Bijaksini Atau Bijaksana

 Ishak Natan

Jan 2000, Jan 2017, Aug 2020, Okt 2021

Pengantar

Sekitar 2000 tahun yang silam lahir sekelompok 'ras manusia baru' pada hari Pentakosta di Yerusalem tanah Israel (Ac2:1-47).  Apa itu ras manusia baru ? Begini penjelasannya . . .

Saat ini ada 3 golongan ras manusia diatas bumi ini, dimana Tuhan Allah pencipta langit dan bumi berurusan dengan seluruh umat manusia; yaitu bangsa Yahudi, bangsa Kafir dan Ras Manusia Baru (disingkat RMB). Penjelasan lebih rinci disini.

Awal Penciptaan

Pada awalnya Sang Pencipta menciptakan Adam & Hawa ditaman Firdaus untuk mengelola ciptaanNya yaitu dunia material, dunia flora fauna, dan dunia binatang binatang. Namun sejak bencana DOSA masuk melalui ketidak taatan manusia Adam, berubalah seluruh struktur tatanan awal itu. Keturunan ras manusia yang berkembang dari 2 nenek moyang manusia ini (Adam dan Hawa) jahatlah kelakuannya sehingga dibinasakan oleh Sang Pencipta dengan Air Bah. Kita mengenal kisah Nabi Nuh yang bersama anggota keluarganya (total 8 jiwa) diselamatkan oleh bahtera yang dibuatnya berdasarkan petunjuk dari Tuhan sendiri. Gen6:1-22.

Generasi yang lahir dari keluarga Nuh ini sama juga, memiliki tendensi memberontak kepada Sang Pencipta (karena sudah cacat DOSA). Tuhan mengakhiri persatuan mereka dengan memunculkan bahasa bahasa baru. Sebelumnya generasi tersebut hanya mengunakan satu bahasa untuk berkomunikasi. Tuhan menindak mereka dengan mengacaukan bahasanya, karena mereka mendirikan menara Babel sebagai penolakan untuk menyebar keseluruh muka bumi. Gen11:1-9.

Namun tetap saja bangsa bangsa baru yang bermunculan sejak peristiwa menara Babel ini, bertendensi untuk meyembah berhala, ilah ilah yang mereka ciptakan sendiri dengan tangan tangan mereka dan meninggalkan TUHAN, Sang Pencipta sejati.

Abram Dipanggil Keluar

Kemudian Tuhan memanggil keluar seseorang dari kaum keluarganya yang meyembah berhala. Ia ini patuh dan taat kepada yang memanggilNya. Karena kepatuhannya Tuhan membuat janji yang non-conditional kepada beliau ini. Berselangnya waktu namanya diganti menjadi Abraham (Ibrahim). Ia disebut sebagai bapak iman dari orang orang yang percaya kepada Sang Pencipta langit dan bumi.

Abraham melalui isterinya Sara menjadi ayah dari Ishak, yang kemudian memperanakan Yakub.  Nama Yakub diubah menjadi Israel dan keturunan yang keluar dari jalur ini berkembang menjadi suatu bangsa yang unik, disebut kaum Yahudi atau bani Israel. Bangsa ini didisain untuk menjadi contoh bagi bangsa bangsa lain dalam rangka  memperkenalkan Sang Pencipta.

Bangsa ini melalui interaksi dengan Penciptanya disebut bangsa pilihan TUHAN dan diberikan Hukum Taurat melalui keturunan  Yakub, dari suku Lewi, yaitu Nabi Musa.

Supaya bangsa ini dapat memberikan kesaksian tentang Sang Pencipta, disediakanlah tanah perjanjian yang telah dijanjikan pertama kalinya kepada Abraham, diulangi lagi kepada Ishak dan dikokohkan kepada Yakub (=Israel).
Pada saat ini sebagian wilayah yang dijanjikan itu adalah negara Israel. Namun dalam perjalanan sejarahnya sejak dilepaskan dari perbudakan ditanah Mesir sampai sekarang, umat pilihan ini gagal total sebagai panutan bagi bangsa bangsa lain.

Catatan:
Abraham juga memiliki anak anak lain dari Ketura (setelah Sara mati) dan Ismael dari Hagar ( pembantu Sara). Keturunan mereka menjadi suku suku bangsa Arab yang kita kenal sekarang.

