Turun Kedalam Kerajaan Maut Yesus Memberitakan Injil Kepada Roh-Roh?




Bagian I

Yesus belum lahir sebagai manusia pada zamannya Nuh


Ishak Natan

Feb 2010, Mar '13, Mei '22, Des '23




Pengantar
Pengakuan Iman Rasuli menyebutkan bahwa Yesus yang menderita di bawah pemerintahan Pontius Pilatus, mati disalib dan dikubur turun ke dalam kerajaan maut. Beliau dikabarkan memberitakan Injil kepada roh-roh dalam penjara diperut bumi beralaskan;

1Pet 3:18-20 Sebab juga Kristus telah mati sekali untuk segala dosa kita, Ia yang benar untuk orang-orang yang tidak benar, supaya Ia membawa kita kepada Allah; Ia, yang telah dibunuh dalam keadaan-Nya sebagai manusia, tetapi yang telah dibangkitkan menurut Roh, dan di dalam Roh itu juga Ia pergi memberitakan Injil kepada roh-roh yang di dalam penjara, yaitu kepada roh-roh mereka yang dahulu pada waktu Nuh tidak taat kepada Allah, ketika Allah tetap menanti dengan sabar waktu Nuh sedang mempersiapkan bahteranya, di mana hanya sedikit, yaitu delapan orang, yang diselamatkan oleh air bah itu.


Metode penafsiran

Masalah Identitas Roh-roh

Siapakah "Spirits in Prison"?

Kata "roh" juga dipakai seperti "roh-roh jahat", "roh roh orang orang yang benar". Contoh:

dan kepada jemaat anak-anak sulung, yang namanya terdaftar di sorga, dan kepada Allah, yang menghakimi semua orang, dan kepada roh-roh orang-orang benar yang telah menjadi sempurna, Hebrews 12:23
 

Membandingkan barang rohani dengan rohani

2 Peter 2:4-5 Sebab jikalau Allah tidak menyayangkan malaikat-malaikat yang berbuat dosa tetapi melemparkan mereka ke dalam neraka dan dengan demikian menyerahkannya ke dalam gua-gua yang gelap untuk menyimpan mereka sampai hari penghakiman; dan jikalau Allah tidak menyayangkan dunia purba, tetapi hanya menyelamatkan Nuh, pemberita kebenaran itu, dengan tujuh orang lain, ketika Ia mendatangkan air bah atas dunia orang-orang yang fasik;

 

Pada zaman "Days of Nuh" ada sekelompok "Malaikat" meninggalkan habitat nya, berakibat dosa mereka mendatangkan penghukuman "Banjir." Ini "Malaikat" bukan Satan's Angels, karena Setan dan antek anteknya masih bebas berkeliaran sampai sekarang Eph6:12.

"Malaikat" yang berada dalam  "gua-gua yang gelap" dan terkurung dalam rantai, ditulis juga oleh Judas (Half-brother of Jesus).

Jude 1:6 Dan bahwa Ia menahan malaikat-malaikat yang tidak taat pada batas-batas kekuasaan mereka, tetapi yang meninggalkan tempat kediaman mereka, dengan belenggu abadi di dalam dunia kekelaman sampai penghakiman pada hari besar,

 

Dosa mereka disebutkan telah meninggalkan habitat mereka mula-mula ("First Estate") in the Heavenlies, dan melakukan selingkuh dengan 'Strange Flesh', yaitu dengan 'Daughters of Men'. 

1 Ketika manusia itu mulai bertambah banyak jumlahnya di muka bumi, dan bagi mereka lahir anak-anak perempuan, 2 maka anak-anak Allah melihat, bahwa anak-anak perempuan manusia itu cantik-cantik, lalu mereka mengambil isteri dari antara perempuan-perempuan itu, siapa saja yang disukai mereka. 3 Berfirmanlah TUHAN: "Roh-Ku tidak akan selama-lamanya tinggal di dalam manusia, karena manusia itu adalah daging, tetapi umurnya akan seratus dua puluh tahun saja." 4 Pada waktu itu orang-orang raksasa ada di bumi, dan juga pada waktu sesudahnya, ketika anak-anak Allah menghampiri anak-anak perempuan manusia, dan perempuan-perempuan itu melahirkan anak bagi mereka; inilah orang-orang yang gagah perkasa di zaman purbakala, orang-orang yang kenamaan. Ge 6:1-4

  Perselingkuhan mahluk 'Malaikat' dengan mahluk 'Manusia' berakibat peleburan dua "Genome" yang berbeda. Percampuran genetika yang bukan serumpun ini menghasilkan orang-orang raksasa. Apa itu Genome klik disini.

Anak anak Allah bukanlah keturunan Set anaknya Nuh seperti yang dipercayai oleh sebagian penafsir, melainkan mahluk-mahluk yang diciptakan langsung olehTuhan Allah (direct creation) dan berontak meninggalkan habitat nya.

