
malapetaka banjir raksasa. Hujan lebat belum pernah mereka lihat selama
mereka hidup, karena yang membasahi bumi pada zaman itu adalah kabut
yang naik keatas dari bumi dan membasahi seluruh permukaan planit bumi
(Gen 2:6). Mereka mentertawakan Nuh serta menolak ajakannya untuk
bertobat dari perbuatan jahat mereka. Akhirnya yang tertawa itu semua
binasa karena tidak percaya. Yang percaya dan masuk kebahtera hanya
keluarga Nuh (8 orang) saja.
1 Pet
3:18-20 Sebab juga Kristus telah
mati sekali untuk segala dosa kita, Ia yang benar untuk orang-orang
yang tidak benar, supaya Ia membawa kita kepada Allah; Ia, yang telah
dibunuh dalam keadaan-Nya sebagai manusia, tetapi yang telah
dibangkitkan menurut Roh, 19 dan di dalam Roh itu juga Ia pergi
memberitakan Injil kepada roh-roh yang di dalam penjara, 20 yaitu
kepada roh-roh mereka yang dahulu pada waktu Nuh tidak taat kepada
Allah, ketika Allah tetap menanti dengan sabar waktu Nuh sedang
mempersiapkan bahteranya, di mana hanya sedikit, yaitu delapan orang,
yang diselamatkan oleh air bah itu.
Firman Yang Mendasari
Skenario Dadakan
Pertama, janji dari Tuhan Yesus sendiri yang dicatat oleh Yohannes
John 14:1-3 Janganlah gelisah hatimu; percayalah
kepada Allah, percayalah juga kepada-Ku. 2 Di rumah Bapa-Ku banyak
tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu.
Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu. 3 Dan apabila
Aku telah pergi ke situ dan telah menyediakan tempat bagimu, Aku akan
datang kembali dan membawa
kamu ke tempat-Ku,
supaya di tempat di mana Aku berada, kamupun
berada.
Kedua, wahyu yang disingkap kepada rasul Paulus, ditulis dan dikirimkan
pada Jemaat di Tesalonika
1 Thessalonians
4:13-17 Selanjutnya kami tidak mau, saudara-saudara, bahwa kamu tidak
mengetahui tentang mereka yang meninggal, supaya kamu jangan
berdukacita seperti orang-orang lain yang tidak mempunyai pengharapan.
14 Karena jikalau kita percaya, bahwa Yesus telah mati dan telah
bangkit, maka kita percaya juga bahwa mereka yang telah meninggal dalam
Yesus akan dikumpulkan Allah bersama-sama dengan Dia. 15 Ini kami
katakan kepadamu dengan firman Tuhan: kita yang hidup, yang masih
tinggal sampai kedatangan Tuhan, sekali-kali tidak akan mendahului
mereka yang telah meninggal. 16 Sebab pada waktu tanda diberi, yaitu
pada waktu penghulu malaikat berseru dan sangkakala Allah berbunyi,
maka Tuhan sendiri akan turun dari sorga dan mereka yang mati dalam
Kristus akan lebih dahulu bangkit; 17 sesudah itu, kita yang hidup,
yang masih tinggal, akan diangkat bersama-sama dengan mereka dalam awan
menyongsong Tuhan di angkasa. Demikianlah kita akan selama-lamanya
bersama-sama dengan Tuhan.
dan yang ketiga kepada orang orang kudus di Korintus;
1 Corinthians
15:51-54 Sesungguhnya aku menyatakan kepadamu suatu rahasia: kita tidak
akan mati semuanya, tetapi kita semuanya akan diubah, 52 dalam sekejap
mata [mendadak]
pada waktu bunyi nafiri yang terakhir. Sebab nafiri
akan berbunyi dan orang-orang mati akan dibangkitkan dalam keadaan yang
tidak dapat binasa dan kita semua akan diubah. 53 Karena yang dapat
binasa ini harus mengenakan yang tidak dapat binasa, dan yang dapat
mati ini harus mengenakan yang tidak dapat mati. 54 Dan sesudah yang
dapat binasa ini mengenakan yang tidak dapat binasa dan yang dapat mati
ini mengenakan yang tidak dapat mati, maka akan genaplah firman Tuhan
yang tertulis: "Maut telah ditelan dalam kemenangan".
Mengapa
Ribuan-Juta Orang
Menghilang ?
