Kristenisasi
atau
Memberitakan Kabar Baik ?
 Ishak Natan
Feb 2005, Sep 2010, Jan 2017, Sep 2020

Pengantar

Menyebarkan agama Kristen (Katolik atau Protestan) adalah salah besar. Agama Kristen tidak dapat memberikan keselamatan kekal yang didambakan orang berdosa. Lho, lalu apa ?
Istilah yang benar yalah memberi tahu bahwa ada kabar yang mengandung sukacita luar biasa. Untuk mengerti dan menghayatinya maka memberitakan 'kabar sukacita luarbiasa' atau Kabar Baik (=Injil) perlu sebelumnya didahului oleh Kabar Buruk (=Kabar Celaka).
Apa itu Kabar Buruk? Yaitu semua manusia telah berada dibawah kutuk hukuman dosa dan menuju keneraka.
Lho, buktinya apa ?
Buktinya kita bakalan mati dan dikubur atau dikremasi. Masalahnya setelah mati kemana ? Hanya dua pilihan surga atau neraka.

Mat. 7:13-14  Masuklah melalui pintu yang sesak itu, karena lebarlah pintu dan luaslah jalan yang menuju kepada kebinasaan, dan banyak orang yang masuk melaluinya; karena sesaklah pintu dan sempitlah jalan yang menuju kepada kehidupan, dan sedikit orang yang mendapatinya."
Catatan:
Silahkan percaya atau tidak, keberadaan neraka secara phisik boleh diperiksa pada alamat
http://www.av1611.org/hell.html

Lalu kabar baiknya apa ?

Kabar baiknya yalah sewaktu kita berdosa, Kristus telah mati bagi dosa seluruh umat manusia termasuk kita yang lahir diabad 20/21 ini.

Pada waktu Adam jatuh dalam dosa (makan buah terlarang), dosa masuk dan maut menjalar kepada semua orang, keseluruh keturunan Adam. Sin nature (hakekat DOSA) selalu berfokus kepada Aku = Gue = Beta = Saya = I [Inggris].
Celakanya upah dosa itu maut.
Kristus datang menyalibkan I ini dan dipalang menjadi simbul salib.
Yesus (Sang Pencipta langit dan bumi) datang dari surga lewat rahim Maryam yang dikandung dari Roh Suci menjelma menjadi manusia berdarah dan berdaging sebagai Adam yang terakhir; untuk menerima kutuk hukuman itu menggantikan ras umat manusia berdosa.

Sebab itu, sama seperti oleh satu pelanggaran (Ketidaktaatan Adam) semua orang beroleh penghukuman, demikian pula oleh satu perbuatan kebenaran semua orang beroleh pembenaran untuk hidup.
Jadi sama seperti oleh ketidaktaatan satu orang semua orang telah menjadi orang berdosa, demikian pula oleh ketaatan satu orang semua orang yang percaya dan mengimani Yesus, menjadi orang yang dibenarkan, dibebaskan dari penghukuman. [Rom 5: 17-19]
Begitu orang percaya dan menerima kesaksian yang ditulis Alkitab  tentang Yesus sang Juruslamat, maka orang itu ditransfer, dipindahkan dari maut kedalam Hidup.[Joh 5:24]

Apa cuma percaya/ pasrah (=trusting, believe) begitu lalu sudah diselamatkan ? Benar. Betul. Iya.

Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri. Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya.(Eph 2:8-10)

Pertobatan (berbalik arah dari haluan hidup) adalah langkah awalnya. Berikutnya bersedia datang dengan iman kepada Tuhan mengaku dirinya sebagai orang berdosa yang sudah sepatutnya dihukum mati, mohon pengampunannya dan menerimanya sebagai Juruslamat pribadinya dan Tuhan (=Juragan= Junjungan=Gusti).
Jadi tidak harus melakukan perbuatan amal, mengaku dosa kepada pastor, bertapa, mengikuti misa kudus, hijrah ketempat suci, berbuat kebaikan dahulu untuk diselamatkan ? Benar, tidak perlu.

Karena orang berdosa dianugrahi keselamatan cuma-cuma dalam Kristus Yesus, diselamatkan oleh iman dan bertobat karena percaya, bukan oleh pekerjaan baik tapi kasih karunia Allah.

Rom 10:9-11 Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan.
Rom 10:10  Karena dengan hati orang percaya dan dibenarkan, dan dengan mulut orang mengaku dan diselamatkan.
Rom 10:11  Karena Kitab Suci berkata: "Barangsiapa yang percaya kepada Dia, tidak akan dipermalukan."


Beda Agama Katolik, Agama Kristen Dengan Kristen.

Agama Katolik & Kristen = berusaha berbuat kebaikan, berbuat amal, melakukan ajaran Alkitab supaya moga moga (=tidak ada kepastian) nantinya Tuhan menyelamatkan setelah saya mati.
Pengertian 'selamat' yang keliru yaitu; apabila jumlah perbuatan baik lebih besar dari perbuatan dosa akan membawa saya ke surga. Dengan pengertian seperti itu maka tidak salah kalau masyarakat luas berkesimpulan bahwa semua agama itu sama.
Memeluk agama tertentu sebenarnya berusaha mati-matian berbuat sesuatu apakah melalui bom bunuh diri atau mengamalkan kebaikan luar biasa seperti Mother Teresa of India  supaya kalau mati masuk surga dan tidak keneraka. Dan itu mustahil terlaksana karena manusia lahir sudah cacat DOSA.