Misi umat pilihan etnis Yahudi kurang lebih sebagai berikut;

Jadi pada waktu itu seluruh umat manusia hanya dibagi 2 golongan dari kacamata Firman Tuhan yaitu ras manusia Yahudi = bangsa Israel dan ras manusia Kafir = bangsa bangsa yang tidak mengenal, tidak  mengetahui dan tidak meyembah TUHAN yang benar. Ras manusia Kafir bertendensi meyembah berhala, patung patung, bulan, bintang, matahari, allah ilah yang lain.
Melalui kisah jatuh bangunnya umat pilihan ini, Tuhan Allah Khalik Langit dan Bumi menyingkapkankan karakterNya serta meng-komunikasikan kepada mahkluk yang diciptakan serupa dengan peta dan teladan Nya bahwa:
Nah JALAN yang telah tersedia itu yaitu Tuhan Sang Pencipta menjelma (berinkarnasi) menjadi manusia berdarah daging untuk menghukum DOSA pada tubuhNya diatas kayu salib. Setelah mati dan dikuburkan, DIA bangkit dari antara orang mati dan menjadi pokok keselamatan bagi seluruh bangsa bangsa umat manusia. Karena pada waktu IA mati IA mati mewakili seluruh manusia keturunan Adam dalam menanggung DOSA menggantikan mereka.
Lima puluh hari kemudian lahirlah kelompok kecil RMB yang ditandai oleh lidah lidah api yang hinggap diatas orang orang yang menantikan akan janjiNya sesaat setelah IA naik kesurga. Ac1:6-8; Ac2:1-4
RMB mula mula ini terdiri dari orang Yahudi saja yang datang dari berbagai bagai wilayah negara, kemudian melalui salah satu muridNya yaitu Petrus 'anugrah keslamatan'  meluber ke orang Kafir bernama Kornelius (Ac10:1-48) dan terus berkembang pesat melalui penganiayaan oleh bangsa Yahudi yang menolak Yesus. Salah satu pemimpin penganiaya yalah Saul akhli Taurat golongan Farisi yang melalui intervensi lansung dari Tuhan Yesus sendiri ia bertobat dan menjadi Paulus yang dipakai secara khusus sebagai rasul pemberita Injil kepada bangsa bangsa Kafir (Ac9:1-22).

Asal Usul Kata 'Kristen'

Baru dikota Antioch orang orang yang percaya akan kebangkitan Tuhan Yesus -  dijuluki orang orang Kristen.
Acts 11:26 Mereka tinggal bersama-sama dengan jemaat itu satu tahun lamanya, sambil mengajar banyak orang. Di Antiokhialah murid-murid itu untuk pertama kalinya disebut Kristen.
Jadi RMB adalah orang orang yang telah ditebus dengan darah Kristus dari kematian kekal dan telah menjadi milikNya sekarang dan selamanya.
Bukti kebangkitanNya telah mentuntaskan dan mengenapi rencana penyelamatan Tuhan Allah Maha Suci menebus umat manusia berdosa yang percaya kepadaNya supaya terhindar dari kebinasaan kekal. Seperti ada tertulis Joh 3:16-18.
Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.
Sebab Allah mengutus Anak-Nya ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya oleh Dia. Barangsiapa percaya kepada-Nya, ia tidak akan dihukum; barangsiapa tidak percaya, ia telah berada di bawah hukuman, sebab ia tidak percaya dalam nama Anak Tunggal Allah.
Setelah percaya dan menyadari hal itu, maka orang percaya itu 'berutang budi' dengan berbuat kebaikan terhadap sesamanya dan berikhtiar memberitakan kabar baik itu sebagai rasa syukur bahwa ia telah dibebaskan dari hukuman yang akan datang dan telah memiliki hidup yang kekal itu sekarang ini dan yang akan dinyatakan waktu Tuhan datang menjemput milikNya yang telah ditebusNya itu.

Pemberitaan kabar baik ini masih berlangsung saat tulisan ini dibuat sampai jumlah yang penuh bangsa bangsa Kafir (non Jews) telah masuk. Artinya pintu 'anugrah keselamatan' ( = gratis) akan berakhir pada waktu TUHAN memulai kembali menangani secara kolektiv umat pilihanNya (bangsa Yahudi) yang belum percaya dan tegar tengkuk.
Secara praktis pemberitaan kabar baik (Injil) telah diberitakan keseluruh negara negara diplanit bumi ini. Penulis mendapat tahu bahwa negara terakhir yalah Mongolia diawal dekade 1990-an yang lalu.

