|
Artikel 5
MENERBITKAN
KUMPULAN
MAKALAH, SKRIPSI, TESIS, DISERTASI
Menjadi BUKU
POPULER
(Disadur
dari artikel tips menulis Klub Menulis Aksara
Tumapel – Malang)
“Apa yang
kita tulis akan terukir abadi sepanjang masa.
Apa yang kita
ucap akan sirna bersama pusaran waktu.”
Kenapa Karya
Perlu Dibukukan?
·
Memperkaya
khasanah keilmuan
·
Membagi ilmu
pengetahuan kepada publik pembaca
·
Membangun
tradisi menulis dalam mengantisipasi bahaya
‘anomali’ sebagai efek tradisi lisan
atau
perjuangan melawan Lupa
·
Mudah
mendapatkan pengakuan intelektual dalam segala
konteks.
·
Kepuasan
Intelektual & motivasi edukasi.
·
Mendapatkan
keuntungan finansial dengan cara yang halal,
wajar dan mendidik. (dst).
Karya Apa
Saja Yang Bisa DiBukukan?
Banyak buku (Sastra maupun
ilmiah) di toko2 yang awalnya adalah naskah yang
diramu dari:
·
Kumpulan
Makalah atau Artikel.
·
Skripsi/
Tesis/ Disertasi
·
Catatan
Harian di buku Diary
·
Hasil
Penelitian Ilmiah.
·
Dst.
Bagaimana
Proses Dari Naskah Menjadi Kemasan Buku?
·
Bermitra
dengan Penerbit yang berpengalaman dan
transparan.
·
Naskah diedit
mulai dari pilihan judul hingga penyajian isi
·
Desain Cover,
LayOut naskah dan Pemeriksaan Aksara oleh editor
·
Permohonan
kode ISBN dari Perpustakaan Nasional
·
Proses
Produksi, dan siap beredar sesuai kehendak anda.
Umumnya ada
tiga jenis kerjasama dengan Penerbit: 1)
Produksi buku dibiayai total oleh Penerbit
dengan kompensasi royalty bagi Penulisnya, 2)
Biaya Produksi ditangani secara bersama-sama.
Dan 3) semua anggaran Produksi ditanggung
penulisnya dan penulis bebas menentukan segala
distribusi buku. Penerbit sebatas pada
‘menyulap’ naskah anda hingga menjadi buku yang
siap ‘saji’ dan memiliki ISBN.
Menerbitkan
Karya Sendiri, Kenapa Tidak?
Menerbitkan sendiri karya tulis
sudah menjadi trend para penulis akhir-akhir
ini. Selain karena kita bisa melepaskan diri
dari ikatan kontrak dengan penerbit yang sering
tidak adil, juga kita bisa mendapatkan
kewenangan penuh atas naskah kita dan
memungkinkan bagi kita untuk mendapatkan
keuntungan finansial yang lebih besar dari
sekedar royalti.
Ketika DOSEN
& GURU Berkarya;
Trend
Pendidik Masa Depan.
Para Dosen atau Guru pasti
memiliki banyak naskah tulisan yang menjadi
materi pengajarannya. Alangkah lebih baiknya
kalau materi pengajaran tersebut dibukukan dan
menjadi reverensi pendidikan untuk bidang studi
yang diajarkan. Baik berupa kumpulan makalah
maupun sebuah materi khusus yang terkait bidang
studi tertentu. Contoh sederhana Menciptakan
Buku bagi seorang pendidik:
Seorang Dosen memiliki sebuah
naskah tesis seputar Sejarah Akuntansi Modern
dan sering dia jadikan sebagai draft reverensi
perkuliahan. Lalu naskah itu diterbitkan dalam
kemasan buku dan memiliki ISBN. Katakanlah Dosen
tersebut mengeluarkan anggaran produksi Rp 8.
000,- per buku untuk 500 eksamplar buku yang
diproduksi.