Lalu, apa DOSA itu ? Kenapa dijadikan topik yang mendasar ? Silahkan klik disini untuk mengetahui lebih jelas.

Hanya ada SATU yalah Dia yang tidak cacat DOSA 'yang datang dari atas ke bawah' dan yang berkata: "Akulah Jalan dan Kebenaran dan Hidup. seorangpun tiada sampai kepada Bapa kecuali dengan Aku" Joh 14:6.

Mengapa hanya lewat Yesus Kristus ? Karena Dialah satu satunya yang tanpa cacat DOSA yang mati disalibkan untuk menggantikan manusia berDOSA sehingga menjadi satu satunya yang berkualifikasi sebagai penebus dosa umat manusia yang berdarah dan berdaging.

2 Cor 5:21 Dia yang tidak mengenal dosa telah dibuat-Nya menjadi dosa karena kita, supaya dalam Dia kita dibenarkan oleh Allah. [Terjemahan Baru]
2 Cor 5:21 Maka Ia, yang tiada mengenal dosa, telah dijadikan-Nya dosa ganti kita, supaya kita ini akan menjadi kebenaran Allah di dalam Dia. [Terjemahan Lama]

Kisah nyata sebagai analogi
Suatu malam dibulan Juli, 1794, seorang pria tua berjalan didalam kegelapan mencoba mengenali orang orang yang dikurung dipenjara bawah tanah kota Paris. Ia tiba pada seorang tidur lelap yang mana ia memang sedang mencarinya. Mungkinkah dia ? Ya, memang ia adalah anaknya sendiri. Tanpa sepengetahuan ayahnya, anak itu telah ditangkap dan dipenjarakan. Hati sang bapa gunda luar biasa karena tahu nasib yang akan menimpa sang anak. Hukuman pancung kepala dengan pisau guillotine. Sepanjang malam sang bapa menjagai anaknya sambil berdoa dalam hati agar jangan terbangun dari tidurnya.

Pagi pagi sekali tiga prajurit masuk kedalam goa penjara itu dan seorang dari mereka memanggil: 'Jean Simon de Loiserolle!' Segera sang ayah loncat berdiri dari tempatnya dan menjawab:"Disini!' Sewaktu berjalan ketempat eksekusi, mereka melewati papan daftar nama yang dicoret bagi yang dieksekusi. 'Jean Simon de Loiserolle usia 37 ?', selidik perajurit yang mencatatnya. "Itu nama saya,' jawab orang tua itu dengan tangkas,'tapi umurku 73 !'
"Salah tulis !", omel sang prajurit, 'Tujuh puluh tiga, bukan tiga puluh tujuh!' sambil mengkoreksinya. Dan mereka melanjutkan langkahnya ke-guillotine.

Sang anak bangun, menantikan setiap saat panggilan hukuman matinya. Akhirnya seorang berkata: 'Sepanjang malam seorang pak tua duduk menjagai anda, dan waktu penjaga memanggil namamu pagi tadi, ia menjawab untuk kamu dan pergi menerima hukumannya.'
"Tapi aku kan Jean Simon de Loiserolle," teriak sang anak, namun jeritannya tak didengarkan. Dengan kepahitan yang mendalam ia baru sadar bahwa ayahnya sendiri telah mengantikan tempatnya. Karena memang ayah dan anak memiliki nama yang sama. Ia menunggu dan menunggu. Setelah tiga hari, pimpinan revolusi Robespierre dieksekusi, pemerintahan teror berakhir dan para tawanan penjara dibebaskan. Sang anak bersumpah bahwa di sisa hidupnya akan selalu menghargai pengorbanan dari ayahnya.

Pembaca yang budiman sama seperti kisah diatas, demikian juga Kristus Yesus telah mati menggantikan kita. Demi menanggung DOSA kita.

Bukti kebangkitanNya telah mentuntaskan dan menggenapi rencana penyelamatan Tuhan Allah Maha Suci menebus umat manusia berdosa dari penghukuman akan datang dan kebinasaan kekal.

Jadi arti Kristen = Ras manusia baru yang telah ditebus dengan darah Kristus dari kematian kekal dan telah menjadi milikNya sekarang dan selamanya.

Ro 5:1  Sebab itu, kita yang dibenarkan karena iman, kita hidup dalam damai sejahtera dengan Allah oleh karena Tuhan kita, Yesus Kristus.
Ro 8:1  Sekarang tidak ada lagi penghukuman terhadap mereka yang hidup bersatu dengan Kristus Yesus.[BIS]

Setelah percaya dan menyadari hal itu, maka orang percaya itu 'berhutang budi' dengan berbuat kebaikan.
Ia bertekad bahwa setiap saat dari hidupnya akan selalu menghargai pengorbanan dari Tuhan Yesus. Ia berihktiar memberitakan kabar baik itu sebagai rasa syukur bahwa ia telah dibebaskan dari hukuman yang akan datang dan telah memiliki hidup yang kekal itu sekarang ini dan yang akan dinyatakan waktu Tuhan datang menjemput milikNya yang telah ditebusNya itu.

Penjelasan tentang Ras manusia baru lebih detil silahkan klik disini.
 

Beranda