Lahir Satu x - Mati Dua x ; Lahir Dua x - Mati Satu x
Kembalinya Yesus Sewaktu Kita
Hidup > Maut Kematian ditelan oleh kemenangan
Ishak Natan
Des. 2016, Des 2020, Juli 2021
Ribuan juta orang dari segala
zaman dan penjuru langit berusaha mencari informasi tentang keberadaan
setelah kematian. Buku buku agama, orang orang pintar, dukun,
sekolah-sekolah Teologi menjadi andalan
berita untuk memenuhi keinginan tahu
hal-hal keberadaan dibalik kematian. Dari wahyu Sang
Pencipta
baru diketahui bahwa masih ada lagi kematian
yang
kedua (mati 2x).
Bagan strategis di sebelah
kiri disarikan dari kitab Kitab Suci.
Aku memanggil langit dan bumi sebagai saksi pada hari ini
terhadap kamu, bahwa aku telah menghadapkan kepadamu kehidupan dan
kematian, berkat dan kutuk: oleh karena itu pilihlah kehidupan, agar
kamu dan keturunanmu dapat hidup: (Deu 30:19)
Dan kepada bangsa ini kamu harus berkata, Beginilah firman TUHAN;
Sesungguhnya, Aku menghadapkan kepadamu jalan kehidupan dan jalan
kematian. (Jer 21:8)
Ini adalah berita yang sangat
meresahkan bagi umat manusia di bumi sebagai pendosa. Lalu bagaimana
jika ada kabar baik? Disinilah asas percaya (iman) mulai
dilibatkan.
Revelation 20:6 Berbahagia
dan kuduslah ia, yang mendapat bagian dalam kebangkitan pertama itu. Kematian yang kedua [mati 2x] tidak
berkuasa lagi atas mereka,
tetapi mereka akan menjadi imam-imam Allah dan Kristus, dan mereka akan
memerintah sebagai raja bersama-sama dengan Dia, seribu tahun lamanya.
Revelation 20:11-15 Lalu
aku melihat suatu takhta putih yang besar dan Dia, yang duduk di
atasnya. Dari hadapan-Nya lenyaplah bumi dan langit dan tidak ditemukan
lagi tempatnya. Dan aku melihat orang-orang mati, besar dan kecil,
berdiri di depan takhta itu. Lalu dibuka semua kitab. Dan dibuka juga
sebuah kitab lain, yaitu kitab kehidupan. Dan orang-orang mati dihakimi
menurut perbuatan mereka, berdasarkan apa yang ada tertulis di dalam
kitab-kitab itu. Maka laut menyerahkan orang-orang mati yang ada di
dalamnya, dan maut dan kerajaan maut menyerahkan orang-orang mati yang
ada di dalamnya, dan mereka dihakimi masing-masing menurut
perbuatannya. Lalu maut dan kerajaan maut itu dilemparkanlah ke dalam
lautan api. Itulah
kematian yang kedua [mati 2x]: lautan api. Dan setiap orang yang tidak
ditemukan
namanya tertulis di dalam kitab kehidupan itu, ia dilemparkan ke dalam
lautan api itu.
Rev
21:8 Tetapi orang-orang yang takut, orang-orang yang tidak percaya,
orang-orang yang kejam, para pembunuh, orang-orang yang tidak bermoral,
ahli-ahli sihir, penyembah berhala dan semua pendusta, mereka akan
mendapat bagian mereka di danau yang terbakar dengan api dan belerang, ini adalah kematian kedua. "
Inilah kabar buruk bagi
orang orang berdosa yang menolak pecaya akan pengampunan kasih karunia
Nya Tuhan Yesus yang telah mati menggantikan dosa-dosa umat manusia.
Dia yang tidak mengenal dosa telah
dibuat-Nya menjadi dosa karena kita, supaya dalam Dia kita dibenarkan
oleh Allah. (2Co 5:21 Baru)
Dibawah
kolong langit dapat dikategorikan
hanya dua jenis agama yang dianut
oleh mahluk manusia.
Yang pertama yalah ritual agama yang berasal dari bumi dan yang
berusaha 'mendaki kesurga' untuk berjumpa dan diterima dihadirat Sang
Pencipta. Contohnya adalah agama agama yang diakui eksistensinya di
Indonesia.
Sedang yang kedua adalah Sang Pencipta justru 'lengser dari surga',
menembus dimensi ruang dan waktu dengan mengosongkan diriNya menjelma
menjadi manusia berdarah dan berdaging bergabung dengan kehidupan
manusia yang cacat DOSA
dengan segala duka nestapanya.
