Hampir
semua orang pernah melakukan atau mengatakan sesuatu hal yang membuat
orang lain, rekan, sahabat, saudara atau orang trekasih menjadi kecewa
dan sakit hati. Itu terjadi di mana saja, di lingkungan sekolah,
keluarga, organisasi. lingkungan kerja, termasuk di dunia bisnis.
Bagaimana meredakan ketegangan akibat kekeliruan itu ? Jawabannya, minta
maaf ! Seseorang bisa terprovokasi, kecewa atau sakit hati karena
tingkah laku anda. Sebagian orang sengaja menggunakan cara - cara
provokatif, menekan, atau menyakiti perasaan demi tujuan-tujuan
tertentu. Terkadang sesuatu yang menyakitkan bisa terjadi begitu saja.
Tanpa anda bermaksud menyakiti siapapun. Akibatnya komunikasi antar
pribadi terganggu. Yang tak sengaja berbuat kekeliruan akan merasa
bermasalah. Yang disakiti hatinya akan menarik diri dari relasi. Kadar
kepercayaan satu sama lain menyusut. Lebih parah lagi, bisa tumbuh
dendam.
Berikutnya,
konflik akan cenderung bergeser ke konflik personal. Dalam menjalankan
bisnis network marketing, tak jarang seseorang menghadapi persoalan
semacam itu. Bila anda sedang mengalaminya, apa yang akan anda lakukan ?
Apakah anda akan membiarkan relasi semakin memburuk atau putus sama
sekali ? Ataukah anda akan memperbaiki untuk mengambil manfaatnya di
kemudian hari ? Memang sebagian orang tidak gampang melihat atau
mengakui adanya kesalahan. Dan memang tidak mudah mengungkapkan
permohonan maaf. Tapi bila dibiarkan saja, keadaan itu bisa makin
memperburuk berbagai bentuk hubungan lainnya. Jika anda berpandangan
memohon maaf itu baik untuk memperbaiki keadaan, dan itu bukan hal tabu
bagi anda, lakukankah kemampuan pribadi yang sangat bermanfaat dan
diperlukan dalam setiap bentuk komunikasi. Hal itu bisa dilatih dan bisa
menjadi perilaku positif yang terlekat pada diri kita.
Deniss
R. Tesdell, penulis dan seseorang pelatih pengembangan pribadi anggota
International Coach Federation, menyajikan sepuluh cara meminta maaf.
Menurut Tesdell, cara - cara ini bisa berhasil tergantng pada jenis
masalah, bagaimana cara anda melakukannya, siapa orang yang anda tuju,
serta situansinya. Bila anda ingin sungguh - sungguh meminta maaf, tak
ada salahnya menyimak teknik Tesdell berikut :
1.
Dekati Lewat Telepon.
Telepon sering menjadi alat utama untuk meminta maaf yang langsung
menuju sasaran. Kadang telepon menjadi pilihan terbaik. Jika anda
menyinggung perasaan seorang teman dan dia berada di lain kota, maka
permintaan maaf yang tultus melalui telepon biasanya diterima. Pada
suatu saat tertentu orang memang tidak berminat atau tidak siap
mendengar permohonan maaf. Namun, kalau ada masalah jarak seperti itu,
alasan yang anda sampaikan bisa dimengerti.
2.
Surat Penjelasan.
Menulis surat, baik surat cinta, surat persahabatan, atau surat yang
mengekspresikan perasaan menyesal, bisa menjadi penyammpai pesan yang
berdampak besar bagi seseorang. Surat sangat efektif terutama jika anda
terlalu nervous, kesulitan menghadapi orang secara langsung, atau
tinggal berjauhan dengan mereka. Sangat bijaksana jika anda tulis
konsepnya dulu. selesaikan konsep, diamkan semalam, lalu baca lagi
keesokan harinya. Pastikan surat itu benar - benar mewakili maksud dan
tujuan anda. segarnya pikiran dan emosi sering membuat kita bisa
menyatakan sesuatu dengan lebih baik. Ingatlah, apa yang sekali anda
tulis itu berpeluang tetap " hidup ' dalam jangka waktu lama.
Pastikan anda siap dan bisa menangani setiap konsekuensi dari isi surat
tersebut.
3.
E-mail atau Voicemail.
Teknologi banyak membantu dan memberi banyak pilihan bagi aktifitas
komunikasi. Jika anda sulit untuk berkomunikasi lewat telepon atau
surat, atau karena untuk beberapa alasan anda, pilihannya bisa lewat
e-mail atau voicemail. Bisa saja e-mail atau pesan voicemail itu memukul
balik anda jika orang yang anda tuju membiarkan saja pesan tersebut.
Atau bahkan membiarkan orang lain mengetahui isinya. Tapi jika anda
sugguh dan tulus, baik dalam setiap kata maupun tekanan suara, anda tak
perlu terlalu takut. Jika anda pakai voicemail, sebaiknya anda membuat
konsep pesan dulu. Waktu rekam sebaliknya 30 - 60 detik. Andapun bisa
menelepon ulang untuk merampungkan pesan. Perhatikan betul tekanan nada
suara anda.