Karena buku tersebut sesuai
dengan materi kurikulum, maka karya tulis itu
bisa didistribusikan di berbagai toko buku lewat
agent resmi atau ditawarkan kepada para
mahasiswa dengan harga yang di bawah standar
harga toko buku. Antara rasio ongkos produksi,
harga standar toko yang mahal dan jumlah aset
(buku) memungkinkan bagi penulis untuk
mendapatkan dua keuntungan: meringankan beban
pembaca melalui pemberian harga di bawah
standar dan mendapatkan keuntungan langsung
yang bisa digunakan untuk mencetak lagi naskah
anda yang lain…
Cara di atas berlaku bagi
akademisi/ pendidik dan siapapun, dan temanya
bebas: Sejarah, Politik, Medis, Hukum, Ekonomi,
Pariwisata, Seksologi, Lingkungan, Budaya,
Sastra dst…
“Menerbitkan
langsung karya sendiri adalah langkah yang
paling strategis dan menguntungkan yang jarang
diungkap dalam industri penerbitan buku di
Indonesia.”
***
TULIS DAN TERBITKANLAH KARYA ANDA
a.
Semua Orang Adalah Penulis.
Banyak sekali
orang yang mengeluh tentang susahnya menuangkan
isi pikiran ke dalam bentuk tulisan. Sementara,
pada saat yang sama ia biasa menulis surat,
mengisi buku diary, menyusun laporan, skripsi,
tesis, disertasi dst. Menulis merupakan sesuatu
yang mudah dilakukan apalagi diirngi dengan
banyak membaca buku dan rutin mencatat apa saja
yang ingin kita tulis. Berarti, menulis
(mengarang) itu bukanlah monopoli mereka yang
berbakat.
Semua orang yang
pernah mengenyam dunia pendidikan pasti pernah
menulis yang berarti kalau ia rajin
mendokumentasikannya, ia memiliki naskah yang
pada satu waktu bisa diterbitkan. Bisa berupa
naskah sastra (puisi, cerpen, novel), artikel,
diktat kuliah ataupun skripsi dan tesis hingga
disertasi. Kalau begitu, kenapa kita tidak
berupaya menerbitkan gagasan kita untuk dibaca
orang lain? Atau bila perlu masuk dalam bursa
toko buku nasional?
b. Mudah
Menerbitkan Karya Kita.
Katakanlah kita
punya satu naskah (entah skripsi atau novel).
Kita ingin menerbitkannya dan bila perlu harus
masuk dalam bursa buku nasional. Bagaimana
langkah-langkahnya?
Pertama,
meng-edit naskah tersebut agar lebih populer
dan ‘menjual’. Misalnya meringkas judulnya
dengan lebih menarik dan mengolah isinya agar
lebih menarik untuk dibaca umum. Kedua,
bekerjasama dengan sebuah Penerbit yang
pengalaman dalam dunia buku. Semisal sudah ada
komitment dengan penerbit yang dimaksud, maka si
penerbit akan me-LayOut naskah anda dalam bentuk
isi buku, membuatkan desain cover dan
menerbitkan nomor ISBN yang diajukan dari
Perpustakaan Nasional di Jakarta.
Satu contoh
print-out buku akan ditunjukkan pada anda
dan jika anda puas pada hasilnya silahkan anda
buat perjanjian dengan penerbit: apakah buku
anda perlu dimasukkan dalam bursa buku? Jika
‘iya’, maka si penerbit akan menggandeng
distributor dan dalam waktu dekat karya anda
akan masuk di berbagai toko buku, serta
bersiaplah buku tersebut dibedah di forum2 yang
anda kehendaki.
c. Bagaimana Bentuk
Kerjasama dengan Penerbit?
Umumnya ada tiga
jenis kerjasama:
Pertama,
karya anda akan diterbitkan atas biaya Penerbit
dan anda hanya akan mendapatkan beberapa
eksamplar buku dan beberapa % royalty dari hasil
penjualan. Keuntungan dari kerjasama jenis ini
anda tidak perlu keluar biaya tetapi anda mudah
dicurangi terutama pada royalty. Kedua,
naskah anda akan diterbitkan dengan biaya
‘patungan’ antara anda dengan penerbit.
Keuntungannya anda berhak mendapatkan jatah buku
lebih banyak (sesuai perjanjian) tetapi tetap
terikat pada orientasi komersial penerbit.
