Proklamasi  Kematian Tuhan
Sampai Ia Datang



Mengapa Memberitakan Sampai Tuhan Datang Dan Bukan Sampai Kita Mati?
Kedua, karena ada 3 sistem ke-agama-an monotheism yang gagal paham Perjanjian Baru.

#1.  pemeluk Islam; mereka tidak mengakui Isa Almasih mati disalib tapi orang lain yang menggantikan. Lebih lebih umat Muslim tidak mengakui Yesus sebagai Tuhan.
Jadi seluruh kaum Israel harus tahu dengan pasti, bahwa Allah telah membuat Yesus, yang kamu salibkan itu, menjadi Tuhan dan Kristus." (Ac 2:36)
Sebab untuk itulah Kristus telah mati dan hidup kembali, supaya Ia menjadi Tuhan, baik atas orang-orang mati, maupun atas orang-orang hidup. (Ro 14:9) 
#2.  agama Judaism, umat pilihan Allah bangsa Yahudi tidak menerima tulisan para rasul Yahudi yang melaporkan kematian dan kebangkitan Yesus di Alkitab Perjanjian Baru.

#3. sistem ritual keagamaan Roma Katolik dan Eastern Orthodox yang tidak sepenuhnya mengakui bahwa Tuhan Yesus sudah tuntas sekali saja  menebus dosa umat manusia berdosa masa dulu (past), sekarang (present) dan masa depan (future). Mereka tidak percaya bahwa perjamuan kudus adalah sakramen simbolik sebagai peringatan akan pengorbanan Nya diatas kayu salib 2000 tahun yang lalu.

Dan Ia bukan masuk untuk berulang-ulang mempersembahkan diri-Nya sendiri, sebagaimana Imam Besar setiap tahun masuk ke dalam tempat kudus dengan darah yang bukan darahnya sendiri. Sebab jika demikian Ia harus berulang-ulang menderita.Tetapi sekarang Ia hanya satu kali saja menyatakan diri-Nya, pada zaman akhir untuk menghapuskan dosa oleh korban-Nya. (Heb 9:25-26)
Penjelasan lebih rinci disini dan disini .


Seiring Pemberitaan, Umat Kristen Dihimbau Hidup Kudus Sampai Ia Datang
Apakah Kita Hidup Mengantisipasi KedatanganNya?