Penjelasan inti berita lebih detil silahkan klik disini.

Nah, sekarang kita tahu bahwa RMB ini juga disebut Ekklesia, orang-orang kudus (Ro1:7), umat kepunyaan Tuhan Allah yang dipanggil keluar (set apart), mengikuti Yang memanggil. RMB ini juga disebut Jemaat Tuhan, Tubuh Kristus, Mempelai Kristus (2Co11:2), umat tebusan atau secara umum disebut Gereja Yang Kudus dan Am seperti ucapan pengakuan Iman Rasuli.
Gereja disini bukan bangunannya, bukan sistem pengelolaan
organisasinya (=denominasi), melainkan 'organism'. Ciptaan baru bukan oleh pekerjaan manusia, namun pekerjaan sang Pencipta (Roh Kudus) sendiri yang telah di predestinasi 'didalam' Kristus sebelum dunia dijadikan.

2Cor 5:17 Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang.
Kunci utama untuk membuka pengertian akan kekayaan yang telah tersedia bagi orang orang percaya yaitu kata 'didalam'. (Eph1:1-14)
Jadi 'di dalam' Kristus tidak dikenal lagi suku Jawa, suku Madura, suku Dayak, suku Aceh, suku Ambon, suku Bali, suku Toraja, suku Batak, suku Papua; tidak ada lagi yang namanya orang Tionghoa, orang Bule, orang Yahudi, orang India, orang Arab, wong Londo, orang Keling, orang Spanyol, Latin Amerika, Afrika, Inggris, Prancis, Jerman, Rusia dan seterusnya.

Status RMB

Joh17:14-23; Aku telah memberikan firman-Mu kepada mereka dan dunia membenci mereka, karena mereka bukan dari dunia, sama seperti Aku bukan dari dunia. Aku tidak meminta, supaya Engkau mengambil mereka dari dunia, tetapi supaya Engkau melindungi mereka dari pada yang jahat. Mereka bukan dari dunia, sama seperti Aku bukan dari dunia. Kuduskanlah mereka dalam kebenaran; firman-Mu adalah kebenaran. Sama seperti Engkau telah mengutus Aku ke dalam dunia, demikian pula Aku telah mengutus mereka ke dalam dunia; dan Aku menguduskan diri-Ku bagi mereka, supaya merekapun dikuduskan dalam kebenaran.
Dan bukan untuk mereka (murid murid bangsa Yahudi) ini saja Aku berdoa, tetapi juga untuk orang-orang (bangsa Yahudi dan bangsa Kafir) , yang percaya kepada-Ku oleh pemberitaan mereka; supaya mereka semua menjadi satu, sama seperti Engkau, ya Bapa, di dalam Aku dan Aku di dalam Engkau, agar mereka juga di dalam Kita, supaya dunia percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku. Dan Aku telah memberikan kepada mereka kemuliaan, yang Engkau berikan kepada-Ku, supaya mereka menjadi satu, sama seperti Kita adalah satu: Aku di dalam mereka dan Engkau di dalam Aku supaya mereka sempurna menjadi satu, agar dunia tahu, bahwa Engkau yang telah mengutus Aku dan bahwa Engkau mengasihi mereka, sama seperti Engkau mengasihi Aku.
Dengan perubahan status 'bukan dari dunia' Paulus bilang begini; Col.3:1-4.
Karena itu, kalau kamu dibangkitkan bersama dengan Kristus, carilah perkara yang di atas (tarikan keatas), di mana Kristus ada, duduk di sebelah kanan Allah. Pikirkanlah perkara yang di atas (Bijaksana), bukan yang di bumi (Bijaksini). Sebab kamu telah mati dan hidupmu tersembunyi bersama dengan Kristus di dalam Allah. Apabila Kristus, yang adalah hidup kita, menyatakan diri kelak, kamupun akan menyatakan diri bersama dengan Dia dalam kemuliaan.

