Bersama Di Firdaus Di
Bawah Bumi
Ishak Natan
2005, 2018, Okt 2021
Text
Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan
taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib. Itulah sebabnya
Allah sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepada-Nya nama di atas
segala nama, supaya dalam nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada di
langit dan yang ada di atas bumi dan yang
ada di bawah bumi, dan segala lidah mengaku: "Yesus Kristus
adalah Tuhan," bagi kemuliaan Allah, Bapa! (Php 2:8-11)
Apakah setiap orang yang telah mati tidak tahu apa
apa? Bagaimanakah dengan janji Yesus kepada penjahat yang
bertobat disampingnya pada waktu di salib?
Dan ia berkata
kepada
Yesus,
Tuhan ingatlah akan aku, apabila Engkau datang sebagai
Raja. Kata Yesus kepadanya: Sesungguhnya Aku berkata kepadamu, Hari ini
engkau
bersama Aku di dalam Firdaus. ( Lu
23:42-43)
Apakah makna harafiah atau janji keselamatan yang nanti baru akan
diterima pada
waktu kebangkitan dari antara orang mati?
Untuk memahami perkataan janji Yesus kepada penjahat yang tobat, kita
perlu memiliki pandangan Alkitab tentang 'dunia dibawah tanah' (the
underworld) terlebih dahulu;
Dunia Dibawah Bumi
Sheol-bahasa
Ibrani nya, Hades-
bahasa
Grika nya seperti terjemahan pada kata-kata ayat ayat:
- Sebab seperti Yunus
tinggal di dalam perut ikan tiga hari tiga malam, demikian juga Anak
Manusia akan tinggal di dalam
rahim bumi tiga hari tiga malam. (Mat
12:40)
- Dan janganlah kamu takut
kepada mereka yang dapat membunuh tubuh, tetapi yang tidak berkuasa
membunuh jiwa; takutlah terutama kepada Dia yang berkuasa membinasakan
baik jiwa maupun tubuh di dalam
neraka.(Mat 10:28)
- Karena itu ia telah
melihat ke depan dan telah berbicara tentang kebangkitan Mesias, ketika
ia mengatakan, bahwa Dia tidak ditinggalkan di dalam dunia orang mati,
dan bahwa
daging-Nya tidak mengalami kebinasaan. (Act
2:31)
- supaya dalam nama Yesus
bertekuk lutut segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi, (Phi 2:10)
- Tetapi orang-orang yang
berikhtiar mencabut nyawaku, akan masuk ke bagian-bagian bumi yang
paling bawah.
(Psa 63:9)
Skema gambar dibawah ini
barangkali bisa membantu mengerti lebih jelas, sketsa yang dibuat oleh
Rev. Clarence Larkin (retired mechanical engineer & draftman yang
menjadi pendeta dan guru Injil) (1850-1924)
Jenazah orang mati masuk liang kubur (geber - Ibrani nya, mnemeion -
bahasa Grika nya) dan mengalami pembusukan tubuh (corruption) sampai
menjadi tulang dan tengkorak.
Sheol dan Hades tidak mengambarkan tempat penghukuman terakhir-lautan
api (G)
yang disebut 'tophet' dalam PLama dan 'gehenna' dalam PBaru. Re 2:11,
Re 20:5,14, Re 21:8
Juga bukan (A)
yang
bahasa Grika nya 'abussos' dimana Iblis/Setan akan dibelenggu selama
1000 tahun Re20:1-3; 'jurang maut' (Rev 20.3)
Juga bukan (T)
yang bahasa Grika nya 'tartarus', 'gua-gua yang gelap' 2Pet2:4-7,
'dunia kekelaman' Jud 1.6-8.
Mari kita menelitinya dari firman yang keluar dari mulut Yesus;
"Ada
seorang kaya yang selalu berpakaian jubah ungu dan kain halus, dan
setiap hari ia bersukaria dalam kemewahan. Dan ada seorang pengemis
bernama Lazarus, badannya penuh dengan borok, berbaring dekat pintu
rumah orang kaya itu, dan ingin menghilangkan laparnya dengan apa yang
jatuh dari meja orang kaya itu. Malahan anjing-anjing datang dan
menjilat boroknya. Kemudian matilah orang miskin itu, lalu dibawa oleh
malaikat-malaikat ke pangkuan
Abraham ( P) [identik dengan Firdaus] Orang kaya itu juga mati,
lalu dikubur. Dan sementara ia menderita
sengsara di alam maut (H) ia
memandang ke atas, dan dari jauh dilihatnya Abraham, dan Lazarus duduk
di pangkuannya. Lalu ia berseru, katanya: Bapa Abraham, kasihanilah
aku. Suruhlah Lazarus, supaya ia mencelupkan ujung jarinya ke dalam air
dan menyejukkan lidahku, sebab aku sangat kesakitan dalam nyala api
ini. Tetapi Abraham berkata: Anak, ingatlah, bahwa engkau telah
menerima segala yang baik sewaktu hidupmu, sedangkan Lazarus segala
yang buruk. Sekarang ia mendapat hiburan dan engkau sangat menderita.
