Cara
Menghimpun Harta Di
Surga?
Ishak
Natan
Feb 2012, Jan 2022
Text
Mat 6:19-20
Janganlah
kamu mengumpulkan harta di bumi; di bumi ngengat dan karat
merusakkannya dan pencuri membongkar serta mencurinya. Tetapi
kumpulkanlah
bagimu harta di sorga; di sorga ngengat dan karat tidak merusakkannya
dan
pencuri tidak membongkar serta mencurinya.
Setelah
Anda
diselamatkan, Anda memiliki kesempatan untuk memenangkan hadiah, atau
mahkota, yang
akan disajikan kepada Anda oleh Tuhan
Yesus sendiri setelah Pengangkatan. Sebuah upacara
penghargaan
terbesar didalam sejarah kehidupan umat manusia.
Sebab
kita semua harus menghadap takhta pengadilan Kristus, supaya setiap
orang memperoleh apa yang patut diterimanya, sesuai dengan yang
dilakukannya dalam hidupnya ini, baik ataupun jahat. (2 Corinthians
5:10)
Upacara penghargaan ini disebut
pengadilan Tahta Kristus
atau ‘penghakiman
Kursi Bema’, kata Yunani dalam Olimpiade kuno. Hakim memberikan mahkota
(Stephanos) kepada para pemenang dari berbagai perlombaan dari "Kursi
Bema", sama seperti medali penghargaan di zaman sekarang (now).
1 Corinthians
3:13-15 sekali kelak pekerjaan masing-masing orang akan nampak.
Karena hari
Tuhan akan menyatakannya, sebab ia akan nampak dengan api dan bagaimana
pekerjaan masing-masing orang akan diuji oleh api itu. 14 Jika
pekerjaan yang dibangun seseorang tahan uji, ia akan mendapat upah. 15
Jika pekerjaannya terbakar, ia akan menderita kerugian, tetapi ia
sendiri akan diselamatkan, tetapi seperti dari dalam api.

Alkitab Perjanjian Baru
mencatat lima kategori mahkota yang akan
diberikan kepada orang percaya yang hidupnya berkualitas dan tahan uji.
Lima mahkota diidentifikasi
dalam gambar dibawah sebagai:
- Mahkota Abadi (The Incurruptable
Crown) - 1 Cor 9:25,
- Mahkota
Pemenang
Jiwa (The Crown of Rejoicing) - Phil 4:1
dan 1Thes 2:19,
- Mahkota Kebenaran
(The Crown of Righteousness) - 2 Tim 4:8
- Mahkota KeHidupan
(The Crown of Life) - Jam 1:12 dan Rev 2:10,
- dan
Mahkota Kemuliaan (The Crown of Glory) - 1Pet
5:4.
Mahkota
Abadi
1 Corinthians
9:24-27 Tidak tahukah kamu, bahwa dalam gelanggang pertandingan
semua peserta
turut berlari, tetapi bahwa hanya satu orang saja yang mendapat hadiah?
Karena itu larilah begitu rupa, sehingga kamu memperolehnya! 25
Tiap-tiap orang yang turut mengambil bagian dalam pertandingan,
menguasai dirinya dalam segala hal. Mereka berbuat demikian untuk
memperoleh suatu mahkota yang fana, tetapi kita untuk memperoleh suatu
mahkota yang abadi. 26
Sebab itu aku tidak berlari tanpa tujuan dan aku
bukan petinju yang sembarangan saja memukul. 27
Tetapi aku melatih tubuhku dan menguasainya seluruhnya, supaya sesudah
memberitakan Injil kepada orang lain, jangan aku sendiri ditolak
[didiskalifikasi untuk hadiah].
Bagian
ini paling jelas mendefinisikan konteks di mana mahkota diberikan.
Paulus menggunakan analogi olahraga untuk membantu kita memahami aturan
untuk
menang sehingga kita tidak bingung tentang bagaimana caranya.
Seperti dalam acara
Olimpiade, memenangkan mahkota mensyaratkan bahwa
pesaing
memenuhi syarat dan kemudian bersaing. Bagi kita, kualifikasinya
‘selamat’ atau
percaya saja (1 Joh 5:11-13).
