Kerajaan
Seribu
Tahun
(Millennium)
Ishak Natan
Okt 2020,
Aug 2021,
Sep 2022
Text
8 Pada waktu itu akan mengalir air kehidupan dari Yerusalem;
setengahnya mengalir ke laut timur, dan setengah lagi mengalir ke laut
barat; hal itu akan terus berlangsung dalam musim panas dan dalam musim
dingin. 9 Maka TUHAN akan menjadi Raja atas seluruh bumi; pada
waktu itu TUHAN adalah satu-satunya dan nama-Nya satu-satunya. 10
Seluruh negeri ini akan berubah menjadi seperti Araba-Yordan, dari Geba
sampai ke Rimon di sebelah selatan Yerusalem. Tetapi kota itu akan
menjulang tinggi dan tetap tinggal di tempatnya, dari pintu gerbang
Benyamin sampai ke tempat pintu gerbang yang dahulu, yakni sampai ke
pintu gerbang Sudut, dan dari menara Hananeel sampai ke tempat
pemerasan anggur raja. 11 Orang akan menetap di dalamnya, sebab
penumpasan tidak akan ada lagi, dan Yerusalem akan tetap aman. Zec
14:8-11
Definisi Secara
Harafiah (Literal)
Milenium berarti 1.000, dan
mengacu pada 1.000 tahun.
Ini adalah kerajaan duniawi mulia yang Yesus
Kristus akan tegakkan setelah kedatangan-Nya, kerajaan yang diramalkan
oleh para nabi di Perjanjian Lama. Dan diberitakan oleh malaikat
Gabriel kepada Maria;
30
Kata malaikat itu kepadanya: "Jangan takut, hai Maria, sebab engkau
beroleh kasih karunia di hadapan Allah. 31 Sesungguhnya engkau
akan mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki dan
hendaklah engkau menamai Dia Yesus. 32
Ia akan menjadi besar dan akan disebut Anak Allah Yang Mahatinggi. Dan
Tuhan Allah akan mengaruniakan kepada-Nya takhta Daud, bapa
leluhur-Nya, 33 dan Ia
akan menjadi raja atas kaum keturunan Yakub sampai selama-lamanya dan
Kerajaan-Nya tidak akan berkesudahan." Lu 1:30-33
Persiapan Memasuki Kerajaan Seribu
Tahun
1 Lalu aku melihat seorang malaikat
turun dari sorga memegang anak kunci jurang maut dan suatu rantai besar
di tangannya; 2 ia menangkap naga, si ular tua
itu, yaitu Iblis dan Satan. Dan ia mengikatnya seribu
tahun lamanya, 3
lalu melemparkannya ke dalam jurang maut, dan menutup jurang maut itu
dan memeteraikannya di atasnya, supaya ia jangan lagi menyesatkan
bangsa-bangsa, sebelum berakhir masa
seribu tahun itu;
kemudian dari pada itu ia akan dilepaskan untuk sedikit waktu lamanya. 4
Lalu aku melihat takhta-takhta dan orang-orang yang duduk di atasnya;
kepada mereka diserahkan kuasa untuk menghakimi. Aku juga melihat
jiwa-jiwa mereka, yang telah dipenggal kepalanya karena kesaksian
tentang Yesus dan karena firman Allah; yang tidak menyembah binatang
itu dan patungnya dan yang tidak juga menerima tandanya pada dahi dan
tangan mereka; dan mereka hidup kembali dan memerintah sebagai raja
bersama-sama dengan Kristus untuk masa
seribu tahun. 5 Tetapi orang-orang mati yang lain
tidak bangkit sebelum berakhir masa
yang seribu tahun itu.
Inilah kebangkitan pertama. 6
Berbahagia dan kuduslah ia, yang mendapat bagian dalam kebangkitan
pertama itu. Kematian yang kedua tidak berkuasa lagi atas mereka,
tetapi mereka akan menjadi imam-imam Allah dan Kristus, dan mereka akan
memerintah sebagai raja bersama-sama dengan Dia, seribu
tahun lamanya. 7 Dan setelah masa
seribu tahun itu berakhir,
Iblis akan dilepaskan dari penjaranya, Re 20:1-7
Kerajaan Seribu Tahun Berlanjut
Selamanya (Isa. 9: 7).
Pemerintahan Milenial hanyalah satu fase menuju pemerintahan kekal
Kristus. Firman berikut merujuk kemasa depan setelah Tuhan
Yesus datang kembali Zec 8:3-8;
20
Beginilah firman TUHAN semesta alam: "Masih akan datang lagi
bangsa-bangsa dan penduduk banyak kota. 21 Dan penduduk kota yang
satu akan pergi kepada penduduk kota yang lain, mengatakan: Marilah
kita pergi untuk melunakkan hati TUHAN dan mencari TUHAN semesta alam!