Setelah kematian dan kebangkitan Yesus, terciptalah 'Gereja' (Ekklesia
= Ras Manusia Baru didalam
Kristus).
Mereka yang percaya karya Penebusan Kristus dan menerima Yesus Tuhan
sebagai Juruslamat nya. Dengan asumsi sejak 2000 tahun lampau mereka
yang percaya mencapai ratusan juta manusia, maka probabilitas dari segi
jumlah bukanlah suatu hal yang mustahil. Barangkali melampaui satu
milyar lebih manusia yang masih hidup secara jasmaniah.
Peristiwa hilangnya banyak orang beserta anak/remaja dibawah umur
secara mendadak memang belum pernah terjadi sepanjang sejarah umat
manusia . Hal ini tidak berarti bahwa peristiwa supranatural yang akan
datang itu sesuatu yang mustahil. Silahkan cari didunia maya film &
videos dengan kata-kata "Left Behind" ; "Vanished"; Raptured" dst.
Contoh-contoh yang dicatat di Alkitab sebagai illustrasi
kebangkitan tubuh:
Orang mati dihidupkan lagi; seorang gadis
(Mat.9:24-25), seorang pemuda (Luk.7:14-15), seorang lelaki bernama
Lazarus (Joh.11:1-44).
Orang hidup lenyap tanpa melalui kematian; Henokh
(Gen.5:24; Heb.11:5-6) dan nabi Elia (2King 2:10-11)
Namun pernyataan dari mulut Yesus yang paling luar biasa dibawah kolong
langit dan tidak ada taranya diseluruh penjuru
peradaban manusia yaitu dicatat di Joh. 11:25-26;
Jawab Yesus: "Akulah
kebangkitan dan hidup; barangsiapa percaya
kepada-Ku, ia akan hidup walaupun ia sudah mati [kebangkitan Lazarus sebagai bukti],
dan setiap orang yang hidup dan yang percaya kepada-Ku [saat IA turun dari sorga menjemput],
tidak akan mati selama-lamanya [pengharapan
orang percaya]. Percayakah engkau akan hal ini?"
Dalam konteksnya, dimana ayat diatas ditulis, seluruh episode yang
dicatat tentang keluarga Lazarus difokuskan kepada ayat emas diatas.
Bagi anda yang kenal dengan "pengakuan iman rasuli", tentu anda masih
ingat alinea : 'dari sana IA akan datang kembali untuk menghakimi orang
yang hidup dan yang mati'. Dari sana artinya dari sorga, dari awan
awan. Mungkin anda berpikir bagaimana mereka yang hidup dibelahan bumi
yang lain ?
Sabda Yesus di Injil Lukas 17:34-36 menggaris bawahinya;
Luke
17:34-36 Aku berkata kepadamu:
Pada malam itu ada dua orang di atas satu tempat tidur, yang seorang
akan dibawa dan yang lain akan ditinggalkan. 35 Ada dua orang perempuan
bersama-sama mengilang, yang seorang akan dibawa dan yang lain akan
ditinggalkan." 36 (Kalau ada dua orang di ladang, yang seorang akan
dibawa dan yang lain akan ditinggalkan.)
Itu berarti terjadi pada waktu orang lagi bekerja diladang (siang hari)
dan tidur ditempat tidur (malam hari). Belahan bumi yang satu siang
hari dan belahan bumi yang lain sedang malam hari. Pengangkatan yang
mendadak, tiba-tiba.
Mengapa
'Gereja' Perlu
Diangkat Keluar Dari Planit Bumi ?
Karena dunia akan memasuki masa sengsara luar biasa hebatnya.
Sama seperti nabi Nuh yang diselamatkan lewat bahtera sebelum bencana
air bah dan sama seperti keluarga Lot dibawa keluar dari kota Sodom/
Gomora sebelum hujan api; demikian juga Tuhan sendiri akan membawa umat
tebusanNya keluar sebelum masa sengsara dashyat menerkam penghuni
planit bumi. Luke 17:26-30
Mari kita pakai nalar (common sense) sebentar. Apakah anggaran
belanja negara untuk persenjataan dinegara negara kawasan Timur Tengah
semakin berkurang? Apakah dengan berdirinya institusi Perserikatan
Bangsa-Bangsa dunia makin aman?
Silahkan anda periksa berita terkini dibeberapa situs:
Mungkin Anda tidak mempercayai skenario dadakan ini.
Namun paling tidak telah ditulis di Alkitab ribuan tahun yang lalu.