Kemudian kita melakukan "pelatihan
ketat" dalam rangka meningkatkan kesempatan untuk menang. Memperoleh
hidup kekal hanya start awal hidup baru dalam Kristus. Kita semua
dipacu untuk memenangkan mahkota
dan
mendapatkan imbalan/upah. Untuk itu kita tidak bersaing terhadap satu
sama
lain, tetapi terhadap diri kita yang lama yang juga disebut "manusia
lama".
Mencapai kemenangan berarti
mematikan ‘daging' ; menyingkirkan
keinginan
ego, kebiasaan buruk dan sikap & perilaku yang
mempermalukan
Tuhan. Surat
Paulus mendesak kita untuk bersaing mendapatkan
mahkota ini,
berdasarkan
rasa syukur akan keselamatan yang telah diberikan. Mendapatkan
kemenangan atas
daging adalah hal terbaik yang bisa kita lakukan untuk menunjukkan
betapa
bersyukurnya kita kepada Tuhan bahwa Dia telah menyelamatkan kita.
Seperti dalam semua kegiatan
kompetitif tidak ada hukuman akan
kehilangan
keselamatan, hanya untuk memenangkan hadiah. Itu saja. Setiap pikiran akan
pengakuan diri,
keuntungan pribadi akan mendiskualifikasi kita. Motif yang diterima
ialah
motif yang membawa kemuliaan bagi Tuhan Allah saja. (1 Cor3:12-15)
Mahkota
Pemenang Jiwa
Philippians 4:1
Karena
itu, saudara-saudara yang kukasihi dan yang kurindukan, sukacitaku dan
mahkotaku, berdirilah
juga dengan teguh
dalam Tuhan, hai saudara-saudaraku yang kekasih! 1Thes
2:19 Sebab siapakah
pengharapan kami atau sukacita kami atau mahkota
kemegahan kami di hadapan Yesus, Tuhan kita, pada waktu
kedatangan-Nya,
kalau
bukan kamu?
Paulus bahagia ketika ia
merenungkan semua orang yang datang kepada
Tuhan
melalui surat
surat pengajaran-Nya. Dan hasil panen kerjanya terus berlanjut
sepanjang Zaman
Anugraha (Gereja). Kita hanya perlu memanfaatkan setiap kesempatan yang
Tuhan pertemukan di
sepanjang jalan kehidupan. Dan ingat, kita dinilai di sini akan usaha
kita, bukan
hasil.
Setiap orang memiliki tanggung jawab mengerjakan keselamatannya
agar
memberikan hasil. Jadi kita tidak perlu menjadi argumentatif atau
memaksa orang
berdosa supaya percaya, kita hanya memberikan presentasi yang jelas dan
ringkas
dari Injil Kasih Karunia dan berdoa agar diterima
olehnya.
Mahkota
Kebenaran
2 Timothy 4:8
Sekarang
telah tersedia bagiku mahkota
kebenaran
yang akan dikaruniakan kepadaku oleh Tuhan, Hakim yang adil, pada
hari-Nya;
tetapi bukan hanya kepadaku, melainkan
juga kepada semua orang yang
merindukan
kedatangan-Nya.
Kebenaran bagi yang
percaya berasal dari iman, mahkota ini bukan untuk mereka yang hidupnya
yang
paling murni atau suci. Melainkan bagi orang-orang percaya yang
merindukan kedatangan
Tuhan setiap hari. Seseorang yang bergantung
pada kebenaran diri sendiri akan terperosok berbangga diri
(congkak), ada
rasa ogah dan bukan kerinduan. Mereka akan masuk ke Surga karena
berprilaku hidup baik.
Kebanggaan tidak merindukan Tuhan sebab berpuas diri, rasa superior dan
masih ada sesuatu didepan yang perlu diraih. Mirip dengan
orang
Farisi yang berani menatap Tuhan di mata-Nya dan mengandalkan karya
pembenaran dirinya dengan menunaikan Hukum Taurat Musa
daripada menerima Kasih Karunia-Nya. Sebagian lagi hidup dalam
ketakutan, jangan jangan akan ditolak
pada menit menit
terakhir karena
ada dosa yang terlupakan meminta pengampunan. Mereka
tidak merindukan Tuhan karena sangat takut ditolak. Hanya orang yang
bergantung pada kasih karuniaNya saja, rindu akan kedatangan Nya.
