Halaman Utama | Biodata
| Anugerah | Agama | Keluarga | Pengalaman | Nostalgia | Pautan
B A H A S A P E R A K
Suatu
usaha harus dilakukan untuk mengabadikan semula Bahasa Perak yang kian lama
kian pupus dan dilupakan oleh jenerasi masakini dan akan datang. Oleh itu
tindakan perlu diambil sebagai satu langkah yang dirasakan boleh membantu untuk
mengembangkan semula Bahasa atau loghat Perak sebagai satu khazanah warisan
yang harus dibanggakan dan sebagai identiti orang Perak yang harus dibanggakan.
Usaha
murni ini akan lebih berkesan jika ada bantuan dan sokongan daripada anda
sekelian, khususnya warga negeri Perak dalam memperkayakan bahasa itu sendiri.
Sekiranya ada teguran atau pandangan yang membina, silalah hubungi melalui
E-mel halaman ini.
Setakat yang
diketahui, Bahasa Perak jarang-jarang menggunakan ungkapan yang dimulai dengan
abjad F, V, X dan Z. Sebaliknya ungkapan yang menggunakan huruf tersebut
digantikan seperti F dengan P, V dengan B dan Z dengan J. Manakala X hampir
tidak digunakan langsung. Huruk K juga kadang-kadang digantikan dengan Q dalam
sesetengah perkataan.
A
| B | C | D | E
| F | G | H | I | J | K | L | M
| N | O | P | Q
| R | S | T | U
| V | W | X | Y | Z |

- Aci = Setuju, o.k.
- Acan = bermain
dengan bayi
- Aih kepe = Ais
kepal
- Ajo = Ajar
- Ako = Akar
- Asam gelugo = Asam
keping
|
- Aweh-aweh = Bahan-bahan untuk memasak
- Awak = (Lihat "Teman") = Saya
- Ayo = Air
- Ayo Lio = Air liur
- Ayo mati = Air suam
- Ayo nyor = Air kelapa
|
- Bade = Cucur (pisang)
- Bah = Banjir
- Bajang = Setan,
Berkelakuan jahat.
- Baju perak =
Singlet (Baju dalam lelaki)
- Bak = Minta
- Bako = Bakar
- Bangko = Buruk
(basikal)
- Bao = Baur (batang
kail)
- Beban = Degil
- Bebeno =
Betul-betul
- Bebinat =
Berbingkai (kena rotan)
- Becempeghe = Lari
lintang-pukang
- Becendoi-cendoi =
Berikut-ikut (lelaki perempuan)
- Bede'ah = Pembohong
- Bede = (lihat
Rempit)
- Bedi = Sejuk
- Begencok = Menari
- Beghe = Menjadi
hitam, Lebam
- Beghocat = Sejenis
ikan seperti haruan
- Begholoh = Rabun,
Tak nampak
- Begholoih = Jerlus
- Beghoyang = Biawak
- Begumpe = Berlawan
dengan cara berpelukan
- Bekeron = Berhias
rapi
- Belacak-lacak =
terlalu banyak (membazir)
|
- Belah-belih = Berbelah bagi
- Beleh = Tak bermaya
- Belenje = Meleleh
- Belong = Badan cepat membesar
- Belinjan (Teghong Belinjan) = Tomato
- Bendang = Sawah
- Bengkak behe = Bengkak kelenjar
- Bengkin = Garang
- Beselepat = Bertempek2 kotor
- Besit = Sakiti seseorang dgn rotan atau
talipinggang
- Beso = Besar
- Besogheh = Bincang mengenai hubungan
kekeluargaan
- Besyior = Kerap kencing
- Betali-aghuih = Tidak putus-putus