Ketiga,
naskah diterbitkan dengan biaya anda sendiri,
penerbit hanya menjadi mitra yang mewujutkan
agar naskah tersebut menjadi buku yang siap
dibaca. Kelemahannya, anda akan mengeluarkan
biaya, tetapi anda berhak total atas semua buku
yang tercetak. Anda bebas menentukan berapa
jumlah yang masuk toko buku dan penerbit
fleksibel dalam mendapatkan konpensasi dari
anda.
Berdasarkan rasio
anggaran produksi buku yang tergolong murah,
kami sering mendapatkan mitra yang memilih model
kerjasama yang terakhir itu. Dan dalam waktu
yang singkat, si penulis biasanya mendapatkan
modalnya kembali oleh saldo penjualan buku.
“Apa yang kita tulis hari ini
akan menjadi ukiran sejarah sepanjang masa.
Siapa yang tidak menulis, akan sirna dalam
perputaran sejarah manusia”
Aksara Tumapel
(RATU) adalah sebuah Lembaga Penerbitan yang
berbadan hukum Yayasan (Akte Nmr: 144/27-12-05)
dan telah memiliki keanggotaan ISBN dari
Perpustakaan Nasional RI dengan nmr:
979-25-2200-X. lembaga ini telah banyak
menerbitkan buku Sastra dan Ilmiah yang telah
beredar dalam pasar buku.
Bebas konsultasi
seputar penerbitan buku dan dunia per-bukuan:
email:
[email protected]
Hp:
081.5555.6177/ 081.392.158.867.
AKSARATUMAPEL
Profesional & Transparant
Aksara Tumapel telah menerbitkan
beberapa buku antara lain:
-
Wasiat Mpu Tantular;
Kumpulan Artikel Budaya, karya: Drs.
Peni Suparto, MAP, Walikota Malang
(Sept’05). DiLauncing di Studio Mahameru TV
lantai III Kantor Perpustakaan Umum kota
Malang bulan Sept 2005.
-
Menyambut Tantangan
Globalisasi;
Sebuah Biografi & Gagasan Walikota Malang,
karya: Liga Alam M (Ratu/ Jan’06).
Dilauncing di STIE Malangkucecwara tanggal
10 Feb 2006.
-
Di Balik Ramalan Joyoboyo;
Kumpulan Artikel Budaya, karya: Drs. Peni
Suparto, MAP, Walikota Malang (Ratu, Juni
’06).
-
Tumbal Perawan Jenggala;
Novel Sejarah karya:
Liga Alam M (Ratu,
Ags’06). Masuk di berbagai toko buku.
-
Buih-Buih
Ombak; Novel Karya:
Liga Alam M (Ratu
Nop’05)
-
Segenggam Pasir; Sahabatku Di
Meulaboh
(kumpulan Cerpen pelajar kota Malang hasil
lomba). Ratu, Juni 06.
-
Pelangi Di Taman Oval;
Novel Remaja Karya:
Liga Alam M (dalam
proses percetakan)
-
Garuda Sang Bima.
Novel Sejarah edisi revisi. Karya:
Liga Alam
M (dalam proses percetakan).
Aksara Tumapel juga sedang
menerbitkan sebuah Majalah etnik RATU yang
beredar setiap bulan di Malang Raya. Selain
menerbitkan buku, RATU juga pernah mengadakan
lomba cipta karya sastra (kategori Cerpen)
tingkat pelajar se-kota Malang bekerja sama
dengan Perpustakaan Umum kota Malang pada bulan
Agustus 2005.
Juga
sebagai
konseptor dan narasumber dalam
Pelatihan Menulis Gratis tingkat Pelajar di Aula
SMAN 1 Kota Tarakan Kaltim pada tanggal 15 April
2006. Untuk mensukseskan programnya, RATU
bermitra dengan berbagai lembaga penerbitan
Profesional yaitu: Grha Guru Jogjakarta.
(Disadur
dari artikel tips menulis Klub Menulis Aksara
Tumapel
(RATU)
– Malang)
Ditulis oleh :
Admin Forum Penulis Kota Malang |