Mereka
tahu bahwa dengan datangnya Tuhan, mereka tidak akan gagal lagi. Karena
apa? Karena ini.
Mahkota
Kehidupan
James 1:12
Berbahagialah
orang yang bertahan dalam pencobaan, sebab apabila ia sudah tahan uji,
ia akan
menerima mahkota kehidupan
yang
dijanjikan Allah kepada barangsiapa yang mengasihi Dia. Jangan takut
terhadap
apa yang harus engkau derita! . . . Sesungguhnya Iblis akan melemparkan
beberapa
orang dari antaramu ke dalam penjara supaya kamu dicobai dan kamu akan
beroleh
kesusahan selama sepuluh hari. Hendaklah engkau setia sampai mati, dan
Aku akan
mengaruniakan kepadamu mahkota kehidupan.
(Revelation 2:10)
Mahkota
ini untuk orang-orang percaya yang menghadapi
penganiayaan dan penderitaan bagi Tuhan, bahkan sampai kematian. Kita
memaklumi
dari sejarah gereja tentang cobaan dan penderitaan orang-orang beriman
di-Abad
Pertama dan Kedua. Namun, apakah Anda tahu bahwa di zaman masa
kini (now), ribuan orang percaya mati bagi iman mereka setiap
hari,
dan ribuan
lainnya terusir dari rumah mereka, dipenjara, hidup dalam
ketakutan dibawah kejaran musuh-musuh iman Kristiani. Berita-berita
terkini klik www.persecution.com
Mahkota
Kemuliaan
1 Peter 5:1-4
Aku menasihatkan para penatua di antara kamu, aku sebagai teman penatua
dan saksi penderitaan Kristus, yang juga akan mendapat bagian dalam
kemuliaan yang akan dinyatakan kelak. 2
Gembalakanlah kawanan domba Allah yang ada padamu, jangan dengan paksa,
tetapi dengan sukarela sesuai dengan kehendak Allah, dan jangan karena
mau mencari keuntungan, tetapi dengan pengabdian diri. 3
Janganlah kamu berbuat seolah-olah kamu mau memerintah atas mereka yang
dipercayakan kepadamu, tetapi hendaklah kamu menjadi teladan bagi
kawanan domba itu. 4 Maka kamu, apabila Gembala Agung datang, kamu akan
menerima mahkota kemuliaan
yang tidak dapat layu.
Hanya mereka yang dipanggil
ke dalam pelayanan ini memenuhi syarat
untuk
mahkota kemulian. Ditujukan bagi gembala sidang dan penatua yang setia
memberikan
makanan Firman bagi domba-domba Nya. Sebaliknya, gembala dan penatua
yang otoriter atas mereka serta meletakkan kuk
legalisme perhambaan ke pundak jemaat Tuhan,
mereka akan terpaksa berdiri di samping dan menonton Tuhan memberi upah
kepada
orang-orang yang setia mengajar, mengungkit keluar kebenaran firman-Nya.
Konklusi
Beberapa orang orang kudus
sepanjang masa mungkin memenangkan semua
lima mahkota ini, namun setiap orang percaya memenuhi
syarat
untuk menerima setidaknya satu mahkota.
Philippians 3:13-14
Saudara-saudara, aku sendiri tidak menganggap, bahwa aku telah
menangkapnya, tetapi ini yang kulakukan: aku melupakan apa yang telah
di belakangku dan mengarahkan diri kepada apa yang di hadapanku, 14 dan
berlari-lari kepada tujuan untuk memperoleh hadiah, yaitu panggilan
sorgawi dari Allah dalam Kristus Yesus.
Sesungguhnya
Aku datang segera dan Aku
membawa upah-Ku untuk membalaskan kepada setiap orang menurut
perbuatannya. Aku adalah Alfa dan Omega, Yang Pertama dan Yang
Terkemudian, Yang Awal dan Yang Akhir." (Revelation 22:12-13)
Maranatha
______________
Rewards or the Place of Chirstian Works,
Essential Works of
Lewis Sperry
Chafer (1871-1952), president of Dallas
Theological Seminary.
Clarence Larkin,
Dispensational Truth or God's Plan
and
Purpose in the Ages (Pennsylvania Glenside: Rev Clarence Larkin
Estate,
1929) p.108-110
www.gracethrufaith.com/selah/spiritual-life/how-to-win-your-crowns/