[Introducing]    [ISI BUKU TAMU]    [Buku Tarot]    [Artikel]    [Arkana Utama]    [Galeri photo]    [Latihan harian]    [Course]    [FAQ]    [About us]


Wacana Kartu
Seni membaca Tarot tidak berbeda seperti menggunakan sebuah kunci untuk membuka pintu. Kartu Tarot tidak mengandung unsur-unsur kegaiban yang membawa kemukjizatan atau jalan pintas untuk mencapai tujuan akhir yang menyenangkan nafsu hewani manusia. Pada intinya pengertian Arcanum bukan sepenuhnya merupakan hal yang mengandung misteri, melainkan suatu kemungkinan penjelasan untuk menyelesaikan masalah pada kehidupan kita dengan penuh kewaspadaan yang berpotensi dan mengarah kan kita pada hakekat kebahagiaan.
Apabila kita sering membaca lambang-lambang Arkana Utama atau Arkana Penunjang sebetulnya mengasah ketajaman rasa dalam gerak napas kehidupan yang bergejolak dengan hati tenang. Membaca Tarot tidak ubahnya dengan seorang pengemudi yang memusatkan seluruh perhatian kita pada rambu lalu-lintas berupa tanda-tanda alam: mengenai letak bintang, letak pepohonan, arah mata angin, titik-titik persimpangan dan sebagainya. Mewaspadai hal-hal tsb berarti mengantar kita ke tempat tujuan dengan resiko sekecil-kecilnya.

Memilih Kartu Tarot

Hingga saat ini, Kartu Tarot tersedia dalam beragam ukuran dan disain, antara lain dari U.S Games System Inc New York telah menerbitkan banyak macam Tarot berdasarkan cerita legenda atau berdasarkan adat kebiasaan kehidupan pengembara Gipsy, kebudayaan Indian, filosofi Mesir, Cina, India, dan tokoh legendaris Inggris.
Persaingan blantika kartu Tarot cukup ketat, sebab semua disain yang ditawarkan bagus dan cantik-cantik. Janganlah tergesa-gesa memilih kartu, bagi pemula memilih bukan sekedar terdorong oleh selera atau gairah membeli karena disainya bagus, tetapi lebih dianjurkan arkana penunjang yang berilustrasi yang dapat membangun cerita yang tidak berupa lambang-lambang sederhana sebagaimana gambar elemen yang terdapat di kartu bridge yang hanya diberi penomoran bilangan menurut jumlah rupa wajik, waru, hati dan keriting.

Sekali anda memilih, bertemanlah denganya dengan akrab. Walau anda tidak sedang menebar membaca kartu, tak ada salahnya mengocoknya sewaktu nonton TV misalnya.

Kembali ke halaman muka"

Halaman 1 2 3 4

CopyRight@2004 by Bambang Sarkoro
all copyright is reserved

Hosted by www.Geocities.ws

1