Disajikan pada Seminar Al Qur'an, Sains Kedokteran dan Fiqih Keperawatan Pusat Studi Al Qur'an (PSQ) Jakarta.
Bukanlah menghadapkan wajahmu ke-arah timur dan barat itu suatu kebajikan, akan tetapi sesungguhnya kebajikan itu ialah barang siapa beriman kepada Allah, hari kemudian, malaikat-malaikat, kitab-kitab, nabi-nabi dan memberikan harta yang dicintainya kepada kerabatnya, anak-anak yatim, orang-orang miskin, musyafir (yang memerlukan pertolongan) dan orang-orang yang meminta-minta ; dan (memerdekakan) hamba sahaya, mendirikan sholat dan mengeluarkan zakat; dan orang-orang yang menepati janji apabila berjanji dan orang-orang yang sabar dalam kesempitan, penderitaan (sakit) dan dalam peperangan (perjuangan). Mereka itulah orang-orang yang bertaqwa. (Q.S. Albaqarah (2):177). Ayat tersebut diatas merupakan motivasi utama Kelompok kerja keperawatan Islam dalam mengembangkan perawatan professional Islam , upaya tersebut adalah sebuah tanggung jawab moral ummat muslim dalam menegakkan Islam dalam semua bidang kehidupan termasuk bidang kesehatan, juga dalam rangka menegakkan da'wah amar ma'ruf nahi munkar. Kebangkitan dakwah Islam di Indonesia pada akhir-akhir ini menjadi fenomena yang menarik untuk dibahas dan tampaknya semakin hari semakin marak. Hal itu dapat dilihat dengan banyakya kajian-kajian untuk mencari atau menghidupkan kembali nilai-nilai Islam dalam semua bidang kehidupan : sosial, ekonomi,politik, hukum, budaya, kesehatan termasuk keperawatan yang merupakan bagian integral dibidang kesehatan. Sebagai anggota komunitas profesi perawat Kelompok kerja keperawatan Islam merasa terpanggil untuk megembangkan keperawatan Islam di Indonesia, hal ini didasari pada keyakinan bahwa ummat Islam di negeri ini harus mendapatkan pelayanan/asuhan keperawatan berqualitas sesuai dengan keimanannya sebagai seorang muslim sehingga mendapatkan kepuasan, Kepuasan ummat akan dapat dicapai apabila pelayanan/asuhan yang diterimanya dapat menyentuh fitrahnya sebagai manusia. Nilai-nilai Islam secara universal sangat tepat di Integrasikan dalam asuhan keperawatan agar dapat memperhatikan fitrah manusia dalam hal ini klien sebagai penerima asuhan melalui pengembangan asuhan keperawatan yang Islami yang merupkan inti dari Keperawatan Islam. Keperawatan Islam digali nilai-nilai agama Islam dalam keperawatan dari sumber yang merupakan keyakinan umat Islam yaitu Alqur'an dan Hadist. Karena nilai-nilai Islam adalah universal maka untuk dapat mengembangkan Keperawatan yang Islami harus dimulai pada tataran falsafah atau keyakinan yang paling tinggi dalam profesi keperawatan yaitu "Paradigma Keperawatan Islam". Paradigma Keperawatan Islam adalah fenomena sentral atau cara pandang profesi keperawatan yang mendasari profesi keperawatan, maka Paradigma Keperawatan Islam adalah sebagai acuan seluruh komunitas Keperawatan Islam di Indonesia baik dalam pelayanan kesehatan maupun dalam penyelenggaraan pendidikan keperawatan Islam.