Kamipun akan pergi! 22 Jadi banyak bangsa dan suku-suku bangsa
yang kuat akan datang mencari TUHAN semesta alam di Yerusalem dan
melunakkan hati TUHAN." 23 Beginilah firman TUHAN semesta alam:
"Pada waktu itu sepuluh orang
dari berbagai-bagai bangsa dan bahasa
akan memegang kuat-kuat punca jubah seorang Yahudi dengan berkata: Kami
mau pergi menyertai kamu, sebab telah kami dengar, bahwa Allah
menyertai kamu!" Zec 8:20-23
Dan dunia tidak lagi direcoki dengan media sosial sarat dengan
kabar-kabar buruk, deru-deru peperangan seperti Rusia >< Ukraina,
melainkan
1 Akan terjadi pada hari-hari
yang terakhir: gunung rumah TUHAN akan berdiri tegak mengatasi
gunung-gunung dan menjulang tinggi di atas bukit-bukit; bangsa-bangsa
akan berduyun-duyun ke sana, 2 dan banyak suku bangsa akan
pergi serta berkata: "Mari, kita naik ke gunung TUHAN, ke rumah Allah
Yakub, supaya Ia mengajar kita tentang jalan-jalan-Nya dan supaya kita
berjalan menempuhnya; sebab dari Sion akan keluar pengajaran, dan
firman TUHAN dari Yerusalem." 3 Ia akan menjadi hakim antara banyak
bangsa, dan akan menjadi wasit bagi suku-suku bangsa yang besar sampai
ke tempat yang jauh; mereka akan menempa pedang-pedangnya menjadi mata
bajak, dan tombak-tombaknya menjadi pisau pemangkas; bangsa tidak akan
lagi mengangkat pedang terhadap bangsa, dan mereka tidak akan lagi
belajar perang. 4 Tetapi mereka masing-masing akan
duduk di bawah pohon anggurnya dan di bawah pohon aranya dengan tidak
ada yang mengejutkan, sebab mulut TUHAN semesta alam yang mengatakannya.
Mic 4:1-4
Tiga Sudut Pandang Kerajaan
Seribu Tahun
PRA-MILENNIAL. Metode penafsiran
yang mengajarkan bahwa Tuhan
akan kembali dari surga sebelum periode 1.000 tahun dimulai yang
dibicarakan di
Re. 20: 2-7. Semua nubuatan di Perjanjian Lama tentang kerajaan duniawi
Israel yang mulia akan digenapi secara harfiah.
Mengapa
Gereja Mula-Mula Berbentuk
Pramillennial
Gereja mula-mula bersifat
pra-milenial karena orang
Kristen mula-mula percaya pada penafsiran Sabda Allah yang harafiah.
Sayangnya penyimpangan dari kebenaran premilenialisme disebabkan
alegorisisasi
atau
spritualisasi dalam menafsirkan Kitab Suci. Metode
alegori
penafsiran Kitab Suci ini dirumuskan Clement dari Alexandria,
Dionysius dan Origen. Origenlah yang mempopulerkan metode ini lebih
dari yang lain. Milner, sejarawan Inggris yang kondang,
berkata: "Tidak ada orang, pernah
melukai Gereja lebih dari yang dilakukan Origen"; yang disebut "bapa
gereja". Premilenialisme adalah iman asli Jemaat Kristen
mula mula.
Charles Feinberg, dalam "Premillennialism or Amillennialism"
mengatakan:
"Setiap buku yang telah kita baca dan pelajari tentang pertanyaan
milenium, apakah itu menguntungkan atau tidak menguntungkan
bagi doktrin, atau apakah itu memberikan kekuatan dan nilai penuh pada
kesaksian, mengakui bahwa seluruh Gereja dalam tiga abad pertama adalah
pramilenial seperti diyakini oleh Justin Martyr, Polycarp, Papias, dan
Irenaeus yang mewakili para pemimpin gereja pada abad kedua.
POST-MILENNIAL berarti "setelah milenium". Metode alegoris merujuk pada
fakta bahwa penganutnya
tidak percaya akan ada pemulihan literal Kerajaan Israel selama
seribu tahun yang dijelaskan dalam kitab Wahyu pasal 20 (Re. 20:1-15).
A-MILLENNIAL.
Dipihak lain
Amillenniallisme
berasal dari "filsafat dan tipu daya yang sia-sia," yang diperingatkan
oleh Paulus kepada orang-orang kudus di Kolose (Col 2: 8). Ajaran bahwa periode 1.000 tahun
bukanlah
1.000 tahun literal. Menurut a-millennialism, peristiwa-peristiwa
terekam di kitab Wahyu pasal 19-20 (Re. 19:1-21;20:1-15) harus
ditafsirkan secara simbolis. Dengan
kata lain, pengikatan Setan, dan pemerintahan Kristus di
dunia selama 1.000 tahun diyakini sebagai simbol kerajaan rohani dalam
hati orang percaya pada zaman gereja saat kini, bukan
peristiwa yang akan terwujud nantinya. Gereja gereja
mainline denomination seperti Roma Katolik, Protestan dan Reformasi
mengertinya sebagai
Kristus memerintah dalam hati kehidupan individual para anggota jemaat.