- Betali-mali = Berhubung kait
- Betolo-tolo = Suruh-menyuruh
- Betonak-tonak = tanya berulang kali
- Bisek ghenik = Perkara yang diperkatakan
- Bob Beso = Buku besar
- Bogah (kepala) = Dahi besar
- Bolo' = Memasukkan makanan dengan banyak
kedalam mulut
- Bongko = Selongkar
- Bonyo = Terlalu empuk, Lembek
- Bulo = Berkehendak, mahu, Lapar
- Bum = Menyuruh kanak2 tidur
- Bunto (bebunto) = Bentuk bulat
|
- Cabuk = Buruk
- Cakcibo = Pepatung
- Calat = Habis,
licin
- Cam = Kenalpasti
- Candung = Pisau
pemotong
- Cap-cap = Ada-ada
tidak (Sikit)
- Capik = Tempang,
jengkut
- Cebak = Cop,
Penggali lubang
- Cebok = Pencedok
air
- Cedok = Lihat :
Bogah
- Cega = Khuatir
- Ceghangap = Cabang
pada hujung galah
- Cekih = hal
|
- Ceko-Jeghango = Bau-bau bacang
- Cekoh = Sentuh, pegang
- Ce-gha-ngap = Berduri, bercabang
- Ce-ghoko = Ada
- Cenge = Garang
- Cengkegham = Pendahuluan
- Cico = Cicir
- Co = panggilan kepada bapa atau emak saudara
- Cuak = Simbah dengan air
- Cuat (Mencuat-cuat) = Lari lintang pukang
- Cuco = Makanan goreng (Pisang, ubi dll),
jirus air
- Culeh = Liat, malas (bayar hutang)
|
- Daje = Makian akan
sesuatu kerana terlalu marah
- Dange = Sejenis
kueh
- Dahagi = Tamak
- Dabe = Dompet
- Dedo = Badan Panas
(tanda nak demam)
|
- Dedokok = Kueh spt. lepat liat
- Dego = Cakap besar
- Deghuih = Deruih (Nakal bagi kanak-kanak)
- Deme = Mereka
- Dogoi = Botak
|
- Emoi = Cuba berbaik
semula
- Empok = Lembut
- Empulo = Isi atau
bahagian lembut dalam batang
|
- Eko pipit = jambang (sideburn)
- Entah = Tak tahu
- Eghap = Seakan-akan, hampir serupa
|
- Gadang = Nyiru
(Alat untuk menampi)
- Gaghin = Garing
(Goreng)
- Gampang =
Haram-jadah
- Gate = Gatal
- Gebang = Sembang
- Gebo = Kain
selimut
- Gedang = (Lihat
"Tegedang")
- Gegak = Luruh
banyak (buah2an)
- Geghotak =
Jambatan kayu
- Geghotok = Goncang
- Gejong = Keras
kaku
- Gelok = Takar
- Geli geleman =
Jijik
- Gelinte = Gentel
- Gencok = Joget
- Gempe = Gempal,
Gemuk
- Gempo = Cuba
menakutkan
- Gencok = Menari
- Genyi = Rasa jijik
- Genyit = kejip
mata
- Gereba = Flask air
- Germit = Alat
gerudi
- Getik = Benci,
meluat
- Ghadang = Marah
- Ghalad = Terkilan
|
- Ghalid = Asyik
- Ghapik = Lebih hampir dan mesra
- Ghawe = Mengambil habis isi makanan dengan
tangan
- Gheban = Lau (tempat ayam itek)
- Ghecak = Dipijak-pijak
- Ghedeh = Hentam keromo
- Ghehek = Kurus (susut badan)
- Ghembang = Tengahari
- Ghembeh = Rimbas
- Ghempit = Sakiti seseorang dengan rotan atau
lidi
- Ghendang = Goreng
- Ghenik = Halus, terlalu kecil
- Ghesak = Aktif
- Ghojak = Gobek (alat untuk melumatkan pinang
& sireh)
- Ghoneh = Merosakkan (bunga umpamanya)