Pertanyaan yang timbul; Apa
tujuan penjelmaanNya dan kedatanganNya? Jawab;
Sungguh
benar perkataan ini--sebab itu patutlah diterima dan dipercayai
sepenuhnya--: "Kristus Yesus datang ke dunia ini untuk menyelamatkan
orang berdosa." (1Ti
1:15 IBIS)
Barangkali kisah
nyata dibawah ini bisa membantu:
Suatu
malam dibulan Juli,
1794, seorang pria tua berjalan didalam kegelapan mencoba
mengenali orang orang yang dikurung dipenjara
bawah tanah dikota Paris. Ia tiba pada seorang tidur lelap yang ia
memang sedang mencarinya. Mungkinkah dia ? Ya, memang ia adalah
anaknya
sendiri. Tanpa sepengetahuan ayahnya, anak itu telah ditangkap dan
dipenjarakan. Hati sang bapa gunda luar biasa karena tahu nasib yang
akan menimpa
sang anak. Hukuman pancung kepala dengan pisau guillotine. Sepanjang
malam sang bapa menjagai anaknya sambil berdoa dalam hati agar jangan
terbangun dari tidurnya.
Pagi pagi sekali tiga prajurit masuk
kedalam goa penjara itu dan
seorang dari mereka memanggil: 'Jean Simon de Loiserolle !' Segera sang
ayah
loncat berdiri dari tempatnya dan menjawab: "Disini!' Sewaktu berjalan
ketempat eksekusi, mereka melewati papan daftar nama yang dicoret bagi
yang dieksekusi. 'Jean Simon de Loiserolle usia 37
?', selidik perajurit yang mencatatnya. "Itu nama saya,' jawab orang
tua
itu dengan tangkas,'tapi umurku 73 !' "Salah tulis !", omel sang
prajurit, 'Tujuh puluh tiga, bukan tiga
puluh tujuh!' sambil mengkoreksinya. Dan mereka melanjutkan langkahnya
ke-guillotine.
Sang
anak bangun, menantikan setiap saat panggilan hukuman matinya.
Akhirnya seorang berkata: "Sepanjang malam seorang pak tua duduk
menjagai anda, dan waktu penjaga memanggil namamu pagi tadi, ia
menjawab untuk kamu dan pergi menerima hukumannya." "Tapi aku kan
Jean Simon de Loiserolle," teriak sang anak, namun jeritannya tak
didengarkan. Dengan kepahitan yang mendalam ia baru sadar bahwa ayahnya
sendiri
telah mengantikan tempatnya. Karena memang ayah dan anak memiliki nama
yang
sama.
Pembaca yang budiman sama
seperti kisah diatas, demikian juga
Kristus Yesus telah mati menggantikan kita, demi menanggung DOSA kita,
karena
upah dosa adalah maut. Bukti kebangkitan Yesus telah mentuntaskan dan
mengenapi rencana penyelamatan menebus umat manusia berdosa dari
penghukuman akan datang dan kebinasaan kekal kematian yang kedua.
Sebab
jika kamu mengaku dengan
mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya
dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang
mati, maka kamu akan diselamatkan. Karena dengan hati orang
percaya dan
dibenarkan, dan dengan mulut orang mengaku dan diselamatkan. Karena
Kitab Suci berkata: "Barangsiapa yang percaya kepada Dia, tidak akan
dipermalukan." (Rom 10:9-11)
John
1:12-13 Tetapi
semua orang yang menerima-Nya
diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak
Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya; orang-orang
yang
diperanakkan (lahir 2x) bukan dari darah atau dari daging, bukan pula
secara
jasmani oleh keinginan seorang laki-laki, melainkan dari Allah.
Sebab kamu tidak menerima roh perbudakan yang membuat kamu menjadi
takut lagi, tetapi kamu telah menerima Roh yang menjadikan kamu anak
Allah. Oleh Roh itu kita berseru: "ya Abba, ya Bapa!" (Ro 8:15 Baru)
Dan karena kamu adalah anak, maka Allah telah menyuruh Roh Anak-Nya ke
dalam hati kita, yang berseru: "ya Abba, ya Bapa!" (Ga 4:6 Baru)
Orang berdosa yang percaya
dan menerimaNya dilahirkan
kembali secara rohani dan menjadi ciptaan ras manusia baru
apapun warna kulitnya atau suku kebangsaannya.
Memang mereka masih akan
mengalami kematian jasmani (mati 1x), tetapi namanya sudah tertulis
dalam kitab
hayat, kitab kehidupan.
"Maut ditelan oleh kemenangan" klik disini
Beranda