4.
Kirim Kartu atau Hadiah.
Kirim bunga, kartu, permen, kue, buah - buahan, kalung dan berbagai
hadiah lainnya adalah cara lama mengungkapkan apologi. Kartu bisa jadi
alat yang sangat mengesankan. Kini banyak macam kartu dengan desain
modern digunakan untuk aneka keperluan. Bila pakai kartu, jangan lupa
bubuhkan catatan tulisan tangan. Sesuaikan dengan situasinya jika ingin
menambahnya dengan hadiah. Kalau menyangkut orang terkasih, berikan
"sentuhan" lain. Berikan apa yang benar - benar dia sukai.
Beri dia sesuatu yang special. Sementara untuk rekan bisnis atas shabat,
hadiah semata hanya pilihan. Mengajak mereka makan siang atau makan
malam seperti lebih mengena.
5.
Bertemu Muka Langsung.
Bagi sebagian orang cara seperti bisa dianggap"mengerikan",
layaknya melihat hantu. Merka merasa sulit jika harus melihat berbagai
macam ekspresi orang yang kecewa. Namun, jangan berhenti hanya karena
ketakutan. Hadapi mereka layaknya satu jenis"musik"yang tidak
anda suka. Hilangkan ketakutan dengan bersikap rendah hati. Kerjakan
saja apa yang menurt hati dan pikiran anda perlu dikerjakan. Orang
akhirnya akan menghargai keberanian anda, bahkan diri anda sendiri akan
sangat menghargai sikap itu. Tersenyum ramah, tertawa, menjabat tangan,
memeluk, atau bermacam ekspresi keakraban dan kasih sayang lainnya akan
sangat membantu.
6.
Lewat Perantara.
Sebenarnya ini tidak direkomendasikan. Apalagi bila masalahnya terlalu
bersifat pribadi. Namun jika situasi tak memungkinkan, menyatakan
permintaan maaf, bisa menggunakan alternatif ini. Apalagi bila
permintaan maaf itu harus segera anda lakukan. Meski begitu, jangan
berharap terlalu banyak terhadap cara ini dibanding cara lainnya.
7.
Ganti Rugi.
Katakan anda secara tidak sengaja memecahkan pot bungan antik tetangga,
lalu apa yang akan anda lakukan ? Pertama, mengakui dan bertanggungjawab
atas kerusakan. Kedua, menawarkan ganti rugi barang atau apa saja yang
nilainya sama atas kerusakan tadi. Tapi, memperbaiki"kerusakan
hati" atau mengganti"perasaan kecewa" jelas lebih sulit.
Untuk mengatasinya, anda bisa minta maaf sekaligus bertanya apa yang
bisa dilakukan untuk memperbaiki keadaanya. Kadang jika dibarengi dengan
tindakan konkrit, permintaan maaf bisa lebih diterima.
8.
Maaf Terbuka.
Untuk ini kita kadang butuh sarana publik untuk menyatakannya. Disini
permintaan maaf tidak semata kepada orang bersangkutan, tapi perlu juga
diketahui keluarga, para sahabat dan kolega bisnis. Hal ini bisa
dilakukan lewat surat kabar, billboard, pidato di acara dinner gathering
atau party dll. Cari ini sering dianggap lebih dramatik, karena memberi
anda pengalaman dalam hal public exposure atau public speaking. Jadi,
persiapkan diri anda sebaik mungkin, karena ini bukan cara sederhana.
9.
Tindakan Nyata.
Satu teknik melakukan kebaikan secara sungguh-sungguh bagi orang yang
perlu dimintai maaf. Hubungi kolega bisnis anda supaya mereka
mengirimkan karangan bunga, souvenir, mobil baru, lukisan, perabot antik
atau apa saja yang dianggap sesuai dan berkenan. Kirimkan barang -
barang itu ke tempat kerjanya atau ke alamat rumah. Jangan lupa, berilah
alasan mengapa anda melakukannya. Supaya tidak menimbulkan
kesalahpahaman baru, tegaskan permohonan maaf anda bersamanya. Biasanya,
tidakan nyata lebih terasa hasilnya dibanding kata-kata.
10.
Waktu Jeda.
Kadang anda merasa sudah melakukan banyak cara untuk minta maaf, namun
tetap saja terasa tidak cukup membawa hasil. Bisa saja orang
bersangkutan terlalu kecewa atau memang tak berniat lagi menyambung
relasi dengan anda. Jika ini terjadi, tinggalkan masalah itu. Orang
memang butuh waktu untuk bisa memberi maaf atau bahkan sama sekali tidak
mau memaafkan. Apapun alasannya ! Gunakan penilaian batin terdalam anda.
Tinggalkan masalah dan kembalilah ke kehidupan normal. Katakan dalam
batin, anda sudah mengambil tanggung jawab dan sudah melakukan yang
terbaik. q
MLMIndonesia.com.