- Ghonggah = (Lihat Ronggah)
- Gocoh = Tergesa-gesa
- Godam = Pukul
- Gogheh api = Mancis api
- Gogok = Langgah air terus dari tekoh
- Gonyoh = Sental
- Goyo = Terhoyong-hayang (gementar)
- Gulin peghin = Rebah rempah
- Gumpe = (Lihat "Begumpe")
- Guntin boyan = Gunting rambut berjambul
|
- Haluspika = Alat
pembesar suara
- Hambat = Kejar,
mengekori, Ligan
- Hampa = Anda semua
- Hempeh = Hempas
- Hande = Handal
- Hangat Pijo = Rasa panas
disuatu bahagian badan
- Hanyo = Hanyir
- Hape = Hafal
- Haye = Pening
|
- Heghot-benyot = Bengkang-bengkok
- Hincit = Berambus, Menghalau, Nyah
- Hingo = Bising
- Hulo = Hulur
- Hunjam = Terbaring
- Humban = Buang
- Hunte = Buat sesuatu bersungguh-sungguh
- Hunye = Lasam
|
- Ikan beghocat =
Ikan haruan
- Ikan kaghin = Ikan
sebilai
- Ikan temenong = Ikan
kembong
- Imbeh = Imbas
(Penyakit yang disebabkan hantu)
|
- Imbeh-imbeh = Hampir Serupa, seakan-akan
- Inte = Memerhati
- Intu api = Hidupkan api (untuk memasak)
- Ingke = Gembira keterlaluan
- Ipo due = Abang atau kakak ipar
|
- Jabe = Raga
- Jamban = Tandas
- Jebah = Sembab
- Jeghombab = Bersua
dengan tiba-tiba
- Jeghomon =
Rumpunan semak
- Jeghongo = Genyu,
Macan
- Jegele = Keloloh,
kelakar
- Jeghomon = Semak,
bushes
- Jejemput = Cucur
kodok
- Jelat = Terlalu
letih
|
- Jelebo = Lelabi
- Jeloi = Menanggal pakaian
- Jelujo = Jahitan tangan sementara
- Jemoh = Bertemu dengan tiba-tiba
- Jengkut = Tempang, capik
- Jengoi = Muncul dengan tiba-tiba
- Jenoh = Berkali-kali
- Jojoi = Ceracak (dalam sungai)
|
- Kacang pin =
Kacang buncis
- Kaghang = Sebentar
lagi
- Kanji = Bubur nasi
- Karan ghambut =
Kerinting rambut
- Kaso-gano = Tidak
waspada (dlm membuat sesuatu)
- Katam = Potong
- Kayo = Pergi Mandi
atau kencing/berak
- Ke = Kal (Sukatan
beras untuk dimasak)
- Kebah =
Berkurangan (demam)
- Kebebe = Tahi
keras
- Kecek = Tipu,
pengaruhi
- Kedan = Skop (alat
penggali)
- Keghetang = Kotor,
comot
- Keghompang - Gigi
rongak
- Kehong = Busok
- Keho = Kuat
(tenaga)
- Kejan = Minta
dalam bentuk paksaan
- Kejo = Kejar
- keleceh = Gelincir
- Kelubung = Gelung
simen
- Keme = Kami
|
- Kemin = Kemas (buatannya)
- Kepak = Patahkan
- Kepiah = Songkok
- Keriau = Memekik
- Kesit = Menjadi kecil, surut
- Ketid = Gigitan (nyamuk atau pacat)
- Ketoi = ketol (butir)
- Kiak = Punggah bertaburan
- Kide =Kidal (Guna tangan kiri)
- Kigho = Warna hampir2 masak
- Kobak = Buka luas-luas
- Kokak = Gigit
- Konyah = Mamah
- Kudap = Makanan
- Kuce = Kacau
- Kuko nyo = Parut Kelapa
- Kundeh = Sejenis kueh
- Kupang = Sen (Sekupang = 10 Sen)
- Kupeh = Kupas (Kopek)
- Kusut-mase = Tidak rapi (wajah)
- Kutay = Cubit
|
- Labang = Tuli,
pekak
