Kepada
Penari
: Windy
Penari,
Kita
terpisah oleh api dan hujan batu di Salemba
Saat
itu semuanya pasti dan kau memilih pergi
Aku
tak pernah kehilangan sampai suatu hari
aku tertinggal kereta dan terduduk di Gondangdia
Kau muncul dan kita sama-sama terkejut
"Aku
berhenti menari," katamu
"Aku
pun berhenti bermimpi," jawabku
dan kita sama-sama kehilangan.
Pasar
Minggu, 2002