Kita tahu dari sosial-media peristiwa kejadian diseluruh dunia
tentang pembantaian antar etnis dan antar pemeluk agama. Tren bencana
alam yang makin meningkat seperti banjir dahsyat di China, Korea, India, gempa bumi mengerikan dimana-mana dan
letusan gunung berapi sesuai nubuatan Yesus tentang akhir zaman (Mat
24:1-51).
Khususnya dikawasan Timur Tengah (Israel dan sekitarnya) sedang
berlangsung penggenapan nubuatan di Perjanjian Lama (Eze 38:1-23; Eze
39:1-29). Sejarah manusia sedang menuju klimaks. Pemberitaan berkelanjutan
tentang kota Yerusalem, upaya perdamaian antara negara Israel (bangsa
Yahudi) dan negara-negara Arab sekelilingnya. Negara Israel ibaratnya 'time clock' nya planit bumi.
Apa
Maksud Artikel Ini ?
Yaitu membangunkan Anda supaya lolos dari masa sengsara hebat tertulis
di kitab Wahyu mulai pasal enam (Rev 6:1-17). Bagaimana kita akan lolos
jika mengabaikan keselamatan yang begitu besar dalam Kristus Yesus.
Apakah Anda sudah 'masuk' dan berada 'didalam' bahtera Kristus?
Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah
ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah
datang.(2Cor 5:17)
Menjadi anggota gereja tidak menyelamatkan. Gereja sebagai organisasi
bukan pemberi keselamatan, hanya pembawa berita saja. Bukan pula hidup
saleh dan berbuat kebaikan bagi sesamanya walaupun itu penting. Hidup
saleh bukan jaminan untuk selamat. Melainkan menerima hadiah
keselamatan oleh iman saja dari Tuhan Yesus. Dia yang telah mati bagi
dosa-dosa kita seperti tertulis;
Romans 6:23
Sebab upah dosa ialah maut;
tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus, Tuhan
kita.
Kisah
nyata sebagai analogi
tentang arti percaya
Penduduk dikota Johnstown, Pennsylvania diberikan
nasihat pada abad 20 yang lalu ketika sebuah tim mahasiswa sipil
menganjurkan mereka untuk pindah secepatnya. Pasalnya bendungan
dilokasi bersebelahan dengan tempat pemukiman mereka, aliran airnya
bertambah keruh. Berarti telah terjadi erosi jauh dibawah, didalam
tubuh bangunan dam tersebut. Bendungan diprediksi akan runtuh. Kapan
waktunya tidak dapat dihitung secara matematis. Sekelompok penduduk
memilih tetap tinggal dengan alasan: " Ah, orang orang muda yang sok
pinter. Mereka mana tahu apa yang mereka omongkan. Bendungan ini sudah
berdiri puluhan tahun dan sampai sekarang tetap OK."
Sekian waktu lewat dan hujan lebat turun beberapa
hari didaerah hulu. Pemerintahan daerah mengirimkan tim insinyur untuk
mengecheck. Tim segera menemukan retakan disebelah bawah bendungan,
serta merta mereka turun menyelamatkan diri sambil berseru-seru: "
Banjir bandang segera datang, lari... lari...lari...!". Sekian menit
terlewatkan, sekonyong konyong terdengar suara gemuruh luar biasa dan
jutaan gallon air bercampur lumpur menyapu ratusan jiwa. Mereka binasa
karena tidak percaya.
Penulis tidak tahu kapan skenario dadakan itu akan terjadi, bisa saat
anda sedang baca tulisan ini. Mungkinkah tahun ini? Atau beberapa tahun
kedepan ? Penulis tidak tahu. Dari Firman Tuhan hanya disebut berjaga
jagalah, karena kedatanganNya seperti pencuri diwaktu malam (ada unsur
dadakan).
Luke
21:34-36 Jagalah dirimu, supaya
hatimu jangan sarat oleh pesta pora dan kemabukan serta
kepentingan-kepentingan duniawi dan supaya hari Tuhan jangan dengan
tiba-tiba jatuh ke atas dirimu seperti suatu jerat. Sebab ia akan
menimpa semua penduduk bumi ini. Berjaga-jagalah
senantiasa sambil berdoa, supaya kamu beroleh kekuatan untuk luput dari
semua yang akan terjadi itu, dan supaya kamu tahan berdiri di hadapan
Anak Manusia."
Maranatha