- Labun = Bual
- Laki = Suami
- Laki-bini =
Suami-isteri
- Lanco = Lancar
- Lang suyo =Langsui
(hantu)
- Lantin = Pelita
Tanglong
- Laong = Panggil
- Lapo = Lapar
- Latam = Pijak,
gilis dengan roda
- Laweh-bangleh =
Terang-benderang
- Lebo = Lebam kena
api
- Lebuh = Hilang dari
pandangan
- Lecah = Becak
- Lejam = Pusingan Ligat
(gasing)
- Lekik = Sekeh
(kepala)
- Leko = Bertuah,
bernasib baik, beruntung
- Lempo = Buang,
campak
|
- Lenjun = Basah
- Lenga = Bijan
- Lenge = Tidak mengambil perhatian
- Lenyo = Lembik
- Lesyo (pinggan lesyo) = Rata, nipis
- Libang-libu = Perasaan tidak tenteram
- Licin-lico = habis langsung
- Lingkup = Rosak
- Locok = Buang
- Lokoih = Basah-kuyup
- Lola = Bodoh, biul
- Loghat = teruk
- Longkah = Berkurangan (Sakit)
- Loto = Lontar
- Luat = Benci
- Lugu = Jemu (kerana terlalu lama menunggu)
- Lungap = Longam (gelojoh makan lauk)
- Luku = Sekeh (kepala)
|
- Main kutu = Main
Kut
- Malo = Bahan
plastik yang digunakan untuk memasang tajak
- Mampoih = Bahasa
kasar bagi "Mati"
- Martoi = Penukul
paku
- Masuk Jawi =
Berkhatan
- Mehe = Mahal
- Melaram = Bergaya,
pasang badan
- Melengeh = Lembab
atau basah
- Mengelat = Menipu
(dlm. permainan)
- Mengenden =
memandang dgn harapan untuk mendapat sesuatu
- Mentah cike =
Makan dengan lahap
- Menuge = Rasa nak
muntah, Loya
- Meto = Marah tidak
keharuan
- Meghadam, Megholoh
= Tidur
- Meghampoih = Panas
baran
- Meghebeh = Buang
air besar
- Meghendeh = Bawa
banyak barang
- Meghobak =
Menangis kuat
- Meghobok =
Bertambah teruk
- Megholoh = Tidur
- Melanyo = Air yang
banyak
- Memantoi =
Melantun
- Memeghap =
Merengek (kanak-kanak)
|
- Memerot = Berak
- Memotong = Menoreh (getah)
- Menahu = Tunggu Lama
- Mencebak = (Lihat : Cebak)
- Menesah = Madrasah, surau
- Mengae = Memancing
- Mengancuk = Bedebah
- Mengelat = Tidak betul/tidak jujur
- Mengenden = Meminta cara kesian
- Mengke = Hampir masak (buah)
- Mengkema = Kamu semua
- Mengkiak = Cengkiak (Semut besar)
- Menyelo = Datang perlahan-lahan
- Menyenggo = Bahang panas
- Mike = Awak, kamu
- Moh = Jom, ayoh (mengajak)
- Molong (Piring molong) = Dalam
- Mo = Lebam, lembik kerana terhempas (buah)
- Mombong = Terlalu penuh
- Moyang = Nenek
- Mua = Melampau (Kelakuan)
- Mue = Nasi yang telah masak kembang lebih
dari biasa
|
- Nasi manis = Pulut
kacau
- Ngangkup =
Tercungap keletihan
- Ngedo = Beredar
dari situ
- Nge-le-bang = Laju
- Nge-le-dok =
Bengkang bengkok (ular)
- Ngelegak =
Mendidih (air)
- Ngelejat = Gedik
- Ngelenyo = Terlalu
gatal, gedik
- Ngeligih =
Menggeletar, Menggigil
- Ngelo = Pergi ke
hilir
- Ngelugut =
Menggigil (sejuk)
- Ngelupo = Meronta
tidak tentu arah