Selain dari pada itu di antara kami dan engkau terbentang jurang yang
tak
terseberangi (K),
supaya mereka yang mau pergi dari sini kepadamu ataupun mereka yang mau
datang dari situ kepada kami tidak dapat menyeberang. Kata orang itu:
Kalau demikian, aku minta kepadamu, bapa, supaya engkau menyuruh dia ke
rumah ayahku, sebab masih ada lima orang saudaraku, supaya ia
memperingati mereka dengan sungguh-sungguh, agar mereka jangan masuk
kelak ke dalam tempat penderitaan ini. Tetapi kata Abraham: Ada pada
mereka kesaksian Musa dan para nabi; baiklah mereka mendengarkan
kesaksian itu. Jawab orang itu: Tidak, bapa Abraham, tetapi jika ada
seorang yang datang dari antara orang mati kepada mereka, mereka akan
bertobat. Kata Abraham kepadanya: Jika mereka tidak mendengarkan
kesaksian Musa dan para nabi, mereka tidak juga akan mau diyakinkan,
sekalipun oleh seorang yang bangkit dari antara orang mati." (Luk 16:19-31)
Perikop diatas bukanlah perumpamaan, melainkan pengungkapan tentang
dunia
orang mati. Kalau Yesus memberikan perumpamaan, maka penulis Lukas
melaporkannya seperti dipasal 15 Lu15:11-32 dan 18 Lu18:1-5.
Perumpamaan tidak menyebutkan
nama orang.
Yesus membeberkan informasi bahwa setelah kematian, jiwa
orang masih memiliki ingatan (lima saudaranya), penglihatan (Abraham
dari kejauhan), dan perasaan (kesakitan dan rasa haus). Kematian adalah
terpisahnya jiwa/roh/personalitas (bagian non-materi)
dengan fisik jasmani (bagian materi). Dengan kata lain 'mati'
melukiskan jasad yang dikubur sedang Hades
mengambarkan tempat keberadaan 'yang' mati.
Dikitab Wahyu pasal 6 dicatat bahwa orang yang telah mati, jiwanya
memiliki kesadaran dan dan mampu mengungkapkan 'isi' jiwa nya;
Dan
ketika Anak Domba itu membuka meterai yang kelima, aku melihat di bawah
mezbah jiwa-jiwa mereka yang
telah dibunuh oleh karena firman Allah dan oleh karena kesaksian
yang mereka miliki. Dan mereka
berseru dengan suara nyaring, katanya: "Berapa lamakah lagi, ya
Penguasa yang kudus dan benar, Engkau tidak menghakimi dan tidak
membalaskan darah kami kepada mereka yang diam di bumi?" Dan kepada
mereka masing-masing diberikan sehelai jubah putih, dan kepada mereka
dikatakan, bahwa mereka harus beristirahat sedikit waktu lagi hingga
genap jumlah kawan-kawan pelayan dan saudara-saudara mereka, yang akan
dibunuh sama seperti mereka.(Rev 6:9-11)
Pengetahuan orang Kristen 'setelah kematian' pada umumnya seperti
berikut;
- masuk di Purgatory (api pencucian) supaya dimurnikan
sebelum
bisa masuk surga ; Yang tidak tertulis di Alkitab !
- tidur atau tidak tahu apa-apa sampai dibangunkan lagi pada
waktu kebangkitan orang mati mengutip ayat ayat ......
Karena
orang-orang yang hidup tahu bahwa mereka akan mati, tetapi orang yang
mati tak tahu apa-apa, tak ada upah lagi bagi mereka, bahkan kenangan
kepada mereka sudah lenyap. (Ecc 9:5)
Tetapi engkau, pergilah sampai tiba akhir zaman, dan engkau akan
beristirahat, dan akan bangkit untuk mendapat bagianmu pada kesudahan
zaman." (Dan 12:13)
Para penulis kitab kitab PLama memang tidak menerima wahyu secara
lengkap.
Kenapa?
Karena proses pewahyuan Firman Tuhan berjalan secara progresif melalui
rentang waktu ribuan tahun sampai selesainya Alkitab dengan 66
kitabnya. Dari kitab-kitab di Perjanjian Baru lah pengetahuan tentang
dunia orang mati, kerajaan maut
menjadi lengkap.
Kematian dan Kebangkitan Yesus
Pada waktu Yesus menyerahkan Roh Nya ke Allah Bapa, jiwa Nya meluncur
turun ke Firdaus untuk membebaskan para tawanan didunia orang mati
kompartemen Firdaus (P). Beberapa
saat kemudian jiwa penjahat yang tobat
menyusul, sehingga
perkataan Yesus "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya hari ini juga
engkau akan ada bersama-sama dengan Aku di dalam Firdaus." benar
benar digenapi. Karena Yesus mati duluan dari penjahat yang
tobat itu.
Namun Jiwanya Yesus tidak tinggal melebihi tiga hari di Hades
kompartemen
Firdaus (P) walaupun
tubuhNya berada digua kubur diatas permukaan bumi.