Tantangan Dari 2 Arah Hidup Yang Berlawanan

Sejak panggilan pertobatan diterima, maka RMB ini lalu menjadi seperti musafir (Heb 11:13-16) yang telah dipanggil keluar dari 'tanah Mesir = dari dunia' merantau menuju 'tanah perjanjian = rumah Bapa' Joh 14:1-3
Pola hidupnya juga berubah. Sebelum bertobat dan percaya, orientasinya mengarah kepada diri sendiri, sanak keluarga sendiri. Setelah percaya dan menerima Tuhan Yesus maka orintasi hidupnya berubah seperti tertulis di 2Cor.5:14-15;
Sebab kasih Kristus yang menguasai kami, karena kami telah mengerti, bahwa jika satu
orang sudah mati untuk semua orang, maka mereka semua sudah mati.
Dan Kristus telah mati untuk semua orang, supaya mereka yang hidup, tidak lagi hidup
untuk dirinya sendiri, tetapi untuk Dia, yang telah mati dan telah dibangkitkan untuk mereka.
Hal ini membawa implikasi secara pribadi yaitu orang percaya itu hidup oleh iman dan sedang menuju ke 'rumah Bapa'.
2Cor 5:7 --sebab hidup kami ini adalah hidup karena percaya, bukan karena melihat--
Dalam perjalanannya ia menjadi garam & terang disekelilingnya.
    Menjadi garam yaitu memperlambat proses pembusukan masyarakat, dengan memperjuangkan keadilan, mengentas kemiskinan, memperbaiki lingkungan hidup,  menahan kemerosotan moral, meneladani kelakuan baik, menghindari hidup berkubang dosa,  mengusahakan adanya makanan bagi yang menderita kelaparan, membangun prasarana dan fasilitas bagi yang menderita sakit, membudayakan nilai nilai luhur, menegakkan akhlak dan menjadi berkat dilingkungannya.
    Menjadi terang disekelilingnya yaitu dengan memberitakan Kabar Suka Cita, bahwasanya Kristus telah mati bagi DOSA mereka. Pemberitaan dapat melalui sharing pribadi, kelakuan hidup, tim kerjasama, diskusi kelompok, presentasi kelas, ngobrol santai, ataupun karya penulisan.

Catatan:
Jangan memaksa, merayu, memberikan sesuatu agar orang masuk agama, karena agama tidak menyelamatkan. Jadilah 'penunjuk jalan', 'penunjuk arah' dengan memberikan kabar baik bahwa orang menderita karena DOSA akan dipulihkan dengan menerima anugerahNya. Rom 6.23

 Sebab upah dosa ialah maut; tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus, Tuhan kita.
Secara organisatoris RMB ini mempuyai misi utama proaktif yaitu melakukan  'Operation Rescue'. Melarikan orang berdosa kepada Sang Juru Slamat. Bukan dibawa kegedung gereja, walaupun didalam bangunan gereja orang berdosa itu juga kadangkala mendengar berita Injil dalam bentuk khotbah. Pelayanan gerejani bukanlah mendirikan Kerajaan Tuhan diatas bumi, bukan membangun kelompok ekslusif agar perwujudan Kerajaan Allah tampak didunia ini, melainkan menyelamatkan manusia berDOSA dari kebinasaan kekal dengan membawa masuk 'ke dalam' Kristus.
Gereja ada di Bumi untuk menyelamatkan jiwa-jiwa dari dunia yang terhilang, bukan untuk menyelamatkan dunia dari jiwa-jiwa yang terhilang. 

Ada 2 Kelompok Didalam RMB

Kelompok yang satu ini amat rindu tiba di 'rumah Bapa', karena ketarik dengan perkara perkara diatas (=Bijaksana)
2Cor5:1-4; Karena kami tahu, bahwa jika kemah tempat kediaman kita di bumi ini dibongkar, Allah
telah menyediakan suatu tempat kediaman di sorga bagi kita, suatu tempat kediaman yang kekal,
yang tidak dibuat oleh tangan manusia.
Selama kita di dalam kemah ini, kita mengeluh, karena kita rindu mengenakan tempat kediaman sorgawi di atas tempat kediaman kita yang sekarang ini, sebab dengan demikian kita berpakaian dan tidak kedapatan telanjang.
Sebab selama masih diam di dalam kemah ini, kita mengeluh oleh beratnya tekanan, karena
kita mau mengenakan pakaian yang baru itu tanpa menanggalkan yang lama, supaya yang fana itu
ditelan oleh hidup.
Sedang kelompok lain yang lebih besar jumlahnya lebih ketarik dengan perkara perkara 'dibawah' sehingga mereka lebih betah untuk tinggal lamaan (=Bijaksini).

