Evaluasi Kemampuan Membaca
 

 


Cake Photo Caption

Setelah mempelajari uraian bab ini, diharapkan Anda dapat memahami dan menerapkan berbagai konsep yang berkenaan dengan ihwal alat evaluasi membaca dan pelaksanaan evaluasinya.

Secara rinci diharapkan anda dapat:
mengenal dan memahami konsep-konsep Bloom dalam
   evaluasi membaca;
menjelaskan teknik evaluasi nontes dalam pengajaran
   membaca;
menjelaskan teknik tes dalam pengajaran membaca;
rangkuman

Kegiatan membaca merupakan aktivitas berbahasa yang bersifat aktif-reseptif. Dikatakan reseptif, karena si pembaca bertindak selaku penerima pesan dalam suatu hubungan komunikasi antara penulis dengan pembaca yang bersifat tidak langsung. Dikatakan aktif karena didalam kegiatan membaca sesungguhnya terjadi semacam interaksi antara pembaca dan penulisnya. Pembaca yang tidak hanya sekedar mau menerima informasi dari bacaannya, melainkan juga memikirkan informasi-informasi yang telah diterimanya tersebut, mencerminkan kegiatan membaca yang sesungguhnya.

Kemampuan dan minat baca para siswa tidak akan terjadi dengan sendirinya. Perlu suatu upaya,terutama dari kalangan pendidik, disamping dari lingkungan keluarganya sebagai lingkungan terdekat, untuk melatih, memupuk, membina dan meningkatkan kemampuan membaca mereka. Tugas ini tentunya merupakan bagian dari tugas anda sebagai guru bahasa Indonesia.

Pada bagian yang lain, Anda telah mempelajari ihwal KEM (Kecepatan Efektif Membaca). KEM dimaksudkan untuk mengukur kemampuan membaca pemahaman seseorang yang meliputi, baik kemampuan visualnya maupun kemampuan kognisinya. Kita akan dapat dengan mudah mengukur kemampuan visual seseorang sepanjang kita mengetahui data, seberapa banyak kata yang berhasil dibaca seseorang dalam tempo waktu tertentu. Dengan membagi banyaknya kata yang berhasil dibaca dengan waktu tempuh baca tertentu akan menghasilkan rata-rata kecepatan baca permenit. Masalahnya, untuk mengukur kemampuan kognisi seseorang tidak sesederhana itu. Untuk mengukur kemampuan kognisi diperlukan sebuah alat ukur yang dipandang valid untuk mengukur kognisi.

Bab ini akan mencoba menguraikan hal-ihwal yang berkenaan dengan masalah pengevaluasian kemampuan membaca, terutama pengevaluasian kemampuan kognisi dalam mencerna isi bacaan yang telah dibaca.

Hosted by www.Geocities.ws

1