Home About Me Literature Send Your Opinion Topik 2 Topik 3


White Word

 

Ambil Balance Of  Plant-Nya...

Sebagai perusahaan konstruksi, Truba Jurong Engineering (TJE) telah berpengalaman mengerjakan proyek-proyek konstruksi semenjak tahun 1976 (31 tahun yang lalu) khususnya proyek-proyek Pembangkit Listrik berkapasitas besar (diatas 100 MW s/d 650 MW).

Namun demikian pengalaman ini belum diteruskan dengan mempelajari sistem yang ada di power plant tersebut untuk mendapatkan alih teknologinya sebagai rencana bisnis kedepan.

TJE tidak mungkin hanya akan berkutat di dunia konstruksi saja, apalagi hanya di power plant. Hal ini sangat captive sekali. Puluhan kontraktor lokal maupun internasional sudah mulai memiliki divisi  konstruksi . Kelak kontraktor-kontraktor tersebut tidak membutuhkan perusahaan yang hanya bergerak di dunia konstruksi saja.

Sangat disayangkan jika kesempatan alih teknologi yang begitu luas didepan mata dengan terut serta dalam proyek-proyek yang diikuti oleh kontraktor asing tidak dimanfaatkan oleh TJE. Bayangkan saja hampir semua kontraktor besar power plant sudah pernah bekerjasama dengan TJE, separate Babcock and Wilcox--USA- (650 MW Tanjung jati B), Mitsubishi--Jepang--(760 MW Cilegon), Chengda--China--(2x300 MWCilacap),dan beberapa perusahaan lain seperti Sumitomo, Hyundai, Dongfang, Shanghai atau Foster Wheeler. Artinya jika saja bisa dianalisa, maka tipe power plant versi negara Amerika, Jepang dan China sudah bisa dicopy teknologinya.

Diperlukan manajemen yang baik untuk merancang prespektif perusahaan kedepan dengan terus mengedepankan alih teknologi secara bertahap.  Boiler dan steam turbine mungkin tidak menjadi hal yang harus bisa dibuat TJE saat ini, mengingat teknologi untuk itu sudah sangat tinggi. Namun area pendukung Main system--atau sering disebut Balance of Plant (BOP)--paling tidak sudah bisa dikerjakan oleh perusahaan lokal semacam TJE. Jika belum dapat membuat beberapa bagian sendiri--seperti Demin plant, desalination plant, Clorinator plant, chemical injection--, paling tidak bisa mengkoordinir manufacture licensor dan mengintegrasikannya dengan Main systemnya dengan tetap memakai bendera Truba Jurong Engineering . Sehingga nantinya kerjasama dengan TJE bukan kerjasama instalasi saja, tapi juga engineering, procurement dan instalasi untuk sistem di Balance of Plantnya.

Dengan menggunakan sistem itu, maka nilai proyek bisa ditekan. Perlu diingat saat ini penawaan harga sudah menggunakan sistem tender, yang kalah minggir..Penekanan nilai proyek ini bisa dirasakan dengan penurunan biaya ke-engineering-an dan procurement untuk BOP. Engineering BOP system yang menggunakan engineer lokal (TJE) dan procurement yang sudah mulai bisa memperbesar lokal content akan sangat signifikan menurunkan nilai proyek. Otomatis  kontraktor besarpun akan senang untuk meminang TJE mengerjakan proyek power plant di Indonesia.

Divisi engineering TJE sendiri saat ini sudah mulai masuk ke area tersebut dengan menyiapkan teknologi untuk BOP di Fuel oil handling ; Coal, Limestone and ash handling dan Hydrochlorinator plant. Namun demikian baru lampu kuning yang didapat dari manajemen TJE untuk dapat mengambil porsi tersebut.

Semoga saja dalam waktu dekat hal tersebut bisa terwujud, agar proses improvement ini bisa dimanfaatkan sebagai skoci penyelamat perusahaan dalam menghadapi era terbuka mendatang.

Wassalam

 
Hosted by www.Geocities.ws

1