- Ngeluse =
Menggaru=garu (gatal)
- Ngenceh = Berjalan
dengan cepat
- Ngeghobang =
Mengerbang (rambut)
- Ngige = Menangis
keras (bayi)
|
- Ngilu = Rasa menyucuk apabila mendengar
sesuatu geseran
- Nguncam = Masam (muka)
- Nin = Jernih
- Nirai (Nighe) = Deret, Baris
- Nohin = Buat endah tak endah
- Nyah = Kakak yang tengah
- Nyang = Lihat : Moyang
- Nye-ghang-kong = Duduk berdiri lutut
- Nye-gheng-kek = Kurus kering
- Nye-ghegang = Timbul urat
- Nyeluin = bengkuk pada benda leper
- Nyo = Kelapa
- Nyongah = Terbuka dengan tak sengaja
- Nyulo-nyalo = Merangkak-rewak
|
- Oghang betina =
Isteri
- Ocok = Menghasut,
mengacum
|
- Opah = Nenek perempuan, Pan
- Otek = Berulang2, sedikit2
|
- Pacoi = (Pacul)
Terpersil keluar
- Pagho = Parau
(Suara serak)
- Pah = (Lihat
"Opah")
- Palo = Tidak ingin
- Pan = Nenek
perempuan
- Pancah = Ceroi
(tidak pekat)
- Pandak = Timangan
untuk anak kelima
- Pandam = Damar
atau malau untuk melekat ulu parang
- Paneh Menehin =
Panas terik
- Panglin =
Terpelengong, tercengang, tidak ingat lagi
- Pedabi = Pukul
dengan teruk
- Peghak =
Tercengang, Kehairanan
- Peghap = Perap
(Biar seketika)
- Peghokat = Gam
- Pe-ghong-kap =
Perangai
- Peghongoih = Panas
baran, cepat marah
- Peghonjang =
Kegunaan
- Peghun = Bakar
(sampah)
- Pekin = Berjimat
- Pelamin minum =
Pelangi
|
- Pelanto = Tempat pemboncing basikal, Tempat
lapang dihadapan rumah
- Pelita = Lampu minyak tanah
- Pelita selait = Lampu picit
- Peloto = Peluru
- Pelupoh = Pukul bertubi-tubi
- Penangan = Tindakan
- Pencebak = Alat penggali lubang
- Pencurut = Yang akhir
- Penganan = Juadah
- Pengkalong = Buang, Humban (jauh-jauh)
- Pentelon = Seluar panjang
- Penyek = Kemek, jadi pipis
- Pesam = Sederhana panas (air)
- Peti nyanyi = Alat pemain piring hitam (zaman
dahulu)
- Picak = Buta
- Pikio = Fikir. Ingat
- Pok ko = Sesumpah
- Pungge = Tuju
|
- Qobo = Kerbau
- Qoje = Kerja
- Qokeh = Cakar
(tanah)
- Qompang = Tiada
gigi
|
- Qoteh = Kertas
- Qotih = Cungkil dengan kuku
- Qoto = Kotor
|
- Remoih = Bentuk
dandanan rambut
|
- Rempit = (Lihat "Ghempit")
- Ronggah = Mengeluarkan dengan banyak
|
- Sama-tumbeh = Turut
serta menolong
- Sambe mako = Sos
cili
- Sambut-siku =
Mengganggu kerja
- Sange = Tudung saji
- Sangku = Jag,
mangkuk membasuh tangan
- Sed besika = Tempat
duduk pengayuh basikal
- Se-ghih = Kacau
(nasi sedang dimasak)
- Segho = Sumsum
tulang
- Seghone = Serunai
- Seghogah = Sergah
- Seghoyo = Ngeri,
gementar
- Sekomin = Sangat
sedikit
- Selepang = Samping
- Selimbo = Sembilu
- Selogho = Bergurau
- Selopong = Berlumuran
dengan tepung, selut dll
- Seluo sampak =
Seluar dalam yang dijahit sendiri
