Kegiatan dari program ini adalah Peningkatan Pelayanan Kesehatan Rujukan
dengan indikator kinerja adalah prosentase masyarakat yang terlayani, keluaran
yang diharapkan adalah terlayaninya pelayanan kesehatan rujukan bagi masyarakat kurang mampu..
Target kinerja adalah 90%. Anggaran ini bersumber
dari APBD Kabupaten Jembrana, pada Renja 2013 jumlah anggaran adalah
sebesar Rp. 550,000,000.00 namun pada pelaksanaannya menjadi Rp.
352,450,000.00 . Pada anggaran perubahan bertambah menjadi
Rp.374,325,000.00 dengan pertimbangan adanya kebijakan Pemerintah yaitu
penggunaan BBM non subsidi untuk kendaraan dinas.
Pada saat melakukan permainan, aktivitas sensoris-motorik merupakan komponen terbesar yang digunakan anak dan bermain aktif sangat penting untuk perkembangan fungsi otot.
Pada saat bermain, anak melakukan eksplorasi dan manipulasi terhadap segala sesuatu yang ada di lingkungan sekitarnya, terutama mengenal warna, bentuk, ukuran, tekstur dan membedakan objek.
Perkembangan social ditandai dengan kemampuan berinteraksi dengan lingkungannya. Melalui kegiatan bermain, anak akan belajar memberi dan menerima. Bermain dengan orang lain akan membantu anak untuk mengembangkan hubungan social dan belajar memecahkan masalah dari hubungan tersebut.
Berkreasi adalah kemampuan untuk menciptakan sesuatu dan mewujudkannya kedalam bentuk objek dan/atau kegiatan yang dilakukannya. Melalui kegiatan bermain, anak akan belajar dan mencoba untuk merealisasikan ide-idenya.