Contoh, Adam sebagai manusia pertama juga disebut anak Allah.

Luke 3:38 anak Enos, anak Set, anak Adam, anak Allah.

Kita juga diberi tahu bahwa  "Malaikat" ini tidak ditahan di “Place of Torment” di bawah bumi, tapi di "rumah penjara" yang disebut Tartarus. Penjelasan dengan skematik diagram disini.

 

Masalah Identitas “Ia pergi memberitakan . . .?

Siapakah Ia? Jawaban yang masuk diakal ialah Roh Kudus telah memakai Nuh sebagai 'pemberita kebenaran' SEBELUM mereka binasa. Sehingga dapat di deduksi bahwa Yesus tidak berkhotbah secara pribadi kepada "Spirits in Prison," tetapi  Ia berkhotbah melalui Roh Kudus. Hal ini selaras dengan account dalam kitab Kejadian, dimana Allah berkata kepada Nuh, "Roh-Ku (Roh Kudus) tidak selalu berjuang dengan manusia." Genesis 6:3

Ayat-ayat pendukung;

2Pet 2:5 dan jikalau Allah tidak menyayangkan dunia purba, tetapi hanya menyelamatkan Nuh, pemberita kebenaran itu, dengan tujuh orang lain, ketika Ia mendatangkan air bah atas dunia orang-orang yang fasik;

 Paulus dalam suratnya kepada jemaat di Efesus, menulis, 

16 dan untuk memperdamaikan keduanya, di dalam satu tubuh, dengan Allah oleh salib, dengan melenyapkan perseteruan pada salib itu. 17 Ia datang dan memberitakan damai sejahtera kepada kamu yang "jauh" dan damai sejahtera kepada mereka yang "dekat", Eph 2:16-17

Ia ini bukan harafiah  (masih ingat the Golden Rule of Interpretation diatas?). Mengapa?

Karena dalam konteksnya Yesus tidak pernah pergi ke Efesus. Apa yang rasul Paulus maksudkan adalah bahwa Yesus telah berkhotbah perdamaian kepada mereka melalui dia (Paulus), karena Paulus sebagai pendeta di Efesus selama tiga tahun. Ac 20:17-27.

 

Masalah Apa Isi “. . . Injil ?

Sayangnya di Alkitab Indonesia ada tulisan "memberitakan Injil". Padahal terjemahan lain kata Injil (=kabar baik) tidak disebut:

1 Pet 3:19 By whom also he went and preached unto the spirits in prison;

1 Pet 3:19 In demselben ist er auch hingegangen und hat gepredigt den Geistern im Gefängnis, (Luther Bible)

Bahwa itu bukan "Injil" yang didakwahkan kepada mereka adalah jelas, karena tidak ada "Injil" pada saat itu, sebab Yesus belum lahir pada zamannya Nuh dan membuat Pendamaian untuk "Dosa Umat Manusia".


Sekali lagi kita tidak boleh lupa bahwa  khotbah untuk orang-orang yang tidak taat waktu "DAYS OF NOAH," itu kepada suatu "kelas khusus," yang adalah "Roh-roh yang sekarang di penjara" dan kandungan isi kothbah bukanlah Injil Kasih Karunia seperti yang Paulus beritakan:

1 Cor 15:1-4 Dan sekarang, saudara-saudara, aku [Paulus] mau mengingatkan kamu kepada Injil yang aku beritakan kepadamu dan yang kamu terima, dan yang di dalamnya kamu teguh berdiri. Oleh Injil itu kamu diselamatkan, asal kamu teguh berpegang padanya, seperti yang telah kuberitakan kepadamu--kecuali kalau kamu telah sia-sia saja menjadi percaya. Sebab yang sangat penting telah kusampaikan kepadamu, yaitu apa yang telah kuterima sendiri, ialah bahwa Kristus telah mati karena dosa-dosa kita, sesuai dengan Kitab Suci, bahwa Ia telah dikuburkan, dan bahwa Ia telah dibangkitkan, pada hari yang ketiga, sesuai dengan Kitab Suci;

Pada waktu Yesus berkeliling dengan murid-muridnya ditanah Israel, mereka memberitakan Injil Kerajaan Allah yang berbeda dengan Injil Kasih Karunia. Penjelasannya lebih jauh disini.


Kesimpulan

Pasangan ayat ayat 1 Pet 3:18-20;4:6 tidak dapat digunakan sebagai landasan menjelaskan bahwa Yesus memberitakan Injil didalam Kerajaan Maut.


. . . ke Bagian II

_______________________
http://www.swordsearcher.com/
http://www.larkinbooks.com/Catalog/clarence-larkin-the-spirit-world.htm

http://www.middletownbiblechurch.org/dispen/litconsist.htm
http://www.sarapanpagi.org/pengajaran-pengakuan-iman-rasuli-vt96.html




Beranda