Khotbah-khotbah
eskposisi tentang kitab Wahyu dihindari karena majelis pimpinan
organisasi-organisasi gereja takut bahwa jemaat nya akan tersesat,
padahal sudah dijanjikan berkat;
Berbahagialah
ia yang membacakan dan
mereka yang mendengarkan kata-kata nubuat ini, dan yang menuruti apa
yang ada tertulis di dalamnya, sebab
waktunya sudah dekat. Re 1:3
Barangkali ada dua alasan
mengapa mereka tidak memberitakan dan mengajarkan.
Pertama penganut Amilenialisme
percaya bahwa
binatang (personifikasi Iblis sebagai manusia) di kitab Wahyu 13 (Rev.
13:18) hanya mewakili sistem atau konsepsi abstrak, padahal binatang
itu dinyatakan bilangannya adalah "bilangan seorang manusia".
Dinyatakan pula bahwa ia akan dilemparkan ke dalam lautan api (Rev.
19:20)
dan masih ditemukan lagi di akhir milenium (Rev. 20:10).
Kedua kaum Amilenialisme mengajarkan
bahwa pengikatan setan, yang digambarkan dalam kitab Wahyu, telah
terjadi; dia telah dicegah dari "menipu bangsa-bangsa" oleh penyebaran
Injil. Meskipun demikian, kebaikan dan kejahatan akan tetap bercampur
sepanjang sejarah dan bahkan di dalam gereja, menurut pemahaman
Perumpamaan Gandum dan Lalang.
Ketika gandum itu tumbuh dan mulai
berbulir, nampak jugalah lalang itu. Mt 13:26
Maka datanglah hamba-hamba tuan ladang itu kepadanya dan berkata: Tuan,
bukankah benih baik, yang tuan taburkan di ladang tuan? Dari manakah
lalang itu? Mt 13:27
Jawab tuan itu: Seorang musuh yang melakukannya. Lalu berkatalah
hamba-hamba itu kepadanya: Jadi maukah tuan supaya kami pergi mencabut
lalang itu? Mt 13:28
Tetapi ia berkata: Jangan, sebab mungkin gandum itu ikut tercabut pada
waktu kamu mencabut lalang itu. Mt 13:29
Biarkanlah keduanya tumbuh bersama sampai waktu menuai. Pada waktu itu
aku akan berkata kepada para penuai: Kumpulkanlah dahulu lalang itu dan
ikatlah berberkas-berkas untuk dibakar; kemudian kumpulkanlah gandum
itu ke dalam lumbungku." Mt 13:30
Maka seperti lalang itu dikumpulkan dan dibakar dalam api, demikian
juga pada akhir zaman. Mt 13:40
Ringkasan
& Kesimpulan

Era Kerajaan (Kingdom Age)
telah dinubuatkan di Alkitab Perjanjian
Lama. Corak kehidupan dan pola masyarakatnya digambarkan dengan cukup
rinci seperti di Isa 2:1-5; 65: 18-25; Zech 8: 20-23; 14: 16-21.
Sebagian bangsa bangsa yang
tidak binasa pada waktu kedatangan Tuhan
yang kedua, akan dikumpulkan untuk diadili sebagai syarat memasuki
kerajaan seribu tahun. Dasar pengadilannya yalah bagaimana bangsa
bangsa itu memperlakukan etnis Yahudi selama mereka dianiaya oleh
semua pemerintahan yang ada dimuka bumi dibawah kendali
sang manusia durhaka (Anti-Kristus), lihat Mat 25:32-36;25:37-44
Dalam kerajaan seribu tahun
ini ada 2 golongan manusia yang hidup, yang
pertama ialah Ras Manusia Baru yang datang kembali bersama Tuhan
dalam
tubuh kemuliaan, dan yang kedua adalah bangsa
bangsa yang selamat dari
masa kesusahan besar dan diizinkan masuk. Mereka ini tetap beranak
pinak sebagai manusia berdarah dan berdaging yang masih ada dosa
didalam tubuhnya. Itulah sebabnya
walaupun Iblis dirantai didalam lobang tanpa
dasar selama seribu tahun; ketika Iblis dilepaskan menjelang akhir
millennium, ia mampu menyesatkan ras manusia berdarah daging
dan memberontak kepada sang Raja yang memerintah di Jerusalem.
Setelah dimusnakan dengan api yang turun dari langit, Setan/Iblis
sang penyesat bangsa bangsa dilemparkan kedalam lautan api (Rev
20:7-10).
Kemudian barulah digelar pengadilan tahta putih mengadili
umat manusia
yang masuk kelompok kebangkitan kedua. Berbahagialah orang yang masuk
kelompok kebangkitan yang pertama (Rev 20:5-6). Terakhir baru masuk
kekekalan abadi dengan langit & bumi baru. Silahkan masuk.
Maranatha
_____________________
https://truthsaves.org/articles/the-rapture-amillennialism-post-millennialism-or-pre-millennialism/
https://ahabiblemoments.com/the-millennial-reign/
http://www.bibleanalyzer.com/
https://www.slideshare.net/StephenYong2/basic-eschatology-an-introduction
https://www.preceptaustin.org/the_millennium
https://en.wikipedia.org/wiki/Amillennialism