- Semawe = Pelawa,
menjemput
- Sem-be = Pasir
- Semboi = Menonjol
keluar
- Semedang =
Sentiasa, kerapkali
|
- Semeghokap = Pengotor
- Semenggah = Senonoh
- Sempak = Patah, Serepih
- Sendo = Sasa dan kuat
- Senggen = Condongkan, Sengetkan
- Senggut = Gaya, seakan-akan
- Sengkelin = Lipat kebelakang
- Sente = Sental, Gosok dengan kuat
- Senten = Singkat (pakaian)
- Sepak = Tempeleng
- Seghambi = Anjung
- Seseban = Rasa hendak kencing selalu
- Seteri, setereka = Penggosok baju
- Si'a = Bekas isi makanan bertingkat
- Sidang = Berhenti, Seriat (hujan dah sidang)
- Siut = Disambar api
- Sipa = Angka kosong
- Soh senia = Sunyi sepi
- Soja = Askar
- Su-ghe = Kawal daripada terus membakar (api)
- Suntin = Anting-anting
|
- Tabio = Tabir,
langsir
- Taboh = Lihat :
Tampar, Gendang raya
- Tagan = Gundu
- Tagham = Berdendam
- Tak mandang = Tiada
- Tak semene-mene =
Tak tentu fasal
- Tak Semiak = Tak
sedap badan
- Tak-sio, Tak bulo =
Tidak mahu
- Taktih = Ajar bayi
berjalan
- Talipaun = Telefon
- Tampan = Halang,
sekat dgn sesuatu
- Tampo = Tampar
- Tanak nasi = Masak
nasi
- Tanghon = Su un (Sj
makanan spt bihun)
- Tangkap gambo =
Mengambil gambar foto
- Tawo-hebio =
Terlalu tawar
- Teban = Buang
- Teboghe =
Terjelabak
- Tegedang =
Terhampar
- Teghan = Teran
(untuk berak)
- Teghong belinjan =
Buah tomato
- Teghoyak = Menangis
- Teho = Biarkan kelaparan
- Tejuak = Ketemu,
Serempak
- Teke = Keras (kayu)
- Teko = Tepis,
mengelak (silat)
- Tekoi = Tekoh
(tempat bancuh)
|
- Telo = Cakap tak fasih
- Telukop = (Lihat Gampang)
- Teman = Lihat : Awak = Saya
- Tembi = Sigong (dengan siku)
- Tembo = Hantukkan
- Tenang = Halakan target
- Tenggek = Letak atas api (untuk dimasak)
- Tengi = Hapak
- Tengin = Bodoh
- Tepeghongo = Terpelohong
- Tepong Toghak = Sejenis kueh yg dibalut dgn
daun pisang
- Teqolap = Terseliuh, terkehel
- Toghek = bunyi bising
- Tojen = Kurus kerdil
- Tokak = Kudis yg terjadi kononnya kerana
terlangkah lubang congkak
- Tokek = Takok
- Tokki = Datuk Lelaki
- Tonak (Bertonak-tonak) = bertalu-talu
- Tot-tot = Tiba-tiba, Sekonyong-konyong
- Tuke = Membuat lubang pada tanah dengan kayu
- Tumpo = Mati
- Tungkap, Tungkap-haup = Mampus
- Tunje = Tendang kuat dengan kaki
- Tuntun = menolak sesuatu dengan tangan
(basikal)
- Tuo = Alat perangkap ikan
|
- Ujung jule = Hujung
dahan (pokok)
- Ulo = Ular, hulur
- Umo = umur, usia
- Unjuk = Hulurkan
|
- Untay = Sedikit demi sedikit, beransur
- Uto = Isyarat
- 'Uzo = Uzur, sakit, tak kuat lagi
|
- Yangat = Minuman
Panas (spt. Kopi-O)
- Yengki = Fesyen
baru
|
|
Halaman Utama | Biodata
| Anugerah | Agama | Keluarga | Pengalaman | Nostalgia | Pautan