- sebab Engkau tidak menyerahkan aku ke dunia orang mati, dan
tidak membiarkan Orang Kudus-Mu melihat kebinasaan. (Maz 16:10) , Kis
2:27
- For thou wilt not leave my soul in hell; neither wilt thou
suffer thine Holy One to see corruption. (Psa
16:10), Acts 2:27
maka sebelum tubuhNya sempat 'melihat/ mengalami' pembusukan Yesus
keluar dari Hades bersama para tawanan yang dibebaskan dan diangkut
kesurga
tingkat ketiga.
Itulah sebabnya kata nas:
"Tatkala Ia naik ke tempat tinggi, Ia membawa tawanan-tawanan; Ia
memberikan pemberian-pemberian kepada manusia." Bukankah "Ia telah
naik" berarti, bahwa Ia juga telah turun ke bagian bumi yang
paling
bawah?
Ia yang telah turun, Ia juga yang telah naik jauh lebih tinggi dari
pada semua langit, untuk memenuhkan segala sesuatu. (Eph 4:8-10)
Firdaus yang sebelumnya di Hades sekarang kosong dan sudah beralih
disurga tingkat ketiga.
Rasul Paulus memberi kesaksian sebagai berikut;
Aku tahu tentang seorang Kristen;
empat belas tahun yang lampau--entah di dalam tubuh, aku tidak tahu,
entah di luar tubuh, aku tidak tahu, Allah yang mengetahuinya--orang
itu tiba-tiba diangkat ke tingkat yang
ketiga dari sorga. Aku juga tahu tentang orang itu, --entah di
dalam tubuh entah di luar tubuh, aku tidak tahu, Allah yang
mengetahuinya-- ia tiba-tiba diangkat ke Firdaus
dan
ia mendengar kata-kata yang tak terkatakan, yang tidak boleh diucapkan
manusia. (2Co 12:2-4 )
Hal diatas mengenapi permintaan Yesus sebelum penderitaanNya disalib
dalam bentuk doa syafaat kepada Bapa Nya;
Ya Bapa, Aku mau supaya,
di
manapun Aku berada, mereka juga berada bersama-sama
dengan Aku,
mereka yang telah Engkau berikan kepada-Ku, agar mereka memandang
kemuliaan-Ku yang telah Engkau berikan kepada-Ku, sebab Engkau telah
mengasihi Aku sebelum dunia dijadikan. (Joh
17:24)
Martir
Pertama
Kasus
Stefanus yang mati ditimpuki
dengan batu memberikan penjelasan lebih jauh bahwa orang percaya yang
telah
ditebus roh/jiwanya akan bersama Yesus.
Tetapi Stefanus, yang penuh
dengan Roh Kudus, menatap ke langit, lalu melihat kemuliaan Allah dan
Yesus berdiri di sebelah kanan Allah. Lalu katanya: "Sungguh, aku
melihat langit terbuka dan Anak Manusia berdiri di sebelah kanan
Allah." Maka berteriak-teriaklah mereka dan sambil menutup
telinga
serentak menyerbu dia. Mereka menyeret dia ke luar kota, lalu
melemparinya. Dan saksi-saksi meletakkan jubah mereka di depan kaki
seorang muda yang bernama Saulus. Sedang mereka melemparinya Stefanus
berdoa, katanya: "Ya Tuhan Yesus, terimalah rohku." Sambil berlutut ia
berseru dengan suara nyaring: "Tuhan, janganlah tanggungkan dosa ini
kepada mereka!" Dan dengan perkataan itu meninggallah ia. (Act 7:55-60)
Kebangkitan Yesus Kristus dari kematianNya merupakan peristiwa supra
natural yang menggoncangkan alam maut dan
kehidupan sejarah umat manusia past-present-future. Kebangkitan Nya
adalah
kunci utama,
pokok alas dan platform untuk memahami "God's Plan of Redemption"
secara makro.
Masuk diakal kalau Tuhan Yesus mengklaim:
Jawab Yesus: "Akulah
kebangkitan dan hidup; barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan hidup
walaupun ia sudah mati, dan setiap orang yang hidup dan yang percaya
kepada-Ku, tidak akan mati selama-lamanya. Percayakah engkau akan hal
ini?" (Joh 11:25-26)
Bagi Anda yang sudah percaya dan
telah ditebus :
. . .
bertumbuhlah dalam kasih karunia dan dalam pengenalan akan Tuhan dan
Juruselamat kita, Yesus Kristus. Bagi-Nya kemuliaan, sekarang dan
sampai selama-lamanya. (2Pe 3:18)
Barangsiapa percaya kepada Anak,
ia beroleh hidup yang kekal, tetapi barangsiapa tidak taat kepada Anak,
ia tidak akan melihat hidup, melainkan murka Allah tetap
ada di atasnya."
(John 3:36)
Bagi pembaca yang belum
menerima dan percaya, akan menanggung resiko menuju
lautan api.
_________________
https://skeptoid.com/episodes/4307
https://www.av1611.org/hell_proof.html
Beranda
|