Sehingga Paulus perlu mengingatkan RMB yang bermukim di Phi 3.20;

Karena kewargaan kita adalah di dalam sorga (bukan di dunia), dan dari situ juga kita menantikan Tuhan Yesus Kristus sebagai Juruselamat, yang akan mengubah tubuh kita yang hina ini, sehingga serupa dengan tubuh-Nya yang mulia, menurut kuasa-Nya yang dapat menaklukkan segala sesuatu kepada diri-Nya.

Dampak Kehidupan RMB Bijaksini

Cenderung bersimpati dengan pemerataan kekayaan, LGBTQ movement, aspirasi pro-aborsi, sosial justice, perdamaian antar bangsa-bangsa, penanganan climate change dan agenda global politik dunia.
Mereka lebih peka
dengan khotbah yang mengenakkan kuping, seperti topik kemakmuran, klaim apa yang engkau inginkan kepada Tuhan dengan iman, Dia pasti memberiNya. Anak Tuhan tidak harus hidup menderita dan hidup melarat. Walaupun tidak semua gereja-gereja memberitakan hal-hal diatas, namun terkadang ada kecenderungan menekankan 'pengalaman  Spiritualitas' dan tanda tanda ajaib ketimbang pengenalan 'Kebenaran' yang sejati.

2Thes 2: 9-12
2 Tes 2:9 Adapun kedatangan si Durhaka itu menurut gerak Iblis, dengan segala kuasa dan tanda ajaib dan mujizat yang palsu,
2:10 dan dengan segala semu daya kejahatan bagi orang-orang yang akan binasa, sebab mereka
itu tiada menaruh kasih akan yang benar supaya mereka itu selamat.
2:11 Maka itulah sebabnya didatangkan Allah ke atasnya suatu kuasa yang menyesatkan, supaya
mereka itu percaya akan yang dusta,
2:12 supaya sekalian yang tiada percaya akan yang benar dan yang berkenan akan yang jahat itu
dihukumkan. (TL)
Kontras akan dua macam perkembangan 'gereja' silahkan klik disini.

Tentu lain ceritanya bagi RMB yang hidup dinegara negara yang menganiaya mereka secara fisik atau moral. Justru karena adanya penganiayaan itu, maka RMB yang teraniaya ini bertumbuh lebih sehat dan berkwalitas. Tentunya dinilai dari kacamata surgawi, bukan dari kacamata duniawi.

Oleh karenanya Yohannes menegur dengan halus; 1Joh.2:15-17

Janganlah kamu mengasihi dunia dan apa yang ada di dalamnya. Jikalau orang mengasihi dunia, maka kasih akan Bapa tidak ada di dalam orang itu.
Sebab semua yang ada di dalam dunia, yaitu keinginan daging dan keinginan mata serta keangkuhan hidup, bukanlah berasal dari Bapa, melainkan dari dunia.
Dan dunia ini sedang lenyap dengan keinginannya, tetapi orang yang melakukan kehendak Allah tetap hidup selama-lamanya.
Kalau Yakobus menegur lebih keras; Jam.4:4
Hai kamu, orang-orang yang tidak setia! Tidakkah kamu tahu, bahwa persahabatan dengan dunia adalah permusuhan dengan Allah? Jadi barangsiapa hendak menjadi sahabat dunia ini, ia menjadikan dirinya musuh Allah.
Kalau Anda belum masuk grup RMB, maka masa depan Anda sama sekali tidak cerah, melainkan murka Allah tetap mengantung diatas Anda karena ada tertulis "upah DOSA itu maut ", ..silahkan klik disini.
Kalau Anda sudah berada 'di dalam' Dia, lainlah duduk perkaranya. Masalahnya sekarang apakah Anda
bijaksana atau masih bijaksini ?

Kisah Tragis

Pada waktu banjir melanda pulau Srilanka ada seorang ibu yang tewas hanyut secara menyedihkan. Anak gadisnya menceritakan kepada seorang wartawan, "Ibuku tidak memanjat pohon bersama kami. Ia hilang sebelum mencapai pohon itu. Tangan ibu mengenggam erat dompetnya karena surat surat berharga didalamnya. Ia menolak membuangnya."
Akhirnya tersingkap duduk perkaranya. Anggota keluarga ibu ini mencoba membangun 'rantai manusia'. Telapak tangan kiri mengenggam orang dibelakangnya dan yang kanan memegang erat yang didepannya agar mampu menerobos arus. Tetapi sang ibu tidak rela melepaskan hartanya. Ia mati sia sia ditelan arus gelombang.

Maranatha
 
 

Beranda